<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Melihat Aneka Alat Perang di Kantor Prabowo</title><description>Berbagai alat utama sistem senjata (alutsista) dipamerkan, mulai dari senjata, tank hingga seragam tempur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/03/337/2137552/melihat-aneka-alat-perang-di-kantor-prabowo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/12/03/337/2137552/melihat-aneka-alat-perang-di-kantor-prabowo"/><item><title>Melihat Aneka Alat Perang di Kantor Prabowo</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/03/337/2137552/melihat-aneka-alat-perang-di-kantor-prabowo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/12/03/337/2137552/melihat-aneka-alat-perang-di-kantor-prabowo</guid><pubDate>Selasa 03 Desember 2019 19:34 WIB</pubDate><dc:creator>Debrinata Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/03/337/2137552/melihat-aneka-alat-perang-di-kantor-prabowo-9aMF8roLSA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tank buatan dalam negeri dipamerkan di pameran alutsista di Kemenhan, Jakarta (Okezone.com/Debrinata)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/03/337/2137552/melihat-aneka-alat-perang-di-kantor-prabowo-9aMF8roLSA.jpg</image><title>Tank buatan dalam negeri dipamerkan di pameran alutsista di Kemenhan, Jakarta (Okezone.com/Debrinata)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Halaman Kementerian Pertahanan (Kemenhan) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (3/12/2019) ramai. Aparat TNI, siswa dan masyarakat umum berseliweran menyaksikan pameran alat utama sistem senjata (alutsista) buatan dalam negeri.
Mereka ikut mengabadikan alat-alat perang yang dipamerkan dengan kamera handphone dan berselfie ria, ada juga yang langsung menaiki kendaraan tempur.
Di depan pintu masuk area pameran, pengunjung disambut oleh booth dari koperasi TNI yang menjajakan atribut militer mulai dari jaket, sepatu, topi, dan pernak-pernik seragam tentara.
Di samping Gedung Jenderal Urip Sumoharjo, beberapa kendaraan tempur dipamerkan mulai dari  Field Kitchen Vehicle Bhayanaka DP 711, Ivander EOD, tank Scorpion, panser Anoa, mobil barracuda hingga suku cadangnya.
Komponen kecil dalam tank juga dipamerkan seperti sprocket drive tank marder, boogie wheel tank marder, dan track shoe/pad shoee tank AMX-13.
Pengunjung juga bisa melihat berbagai alat perang lainnya dalam tenda, mulai dari aneka senjata hingga baju antipeluru. Ada juga misil dengan berbagai tipe seperti bom P-100 practice, bom P-250 practice dan bom P-500 practice. Kemudian beragam replika kapal perang.
Selain menyaksikan, pengunjung bisa menanyakan langsung seputar alutsista yang dipamerkan.
Pameran tersebut dibuka langsung oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Prabowo dan Hadi ikut menjajal langsung alat perang yang dipamerkan.
Pameran Industri Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam) karya anak bangsa ini diselenggarakan Kemenhan seharian. Pagi, dari pukul 09.00 hingga 13.00 WIB, pameran hanya dikhususkan untuk TNI. Sementara pukul 13.00 sampai 16.30 WIB baru terbuka untuk umum.
Pameran tersebut diikuti oleh Perkumpulan Industri Alhankam Swasta Nasional (Pinhantanas). Mereka memamerkan alat pertahanan dan militer karya anak bangsa.
Salah satunya dari PT Caputra Mitra Sejati. Perusahaan itu  memproduksi tujuh kapal digunakan untuk kebutuhan TNI.
Bian seorang peserta pameran berharap acara itu bisa semakin memicu berkembangnya alutista lokal. Dia yakin perusahaan-perusahaan dalam negeri bisa memproduksi alutista untuk memenuhi kebutuhan pertahanan negara.
&amp;ldquo;Perusahan lokal sudah mampu memproduksi sendiri,&quot; ujarnya.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Halaman Kementerian Pertahanan (Kemenhan) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (3/12/2019) ramai. Aparat TNI, siswa dan masyarakat umum berseliweran menyaksikan pameran alat utama sistem senjata (alutsista) buatan dalam negeri.
Mereka ikut mengabadikan alat-alat perang yang dipamerkan dengan kamera handphone dan berselfie ria, ada juga yang langsung menaiki kendaraan tempur.
Di depan pintu masuk area pameran, pengunjung disambut oleh booth dari koperasi TNI yang menjajakan atribut militer mulai dari jaket, sepatu, topi, dan pernak-pernik seragam tentara.
Di samping Gedung Jenderal Urip Sumoharjo, beberapa kendaraan tempur dipamerkan mulai dari  Field Kitchen Vehicle Bhayanaka DP 711, Ivander EOD, tank Scorpion, panser Anoa, mobil barracuda hingga suku cadangnya.
Komponen kecil dalam tank juga dipamerkan seperti sprocket drive tank marder, boogie wheel tank marder, dan track shoe/pad shoee tank AMX-13.
Pengunjung juga bisa melihat berbagai alat perang lainnya dalam tenda, mulai dari aneka senjata hingga baju antipeluru. Ada juga misil dengan berbagai tipe seperti bom P-100 practice, bom P-250 practice dan bom P-500 practice. Kemudian beragam replika kapal perang.
Selain menyaksikan, pengunjung bisa menanyakan langsung seputar alutsista yang dipamerkan.
Pameran tersebut dibuka langsung oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Prabowo dan Hadi ikut menjajal langsung alat perang yang dipamerkan.
Pameran Industri Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam) karya anak bangsa ini diselenggarakan Kemenhan seharian. Pagi, dari pukul 09.00 hingga 13.00 WIB, pameran hanya dikhususkan untuk TNI. Sementara pukul 13.00 sampai 16.30 WIB baru terbuka untuk umum.
Pameran tersebut diikuti oleh Perkumpulan Industri Alhankam Swasta Nasional (Pinhantanas). Mereka memamerkan alat pertahanan dan militer karya anak bangsa.
Salah satunya dari PT Caputra Mitra Sejati. Perusahaan itu  memproduksi tujuh kapal digunakan untuk kebutuhan TNI.
Bian seorang peserta pameran berharap acara itu bisa semakin memicu berkembangnya alutista lokal. Dia yakin perusahaan-perusahaan dalam negeri bisa memproduksi alutista untuk memenuhi kebutuhan pertahanan negara.
&amp;ldquo;Perusahan lokal sudah mampu memproduksi sendiri,&quot; ujarnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
