<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Meksiko Tolak Intervensi AS Usai Trump Berencana Jadikan Kartel Narkoba Organisasi Teroris</title><description>Awal bulan ini sembilan warga AS tewas dalam serangan di Meksiko.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/28/18/2135493/meksiko-tolak-intervensi-as-usai-trump-berencana-jadikan-kartel-narkoba-organisasi-teroris</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/28/18/2135493/meksiko-tolak-intervensi-as-usai-trump-berencana-jadikan-kartel-narkoba-organisasi-teroris"/><item><title>Meksiko Tolak Intervensi AS Usai Trump Berencana Jadikan Kartel Narkoba Organisasi Teroris</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/28/18/2135493/meksiko-tolak-intervensi-as-usai-trump-berencana-jadikan-kartel-narkoba-organisasi-teroris</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/28/18/2135493/meksiko-tolak-intervensi-as-usai-trump-berencana-jadikan-kartel-narkoba-organisasi-teroris</guid><pubDate>Kamis 28 November 2019 13:22 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmat Fahzry</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/28/18/2135493/meksiko-tolak-intervensi-as-usai-trump-berencana-jadikan-kartel-narkoba-organisasi-teroris-e0TaouzH7y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez. (Foto/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/28/18/2135493/meksiko-tolak-intervensi-as-usai-trump-berencana-jadikan-kartel-narkoba-organisasi-teroris-e0TaouzH7y.jpg</image><title>Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez. (Foto/Reuters)</title></images><description>MEXICO CITY - Presiden Andr&amp;eacute;s Manuel L&amp;oacute;pez Obrador menolak intervensi Amerika Serikat (AS) setelah Donald Trump berencana menjadikan kartel narkoba di Meksiko sebagai organisasi teroris.
Presiden Donald Trump sebelumnya mengatakan pasukan AS bersedia masuk dan membersihkan kartel narkoba di Meksiko.
Namun Lopez Obrador mengatakan bahwa Meksiko bersedia bekerja sama dengan AS, &amp;ldquo;intervensi, tidak.&quot;

Awal bulan ini sembilan warga AS tewas dalam serangan di Meksiko.
Para korban adalah tiga wanita dan enam anak-anak yang juga berkebangsaan Meksiko. Mereka  tewas saat melakukan perjalanan di daerah terpencil di utara negara itu.
Setelah serangan itu, komunitas para korban mengajukan petisi kepada Gedung Putih untuk mendaftarkan kartel sebagai kelompok teror.
Baca juga:&amp;nbsp;Trump Akan Nyatakan Kartel Narkoba Meksiko Sebagai Organisasi Teroris
Baca juga:&amp;nbsp;Keluarganya Diserang Kartel Meksiko, Remaja 13 Tahun Berjalan 23 Km Mencari Bantuan

Melansir BBC, Kamis (28/11/2019) Presiden L&amp;oacute;pez Obrador mengatakan orang-orang Meksiko tidak perlu takut dan bahwa menteri luar negeri, Marcelo Ebrard, akan membahas masalah ini setelah liburan Thanksgiving AS.
Di Twitter, Ebrard mengatakan dia sudah melakukan kontak dengan otoritas AS dan bahwa upayanya akan difokuskan &quot;membela kedaulatan [Meksiko]&quot;.
Sebelumnya, dia mengatakan Meksiko &quot;tidak akan pernah menerima&quot; kedaulatannya dilanggar dan pemerintah berkomitmen untuk menangani kejahatan transnasional terorganisir.
Dilarang masuk AS
Ketika sebuah kelompok ditetapkan sebagai organisasi teroris di AS, ilegal bagi orang-orang untuk menawarkan dukungan. Anggota kelompok juga dilarang memasuki AS dan, jika mereka sudah berada di negara itu, mereka akan dideportasi.
Jika lembaga keuangan menemukan bahwa mereka memiliki dana yang terhubung dengan organisasi teroris, lembaga keuangan wajib memblokir dana kelompok tersebut dan mengingatkan Departemen Keuangan AS. Beberapa analis menyarankan penunjukan itu dapat mempengaruhi pasokan senjata ke kartel.Awal tahun ini sebuah studi pemerintah AS melacak ada lebih dari 150.000 senjata api, termasuk senapan serbu, yang didapat dari penjahat Meksiko ke masuk ke toko-toko senjata dan pabrik di AS. Di bawah undang-undang anti-teror AS, mereka yang membeli senjata dari kartel dapat menghadapi hukuman yang jauh lebih berat.
Dalam pernyataan sebelumnya, kementerian luar negeri Meksiko mengatakan negara itu menginginkan langkah-langkah untuk mengurangi aliran senjata dan uang dari AS ke kartel serta upaya untuk menghentikan pergerakan narkoba di wilayahnya yang melintasi perbatasan AS.
Perang obat bius brutal di Meksiko merenggut ribuan nyawa setiap tahun, ketika kelompok-kelompok perdagangan yang kuat bertempur untuk perebutan wilayah dan pengaruh.
Pada 2017, lebih dari 30.000 orang tewas di negara itu, dengan tingkat pembunuhan meningkat lebih dari tiga kali lipat sejak 2006.
Kartel mengendalikan wilayah yang luas dan juga bertanggung jawab atas korupsi politik, pembunuhan dan penculikan. Awal pekan ini setidaknya 13 petugas polisi tewas dalam serangan di negara bagian Michoacan barat dalam serangan yang diyakini dilakukan oleh kartel Generasi Baru Jalisco.
Dalam insiden di bulan Oktober, ratusan pria bersenjata dari kartel Sinaloa mengalahkan pasukan keamanan di Culiacan, ibu kota negara bagian Sinaloa. Mereka menyandera petugas dan memaksa pemerintah untuk melepaskan pemimpin kartel yang ditangkap, Ovidio Guzm&amp;aacute;n, putra mantan penguasa narkoba Joaqu&amp;iacute;n &quot;El Chapo&quot; Guzm&amp;aacute;n.</description><content:encoded>MEXICO CITY - Presiden Andr&amp;eacute;s Manuel L&amp;oacute;pez Obrador menolak intervensi Amerika Serikat (AS) setelah Donald Trump berencana menjadikan kartel narkoba di Meksiko sebagai organisasi teroris.
Presiden Donald Trump sebelumnya mengatakan pasukan AS bersedia masuk dan membersihkan kartel narkoba di Meksiko.
Namun Lopez Obrador mengatakan bahwa Meksiko bersedia bekerja sama dengan AS, &amp;ldquo;intervensi, tidak.&quot;

