<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pilkada 2020, Pasangan Petahana Tobasa Ikut Uji Kelayakan Partai Perindo</title><description>Perindo ini progresif. Meski partai baru tapi sudah berhasil meraih tiga kursi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/28/608/2135308/pilkada-2020-pasangan-petahana-tobasa-ikut-uji-kelayakan-partai-perindo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/11/28/608/2135308/pilkada-2020-pasangan-petahana-tobasa-ikut-uji-kelayakan-partai-perindo"/><item><title>Pilkada 2020, Pasangan Petahana Tobasa Ikut Uji Kelayakan Partai Perindo</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/11/28/608/2135308/pilkada-2020-pasangan-petahana-tobasa-ikut-uji-kelayakan-partai-perindo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/11/28/608/2135308/pilkada-2020-pasangan-petahana-tobasa-ikut-uji-kelayakan-partai-perindo</guid><pubDate>Kamis 28 November 2019 01:11 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyudi Aulia Siregar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/28/608/2135308/pilkada-2020-pasangan-petahana-tobasa-ikut-uji-kelayakan-partai-perindo-IK5JqoS6eE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Darwin-Hulman ikuti uji kepatutan Partai Perindo (Foto : Okezone.com/Wahyudi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/28/608/2135308/pilkada-2020-pasangan-petahana-tobasa-ikut-uji-kelayakan-partai-perindo-IK5JqoS6eE.jpg</image><title>Darwin-Hulman ikuti uji kepatutan Partai Perindo (Foto : Okezone.com/Wahyudi)</title></images><description>MEDAN &amp;ndash; Pasangan petahana Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Darwin Siagian-Hulman Sitorus, mengikuti uji kelayakan dan kepatutan bakal calon (balon) kepala daerah yang digelar Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Sumatera Utara. Uji kelayakan dan kepatutan berlangsung di Kantor DPW Partai Perindo Sumut, Jalan Cut Nyak Dhien, Kota Medan, Rabu (27/11/2019) malam.

Darwin Siagian mengatakan, ia memilih mendaftar untuk mendapatkan dukungan dan diusung oleh Partai Perindo, karena partai besutan Hary Tanoesoedibjo itu, dinilai progresif. Itu terbukti dari raihan tiga kursi Partai Perindo di DPRD Kabupaten Tobasa.

&amp;ldquo;Perindo ini progresif. Meski partai baru tapi sudah berhasil meraih tiga kursi. Saya pikir sejalan dengan kita. Sehingga kami sangat berharap dapat diusung oleh Partai Perindo,&amp;rdquo;tegas Darwin didampingi Hulman.



Pada Pilkada Tobasa 2020 mendatang, lanjut Darwin, ia akan kembali berpasangan dengan wakilnya saat ini, Hulman Sitorus. Itu karena keduanya telahsaling memahami satu sama lain.

&quot;Kami memang berasal dari satu kampung. Jadi sejak masa kecil sudah selalu bersama. Mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah. Kami menimba ilmu pada sekolah yang sama. Jadi kami merasa cocok. Kalau tak bisa dipasangkan, tak jadi mencalon pun tak apa,&amp;rdquo;jelasnya.

Selain karena saling memahami, keduanya juga saling menjaga peran masing-masing. Peran sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang sudah dibuat dan disepakati.

&amp;ldquo;Kami ini latarbelakangnya aparatur sipil negara (ASN). Jadi sudah terbiasa bekerja sesuai job description masing-masing.  Saya sebagai Bupati dan pak Hulman sebagai Wakil Bupati. Yang tak langgeng itu kan biasanya karena seorang bupati lupa kalau dia bupati,  atau karena wakilnya merasa dia seperti bupati,&amp;rdquo;tegasnya.

Baca Juga : Wacana Pengembalian Pilpres ke MPR Disebut Merawat Sistem Oligarki

Sementara itu dalam pemaparan visi dan misinya, Darwin dan Hulman mengaku mereka akan melanjutkan program yang sudah mereka kerjakan saat ini. Khususnya di bidang infrastruktur dan kepariwisataan.

