<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Munas Golkar Lahirkan 12 Program Kerja Umum</title><description>Munas Partai Golkar memasuki tahap program umum partai periode 2019-2024.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/06/337/2138582/munas-golkar-lahirkan-12-program-kerja-umum</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/12/06/337/2138582/munas-golkar-lahirkan-12-program-kerja-umum"/><item><title>Munas Golkar Lahirkan 12 Program Kerja Umum</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/06/337/2138582/munas-golkar-lahirkan-12-program-kerja-umum</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/12/06/337/2138582/munas-golkar-lahirkan-12-program-kerja-umum</guid><pubDate>Jum'at 06 Desember 2019 07:34 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/06/337/2138582/munas-golkar-lahirkan-12-program-kerja-umum-pv9F1MoskE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Munas Golkar (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/06/337/2138582/munas-golkar-lahirkan-12-program-kerja-umum-pv9F1MoskE.jpg</image><title>Munas Golkar (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar memasuki tahap program umum partai periode 2019-2024. Dalam agenda tersebut, tiap DPD diminta proyeksi program kerja daerahnya untuk mengarungi masa lima tahun mendatang.
Ketua DPD Kabupaten Bogor, Ade Ruhandi atau Jaro Ade mengusulkan dicabutnya Moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB). Jaro Ade yang tergabung dalam Komisi C di Munas Golkar kali ini menegaskan kepada Pimpinan Sidang untuk memasukkan penataan Daerah Otonomi Baru.
&amp;ldquo;Saya Jaro Ade dari Kabupaten Bogor meminta ketegasan dari pimpinan sidang untuk mengambil sikap politik dan dorongan politik agar dengan segera mencabut moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB), karena itu akan berimbas pada pemerataan pembangunan dan menambah daya untuk pemenangan partai Golkar di Pemilu 2024,&amp;rdquo; ucapnya.

Baca Juga: Munas Golkar Diyakini Musyawarah Mufakat, Airlangga &amp;amp; Bamsoet Harus Tetap Disatukan
&amp;ldquo;Moratorium harus dicabut sebagaimana ruang itu sudah dibuka dalam strategi nasional menyangkut keamanan Papua. Seyogyanya juga daerah-daerah lain harus segera di dorong untuk dicabut moratoriumnya, terutama di Wilayah Jawa Barat, ada tiga wilayah yang hampir ketuk palu yaitu Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Garut. Karena dengan mekarnya wilayah-wilayah tersebut akan membuka peluang pemerataan pembangunan sesuai Nawacita Presiden Joko Widodo.&amp;rdquo; Pungkasnya.
Bak gayung bersambut, program tersebut dimasukkan ke dalam program umum Partai Golkar, Program umum tersebut dibacakan langsung oleh pimpinan Komisi B, Siti Aisyah, yang menggodok program baru bersama kader Golkar lainnya. Di hadapan kader Golkar, Siti membacakan 12 program umum partai.