Awal bulan ini sembilan warga AS tewas dalam serangan di Meksiko.
Para korban adalah tiga wanita dan enam anak-anak yang juga berkebangsaan Meksiko. Mereka  tewas saat melakukan perjalanan di daerah terpencil di utara negara itu.
Setelah serangan itu, komunitas para korban mengajukan petisi kepada Gedung Putih untuk mendaftarkan kartel sebagai kelompok teror.
Baca juga:&amp;nbsp;Trump Akan Nyatakan Kartel Narkoba Meksiko Sebagai Organisasi Teroris
Baca juga:&amp;nbsp;Keluarganya Diserang Kartel Meksiko, Remaja 13 Tahun Berjalan 23 Km Mencari Bantuan

Melansir BBC, Kamis (28/11/2019) Presiden L&amp;oacute;pez Obrador mengatakan orang-orang Meksiko tidak perlu takut dan bahwa menteri luar negeri, Marcelo Ebrard, akan membahas masalah ini setelah liburan Thanksgiving AS.
Di Twitter, Ebrard mengatakan dia sudah melakukan kontak dengan otoritas AS dan bahwa upayanya akan difokuskan &quot;membela kedaulatan [Meksiko]&quot;.
Sebelumnya, dia mengatakan Meksiko &quot;tidak akan pernah menerima&quot; kedaulatannya dilanggar dan pemerintah berkomitmen untuk menangani kejahatan transnasional terorganisir.
Dilarang masuk AS
Ketika sebuah kelompok ditetapkan sebagai organisasi teroris di AS, ilegal bagi orang-orang untuk menawarkan dukungan. Anggota kelompok juga dilarang memasuki AS dan, jika mereka sudah berada di negara itu, mereka akan dideportasi.
Jika lembaga keuangan menemukan bahwa mereka memiliki dana yang terhubung dengan organisasi teroris, lembaga keuangan wajib memblokir dana kelompok tersebut dan mengingatkan Departemen Keuangan AS. Beberapa analis menyarankan penunjukan itu dapat mempengaruhi pasokan senjata ke kartel.Awal tahun ini sebuah studi pemerintah AS melacak ada lebih dari 150.000 senjata api, termasuk senapan serbu, yang didapat dari penjahat Meksiko ke masuk ke toko-toko senjata dan pabrik di AS. Di bawah undang-undang anti-teror AS, mereka yang membeli senjata dari kartel dapat menghadapi hukuman yang jauh lebih berat.
Dalam pernyataan sebelumnya, kementerian luar negeri Meksiko mengatakan negara itu menginginkan langkah-langkah untuk mengurangi aliran senjata dan uang dari AS ke kartel serta upaya untuk menghentikan pergerakan narkoba di wilayahnya yang melintasi perbatasan AS.
Perang obat bius brutal di Meksiko merenggut ribuan nyawa setiap tahun, ketika kelompok-kelompok perdagangan yang kuat bertempur untuk perebutan wilayah dan pengaruh.
Pada 2017, lebih dari 30.000 orang tewas di negara itu, dengan tingkat pembunuhan meningkat lebih dari tiga kali lipat sejak 2006.
Kartel mengendalikan wilayah yang luas dan juga bertanggung jawab atas korupsi politik, pembunuhan dan penculikan. Awal pekan ini setidaknya 13 petugas polisi tewas dalam serangan di negara bagian Michoacan barat dalam serangan yang diyakini dilakukan oleh kartel Generasi Baru Jalisco.
Dalam insiden di bulan Oktober, ratusan pria bersenjata dari kartel Sinaloa mengalahkan pasukan keamanan di Culiacan, ibu kota negara bagian Sinaloa. Mereka menyandera petugas dan memaksa pemerintah untuk melepaskan pemimpin kartel yang ditangkap, Ovidio Guzm&amp;aacute;n, putra mantan penguasa narkoba Joaqu&amp;iacute;n &quot;El Chapo&quot; Guzm&amp;aacute;n.</content:encoded></item></channel></rss>