&amp;ldquo;Kita sedang menyongsong era kepariwisataan di 2024. Untuk itu kita sedang fokus melanjutkan pembangunan infrastruktur, baik ke desa-desa, lalu Balige Bypass dan juga Pelabuhan Balige,&amp;rdquo; kata dia.Darwin mengaku masih banyak yang memang belum tuntas di 3,5 tahun era pemerintahannya. Namun banyak pula perbaikan yang sudah dilakukan.

Setidaknya ada dua persolaan yang paling mencuat terkait Kabupaten Toba Samosir belakangan hari ini. Yakni persoalan Keramba Jaring Apung (KJA) dan juga persoalan pertanahan.

Darwin menjelaskan, terkait KJA, Pemkab Tobasa bersama Pemerintah Daerah lainnya di sekitar kawasan Danau Toba, sudah bulat untuk mendukung zero kerambang. Namun persoalan itu kembali kepada Pemerintah Pusat sebagai pemberi izin.

&amp;ldquo;Kita tahu itu merusak lingkungan. Tapi yang punya kewenangan Pemerintah Pusat. Kalau kita tetap pada kesepakatan antara pemerintah daerah untuk zero keramba,&amp;rdquo;tukasnya.

Sementara terkait tanah, khususnya di kawasan Sibisa dan Sigapiton, menurut Darwin sudah tidak menjadi masalah. Areal yang dijadikan megaproyek wisata bersama investor dan Badan Pelaksana Otorita Danau Toba  itu, sudah sesuai dengan proses hukum yang berlaku.

&amp;ldquo;Buat kita, soal tanah itu sudah selesai. Kalau masih ada masyarakat yang menolak ya itu sah-sah saja. Kami sebagai pemerintah, menyarankan untuk menempuh jalur hukum. Tapi sampai saat ini setahu saya belum ada,&amp;rdquo;tandasnya.

Selain Darwin dan Hulman, hari ini Rabu (27/11/2019) DPW Partai Perindo Sumatera Utara juga melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap lima bakal calon Wali Kota Sibolga, yang akan bertarung di Pilkada Kota Sibolga tahun 2020. Mereka adalah Adiansyah, Albert Indra, Darwin Pohan, Edward Siahaan dan Hotma Nainggolan.

Secara total sejak Senin 25 November 2019, sudah sebanyak 13 bakal calon kepala daerah yang mengikuti uji kelayakan dan kepatutan. Yakni untuk kepala daerah Kabupaten Tobasa dan Kota Sibolga.

Ketua DPW Partai Perindo Sumatera Utara, Rudi Zulham Hasibuan mengaku sangat bersyukur dengan berjalan baiknya uji kelayakan dan kepatutan yang mereka lakukan selama tiga hari terakhir. Khususnya terkait antusiasme para bakal calon kepala daerah yang mengikuti uji kelayakan dan kepatutan.

Menurut Rudi, dari uji kelayakan dan kepatutan yang mereka lakukan bersama para panelis eksternal, terlihat cukup banyak bakal calon yang memang menguasai persoalan di daerahnya. Banyak pula yang punya visi dan misi yang baik dan bisa dilaksanakan.&amp;ldquo;Kita tentu punya penilaian masing-masing. Apa yang sudah disampaikan (para balon) pada kami, adalah masukan, untuk siapa yang akan direkomendasikan ke Dewan Pengurus Pusat. Tentunya kita merekomendasikan bukan hanya yang terbaik dari sisi visi dan misi tetapi juga kesiapan mereka,&amp;rdquo; ujar Rudi yang didampingi Sekretaris Wilayah Perindo Sumut, Donna Yulietta Siagian.

