<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Golkar : Amandemen UUD 1945 Tak Diperlukan dalam Waktu Dekat</title><description>Airlangga mengatakan, amandeman dalam waktu dekat tidak diperlukan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/02/337/2137051/golkar-amandemen-uud-1945-tak-diperlukan-dalam-waktu-dekat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/12/02/337/2137051/golkar-amandemen-uud-1945-tak-diperlukan-dalam-waktu-dekat"/><item><title>Golkar : Amandemen UUD 1945 Tak Diperlukan dalam Waktu Dekat</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/02/337/2137051/golkar-amandemen-uud-1945-tak-diperlukan-dalam-waktu-dekat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/12/02/337/2137051/golkar-amandemen-uud-1945-tak-diperlukan-dalam-waktu-dekat</guid><pubDate>Senin 02 Desember 2019 20:01 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/02/337/2137051/golkar-amandemen-uud-1945-tak-diperlukan-dalam-waktu-dekat-eNOWoafjRO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto. (Foto : Okezone.com/Harits Tryan Akhmad)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/02/337/2137051/golkar-amandemen-uud-1945-tak-diperlukan-dalam-waktu-dekat-eNOWoafjRO.jpg</image><title>Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto. (Foto : Okezone.com/Harits Tryan Akhmad)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menilai amandemen UUD 1945 tidak diperlukan dalam waktu dekat. Pihaknya pun akan mengkaji secara mendalam terhadap hal itu.

&quot;Amandemen dalam waktu dekat tidak perlu. Kita akan mengkaji secara mendalam,&quot; kata Airlangga usai mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Ketum Golkar di DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (2/12/2019).

Menko Bidang Perekonomian itu lalu berbicara tentang instabilitas perekonomian dunia. Menurutnya, perekonomian dunia yang saat ini masih bisa 'napas' berada di ASEAN.
&quot;Artinya stabilitas politik ada di ASEAN dan stabilitas politik terbesar itu 50 persennya adalah di Indonesia. Jadi, Indonesia adalah udara untuk dunia maka stabilitas politik penting,&quot; ucap Airlangga.



Diwartakan sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan sejak awal sudah meminta amendemen UUD 1945 fokus pada masalah Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN). Jokowi menyayangkan rencana amendemen itu kini melebar ke masalah pemilihan, hingga masa jabatan presiden.

Baca Juga : Jokowi: Yang Ngomong Masa Jabatan Presiden 3 Periode Ingin Tampar Muka Saya

&quot;Kan ke mana-mana seperti yang saya sampaikan. Jadi, lebih baik, tidak usah amendemen. Kita konsentrasi saja ke tekanan-tekanan eksternal yang bukan sesuatu yang mudah untuk diselesaikan,&quot; ujarnya.

Baca Juga : Mahfud MD Ogah Campuri Wacana Jabatan Presiden 3 Tahun 



</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menilai amandemen UUD 1945 tidak diperlukan dalam waktu dekat. Pihaknya pun akan mengkaji secara mendalam terhadap hal itu.

&quot;Amandemen dalam waktu dekat tidak perlu. Kita akan mengkaji secara mendalam,&quot; kata Airlangga usai mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Ketum Golkar di DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (2/12/2019).

Menko Bidang Perekonomian itu lalu berbicara tentang instabilitas perekonomian dunia. Menurutnya, perekonomian dunia yang saat ini masih bisa 'napas' berada di ASEAN.
&quot;Artinya stabilitas politik ada di ASEAN dan stabilitas politik terbesar itu 50 persennya adalah di Indonesia. Jadi, Indonesia adalah udara untuk dunia maka stabilitas politik penting,&quot; ucap Airlangga.



Diwartakan sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan sejak awal sudah meminta amendemen UUD 1945 fokus pada masalah Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN). Jokowi menyayangkan rencana amendemen itu kini melebar ke masalah pemilihan, hingga masa jabatan presiden.

Baca Juga : Jokowi: Yang Ngomong Masa Jabatan Presiden 3 Periode Ingin Tampar Muka Saya

&quot;Kan ke mana-mana seperti yang saya sampaikan. Jadi, lebih baik, tidak usah amendemen. Kita konsentrasi saja ke tekanan-tekanan eksternal yang bukan sesuatu yang mudah untuk diselesaikan,&quot; ujarnya.

Baca Juga : Mahfud MD Ogah Campuri Wacana Jabatan Presiden 3 Tahun 



</content:encoded></item></channel></rss>