Berikut ini isi Program Umum Partai Golkar:
1. Partai Golkar perlu menjalankan sistem komunikasi dan digitalisasi data informasi yang mudah diakses oleh seluruh kader Partai Golkar dan masyarakat luas dalam rangka mewujudkan partai yang lebih moderen dengan melakukan supervisi, monitoring, evaluasi, serta periodik dan berkelanjutan2. Partai Golkar perlu berpartisipasi aktif dalam merespons disrupsi  di segala aspek sebagai dampak revolusi industri 4.0 dalam membangun  ekosistem digital untuk mengakselerasi ekonomi inklusi sehingga memiliki  mulai nilai tambah dan berkeadilan di masyarakat
3. Dalam rangka merebut kembali kejayaan Partai Golkar pada pemilu  2024 DPP Partai Golkar harus melakukan kajian secara intensif sejak awal  terhadap paket Undang-Undang Politik diantaranya: A) Pemisahan  pemilihan legislatif dengan pemilihan presiden dan wakil presiden. B)  Sistem pemilu yang memiliki potensi kemenangan Partai Golkar dengan  mempertimbangkan sistem pemilu metode pemilihan suara ambang batas  parlemen dan besaran kursi Dapil. C) Membentuk saksi permanen hingga ke  daerah. D) Menetapkan parlementer threshold 4% ke daerah-daerah
4. Dalam menghadapi kontestasi politik pilkada Partai Golkar  memprioritaskan kader murni dengan tetap menempuh mekanisme survei yang  fair dan obyektif untuk diusulkan sebagai kandidat kepala daerah dan  wakil kepala daerah
5. Strategi pemenangan Golkar dalam pemilu dalam 2024 harus dilakukan  secara simultan, terstruktur, terintegrasi dimulai dari tahun 2020  dengan menghimpun dan memberdayakan kembali potensi kader baik  fungsional maupun teritorial termasuk rekrutmen kader pemilih pemula
6. DPP Partai Golkar harus mempersiapkan sistem kaderisasi  komprehensif yang dilakukan selambat-lambatnya satu tahun setelah  pelaksanaan Munas X dengan memperhatikan beberapa hal: A) Kaderisasi  berjenjang di semua tingkatan. B) Merangkul berbagai kelompok  fungsional, mahasiswa, guru, petani, nelayan dan sebagainya. C)  Memperhatikan keterwakilan perempuan dan kader muda
7. Sebagai upaya konsolidasi di tubuh partai perlu dilakukan  regenerasi pengurus organisasi di tingkat desa atau kelurahan dan  kecamatan dengan memperhatikan batas usia8. Dalam rangka penguatan kapasitas kader partai, maka perlu   didirikan sebuah lembaga pendidikan dan latihan yang dinamakan Akademi   Partai Golkar
9. Melanjutkan kembali dana pembinaan kepada DPD Provinsi dan di DPD   Kabupaten/Kota dan Hasta Kary sebagai wujud kepedulian DPP Partai  Golkar  terhadap pengembangan partai
10. Memberikan penghargaan dan kontribusi terhadap orang-orang dalam   kelompok masyarakat yang berprestasi dalam bidang kemanusiaan,   lingkungan, budaya, pendidikan, ilmu pengetahuan, dan teknologi
11. Perlu kajian khusus tentang sistem pemilihan kepimpinan internal   Partai Golkar di semua tingkatan yang memperhatikan kualitas kader dari   segi PDLT dan menghindari politik transaksional
12. Partai Golkar perlu mendorong penguatan alutsista dan   memperhatikan wilayah yang ada di perbatasan. Partai Golkar mendorong   dicabutnya moratorium DOB (Daerah Otonomi Baru).</description><content:encoded>JAKARTA - Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar memasuki tahap program umum partai periode 2019-2024. Dalam agenda tersebut, tiap DPD diminta proyeksi program kerja daerahnya untuk mengarungi masa lima tahun mendatang.
Ketua DPD Kabupaten Bogor, Ade Ruhandi atau Jaro Ade mengusulkan dicabutnya Moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB). Jaro Ade yang tergabung dalam Komisi C di Munas Golkar kali ini menegaskan kepada Pimpinan Sidang untuk memasukkan penataan Daerah Otonomi Baru.
&amp;ldquo;Saya Jaro Ade dari Kabupaten Bogor meminta ketegasan dari pimpinan sidang untuk mengambil sikap politik dan dorongan politik agar dengan segera mencabut moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB), karena itu akan berimbas pada pemerataan pembangunan dan menambah daya untuk pemenangan partai Golkar di Pemilu 2024,&amp;rdquo; ucapnya.

Baca Juga: Munas Golkar Diyakini Musyawarah Mufakat, Airlangga &amp;amp; Bamsoet Harus Tetap Disatukan
&amp;ldquo;Moratorium harus dicabut sebagaimana ruang itu sudah dibuka dalam strategi nasional menyangkut keamanan Papua. Seyogyanya juga daerah-daerah lain harus segera di dorong untuk dicabut moratoriumnya, terutama di Wilayah Jawa Barat, ada tiga wilayah yang hampir ketuk palu yaitu Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Garut. Karena dengan mekarnya wilayah-wilayah tersebut akan membuka peluang pemerataan pembangunan sesuai Nawacita Presiden Joko Widodo.&amp;rdquo; Pungkasnya.
