<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nenek Petugas SPBU Meninggal Usai Dengar Cucunya Tewas Ditikam</title><description>Karena syok dengar cucunya petugas SPBU tewas ditusuk, nenek meninggal dunia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/01/340/2136641/nenek-petugas-spbu-meninggal-usai-dengar-cucunya-tewas-ditikam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/12/01/340/2136641/nenek-petugas-spbu-meninggal-usai-dengar-cucunya-tewas-ditikam"/><item><title>Nenek Petugas SPBU Meninggal Usai Dengar Cucunya Tewas Ditikam</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/01/340/2136641/nenek-petugas-spbu-meninggal-usai-dengar-cucunya-tewas-ditikam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/12/01/340/2136641/nenek-petugas-spbu-meninggal-usai-dengar-cucunya-tewas-ditikam</guid><pubDate>Minggu 01 Desember 2019 20:33 WIB</pubDate><dc:creator>Subhan Sabu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/01/340/2136641/nenek-petugas-spbu-meninggal-usai-dengar-cucunya-tewas-ditikam-iPPBz0TqqZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/01/340/2136641/nenek-petugas-spbu-meninggal-usai-dengar-cucunya-tewas-ditikam-iPPBz0TqqZ.jpg</image><title>Ilustrasi (Shutterstock)</title></images><description>MANADO &amp;ndash; Seorang nenek di Poso, Sulawesi Tengah, dikabarkan meninggal dunia karena syok mendengar cucu kesayangannya Andreas E Pempe, alias Jonly (20), tewas dibunuh. Karyawan di SPBU Paal Dua itu dibunuh Kalvin Kerap (25), pada Minggu, 1 Desember 2019 sekira pukul 05.30 wita.
&quot;Info terakhir nenek dari korban yang berdomisili di Poso juga hari ini meninggal dunia karena syok akibat mendengar cucu kesayangannya meninggal dunia. Jenazah korban rencananya akan dikirim ke Poso,&quot; ujar Kapolsek Tikala, AKP Bartolomeus Dambe, Minggu (1/12/2019).
Hasil visum et repertum luar menunjukkan korban mengalami tujuh luka tikaman dan satu luka goresan, sedangkan penyebab kematian korban belum diketahui.
&quot;Menunggu hasil autopsi yang akan diserahkan tertulis oleh pihak Biddokkes Polda Sulut,&quot; kata Kapolsek.
Motif pembunuhan tersebut hanya karena pelaku marah pada korban yang tidak melayaninya saat akan mengisi BBM di SPBU. Pelaku akan mengisi BBM di SPBU Pall Dua dan sudah mengantre duluan. Namun, korban malah mengisi BBM kepada orang lain yang baru datang.



&quot;Terjadi adu mulut di antara keduanya. Korban menghindar dan pulang ke tempat kosnya. Namun, tidak lama kemudian pelaku menyusul ketempat kos mencari korban dan langsung menikam korban sehingga korban terjatuh di depan pintu kos,&quot; ujar  Kapolsek.

Baca Juga : Kesal Tak Dilayani Isi BBM, Sopir Tikam Petugas SPBU

Pelaku Kalvin Kerap ditangkap di  tempat persembunyiannya di Desa Sawangan, Kecamatan  Tombulu, Kabupaten Minahasa, tepatnya di  perumahan viola  di rumah keluarganya. Begitu juga dengan dua pelaku lainnnya YB (25) dan FP (19) diamankan di tempat persembunyiannya masing-masing.
&quot;Ketiganya sudah diamankan di Polsek Tikala untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,&quot; tutur Kapolsek.
</description><content:encoded>MANADO &amp;ndash; Seorang nenek di Poso, Sulawesi Tengah, dikabarkan meninggal dunia karena syok mendengar cucu kesayangannya Andreas E Pempe, alias Jonly (20), tewas dibunuh. Karyawan di SPBU Paal Dua itu dibunuh Kalvin Kerap (25), pada Minggu, 1 Desember 2019 sekira pukul 05.30 wita.
&quot;Info terakhir nenek dari korban yang berdomisili di Poso juga hari ini meninggal dunia karena syok akibat mendengar cucu kesayangannya meninggal dunia. Jenazah korban rencananya akan dikirim ke Poso,&quot; ujar Kapolsek Tikala, AKP Bartolomeus Dambe, Minggu (1/12/2019).
Hasil visum et repertum luar menunjukkan korban mengalami tujuh luka tikaman dan satu luka goresan, sedangkan penyebab kematian korban belum diketahui.
&quot;Menunggu hasil autopsi yang akan diserahkan tertulis oleh pihak Biddokkes Polda Sulut,&quot; kata Kapolsek.
Motif pembunuhan tersebut hanya karena pelaku marah pada korban yang tidak melayaninya saat akan mengisi BBM di SPBU. Pelaku akan mengisi BBM di SPBU Pall Dua dan sudah mengantre duluan. Namun, korban malah mengisi BBM kepada orang lain yang baru datang.



&quot;Terjadi adu mulut di antara keduanya. Korban menghindar dan pulang ke tempat kosnya. Namun, tidak lama kemudian pelaku menyusul ketempat kos mencari korban dan langsung menikam korban sehingga korban terjatuh di depan pintu kos,&quot; ujar  Kapolsek.

Baca Juga : Kesal Tak Dilayani Isi BBM, Sopir Tikam Petugas SPBU

Pelaku Kalvin Kerap ditangkap di  tempat persembunyiannya di Desa Sawangan, Kecamatan  Tombulu, Kabupaten Minahasa, tepatnya di  perumahan viola  di rumah keluarganya. Begitu juga dengan dua pelaku lainnnya YB (25) dan FP (19) diamankan di tempat persembunyiannya masing-masing.
&quot;Ketiganya sudah diamankan di Polsek Tikala untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,&quot; tutur Kapolsek.
</content:encoded></item></channel></rss>