Rudi juga mengapresiasi adanya pasangan petahana Kabupaten Tobasa, Darwin Siagian-Hulman Sitorus, yang mengikuti uji kelayakan dan kepatutan. Menurut Rudi, keberadaan pasangan yang ikut mendaftar dan mengikuti uji kelayakan, menjadi nilai plus buat mereka.

&amp;ldquo;Kita sangat hormati. Kita tidak dalam kapasitas merusak pasangan itu. Kita terima kalau itu sebagai satu pasangan. Kita justru lebih meyakini, jika balon yang mendaftar bersama pasangannya. Bahkan ke balon yang masih sendiri, kita meminta untuk mereka memastikan pasangannya,&amp;rdquo; kata Rudi.

&amp;ldquo;Ini (pasangan) sangat penting, karena rekomendasi DPP nanti bukan hanya pada satu orang, tapi kepada pasangan, seperti yang dipersyaratkan KPU,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>MEDAN &amp;ndash; Pasangan petahana Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Darwin Siagian-Hulman Sitorus, mengikuti uji kelayakan dan kepatutan bakal calon (balon) kepala daerah yang digelar Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Sumatera Utara. Uji kelayakan dan kepatutan berlangsung di Kantor DPW Partai Perindo Sumut, Jalan Cut Nyak Dhien, Kota Medan, Rabu (27/11/2019) malam.

Darwin Siagian mengatakan, ia memilih mendaftar untuk mendapatkan dukungan dan diusung oleh Partai Perindo, karena partai besutan Hary Tanoesoedibjo itu, dinilai progresif. Itu terbukti dari raihan tiga kursi Partai Perindo di DPRD Kabupaten Tobasa.

&amp;ldquo;Perindo ini progresif. Meski partai baru tapi sudah berhasil meraih tiga kursi. Saya pikir sejalan dengan kita. Sehingga kami sangat berharap dapat diusung oleh Partai Perindo,&amp;rdquo;tegas Darwin didampingi Hulman.



Pada Pilkada Tobasa 2020 mendatang, lanjut Darwin, ia akan kembali berpasangan dengan wakilnya saat ini, Hulman Sitorus. Itu karena keduanya telahsaling memahami satu sama lain.

&quot;Kami memang berasal dari satu kampung. Jadi sejak masa kecil sudah selalu bersama. Mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah. Kami menimba ilmu pada sekolah yang sama. Jadi kami merasa cocok. Kalau tak bisa dipasangkan, tak jadi mencalon pun tak apa,&amp;rdquo;jelasnya.

Selain karena saling memahami, keduanya juga saling menjaga peran masing-masing. Peran sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang sudah dibuat dan disepakati.

&amp;ldquo;Kami ini latarbelakangnya aparatur sipil negara (ASN). Jadi sudah terbiasa bekerja sesuai job description masing-masing.  Saya sebagai Bupati dan pak Hulman sebagai Wakil Bupati. Yang tak langgeng itu kan biasanya karena seorang bupati lupa kalau dia bupati,  atau karena wakilnya merasa dia seperti bupati,&amp;rdquo;tegasnya.

Baca Juga : Wacana Pengembalian Pilpres ke MPR Disebut Merawat Sistem Oligarki

Sementara itu dalam pemaparan visi dan misinya, Darwin dan Hulman mengaku mereka akan melanjutkan program yang sudah mereka kerjakan saat ini. Khususnya di bidang infrastruktur dan kepariwisataan.

&amp;ldquo;Kita sedang menyongsong era kepariwisataan di 2024. Untuk itu kita sedang fokus melanjutkan pembangunan infrastruktur, baik ke desa-desa, lalu Balige Bypass dan juga Pelabuhan Balige,&amp;rdquo; kata dia.Darwin mengaku masih banyak yang memang belum tuntas di 3,5 tahun era pemerintahannya. Namun banyak pula perbaikan yang sudah dilakukan.

Setidaknya ada dua persolaan yang paling mencuat terkait Kabupaten Toba Samosir belakangan hari ini. Yakni persoalan Keramba Jaring Apung (KJA) dan juga persoalan pertanahan.