Bak gayung bersambut, program tersebut dimasukkan ke dalam program umum Partai Golkar, Program umum tersebut dibacakan langsung oleh pimpinan Komisi B, Siti Aisyah, yang menggodok program baru bersama kader Golkar lainnya. Di hadapan kader Golkar, Siti membacakan 12 program umum partai.
Berikut ini isi Program Umum Partai Golkar:
1. Partai Golkar perlu menjalankan sistem komunikasi dan digitalisasi data informasi yang mudah diakses oleh seluruh kader Partai Golkar dan masyarakat luas dalam rangka mewujudkan partai yang lebih moderen dengan melakukan supervisi, monitoring, evaluasi, serta periodik dan berkelanjutan2. Partai Golkar perlu berpartisipasi aktif dalam merespons disrupsi  di segala aspek sebagai dampak revolusi industri 4.0 dalam membangun  ekosistem digital untuk mengakselerasi ekonomi inklusi sehingga memiliki  mulai nilai tambah dan berkeadilan di masyarakat
3. Dalam rangka merebut kembali kejayaan Partai Golkar pada pemilu  2024 DPP Partai Golkar harus melakukan kajian secara intensif sejak awal  terhadap paket Undang-Undang Politik diantaranya: A) Pemisahan  pemilihan legislatif dengan pemilihan presiden dan wakil presiden. B)  Sistem pemilu yang memiliki potensi kemenangan Partai Golkar dengan  mempertimbangkan sistem pemilu metode pemilihan suara ambang batas  parlemen dan besaran kursi Dapil. C) Membentuk saksi permanen hingga ke  daerah. D) Menetapkan parlementer threshold 4% ke daerah-daerah
4. Dalam menghadapi kontestasi politik pilkada Partai Golkar  memprioritaskan kader murni dengan tetap menempuh mekanisme survei yang  fair dan obyektif untuk diusulkan sebagai kandidat kepala daerah dan  wakil kepala daerah
5. Strategi pemenangan Golkar dalam pemilu dalam 2024 harus dilakukan  secara simultan, terstruktur, terintegrasi dimulai dari tahun 2020  dengan menghimpun dan memberdayakan kembali potensi kader baik  fungsional maupun teritorial termasuk rekrutmen kader pemilih pemula
6. DPP Partai Golkar harus mempersiapkan sistem kaderisasi  komprehensif yang dilakukan selambat-lambatnya satu tahun setelah  pelaksanaan Munas X dengan memperhatikan beberapa hal: A) Kaderisasi  berjenjang di semua tingkatan. B) Merangkul berbagai kelompok  fungsional, mahasiswa, guru, petani, nelayan dan sebagainya. C)  Memperhatikan keterwakilan perempuan dan kader muda
7. Sebagai upaya konsolidasi di tubuh partai perlu dilakukan  regenerasi pengurus organisasi di tingkat desa atau kelurahan dan  kecamatan dengan memperhatikan batas usia8. Dalam rangka penguatan kapasitas kader partai, maka perlu   didirikan sebuah lembaga pendidikan dan latihan yang dinamakan Akademi   Partai Golkar
9. Melanjutkan kembali dana pembinaan kepada DPD Provinsi dan di DPD   Kabupaten/Kota dan Hasta Kary sebagai wujud kepedulian DPP Partai  Golkar  terhadap pengembangan partai
10. Memberikan penghargaan dan kontribusi terhadap orang-orang dalam   kelompok masyarakat yang berprestasi dalam bidang kemanusiaan,   lingkungan, budaya, pendidikan, ilmu pengetahuan, dan teknologi
11. Perlu kajian khusus tentang sistem pemilihan kepimpinan internal   Partai Golkar di semua tingkatan yang memperhatikan kualitas kader dari   segi PDLT dan menghindari politik transaksional
12. Partai Golkar perlu mendorong penguatan alutsista dan   memperhatikan wilayah yang ada di perbatasan. Partai Golkar mendorong   dicabutnya moratorium DOB (Daerah Otonomi Baru).</content:encoded></item></channel></rss>