Darwin menjelaskan, terkait KJA, Pemkab Tobasa bersama Pemerintah Daerah lainnya di sekitar kawasan Danau Toba, sudah bulat untuk mendukung zero kerambang. Namun persoalan itu kembali kepada Pemerintah Pusat sebagai pemberi izin.

&amp;ldquo;Kita tahu itu merusak lingkungan. Tapi yang punya kewenangan Pemerintah Pusat. Kalau kita tetap pada kesepakatan antara pemerintah daerah untuk zero keramba,&amp;rdquo;tukasnya.

Sementara terkait tanah, khususnya di kawasan Sibisa dan Sigapiton, menurut Darwin sudah tidak menjadi masalah. Areal yang dijadikan megaproyek wisata bersama investor dan Badan Pelaksana Otorita Danau Toba  itu, sudah sesuai dengan proses hukum yang berlaku.

&amp;ldquo;Buat kita, soal tanah itu sudah selesai. Kalau masih ada masyarakat yang menolak ya itu sah-sah saja. Kami sebagai pemerintah, menyarankan untuk menempuh jalur hukum. Tapi sampai saat ini setahu saya belum ada,&amp;rdquo;tandasnya.

Selain Darwin dan Hulman, hari ini Rabu (27/11/2019) DPW Partai Perindo Sumatera Utara juga melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap lima bakal calon Wali Kota Sibolga, yang akan bertarung di Pilkada Kota Sibolga tahun 2020. Mereka adalah Adiansyah, Albert Indra, Darwin Pohan, Edward Siahaan dan Hotma Nainggolan.

Secara total sejak Senin 25 November 2019, sudah sebanyak 13 bakal calon kepala daerah yang mengikuti uji kelayakan dan kepatutan. Yakni untuk kepala daerah Kabupaten Tobasa dan Kota Sibolga.

Ketua DPW Partai Perindo Sumatera Utara, Rudi Zulham Hasibuan mengaku sangat bersyukur dengan berjalan baiknya uji kelayakan dan kepatutan yang mereka lakukan selama tiga hari terakhir. Khususnya terkait antusiasme para bakal calon kepala daerah yang mengikuti uji kelayakan dan kepatutan.

Menurut Rudi, dari uji kelayakan dan kepatutan yang mereka lakukan bersama para panelis eksternal, terlihat cukup banyak bakal calon yang memang menguasai persoalan di daerahnya. Banyak pula yang punya visi dan misi yang baik dan bisa dilaksanakan.&amp;ldquo;Kita tentu punya penilaian masing-masing. Apa yang sudah disampaikan (para balon) pada kami, adalah masukan, untuk siapa yang akan direkomendasikan ke Dewan Pengurus Pusat. Tentunya kita merekomendasikan bukan hanya yang terbaik dari sisi visi dan misi tetapi juga kesiapan mereka,&amp;rdquo; ujar Rudi yang didampingi Sekretaris Wilayah Perindo Sumut, Donna Yulietta Siagian.

Rudi juga mengapresiasi adanya pasangan petahana Kabupaten Tobasa, Darwin Siagian-Hulman Sitorus, yang mengikuti uji kelayakan dan kepatutan. Menurut Rudi, keberadaan pasangan yang ikut mendaftar dan mengikuti uji kelayakan, menjadi nilai plus buat mereka.

&amp;ldquo;Kita sangat hormati. Kita tidak dalam kapasitas merusak pasangan itu. Kita terima kalau itu sebagai satu pasangan. Kita justru lebih meyakini, jika balon yang mendaftar bersama pasangannya. Bahkan ke balon yang masih sendiri, kita meminta untuk mereka memastikan pasangannya,&amp;rdquo; kata Rudi.

&amp;ldquo;Ini (pasangan) sangat penting, karena rekomendasi DPP nanti bukan hanya pada satu orang, tapi kepada pasangan, seperti yang dipersyaratkan KPU,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
