<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Warga SAD Tumbang Disuntik Dokter Korsel, Dinkes Merangin Ngaku Kecolongan</title><description>Dinas Kesehatan (Dinkes) Merangin mengaku kecolongan dengan kegiatan pengobatan gratis dokter asing.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/06/340/2138589/warga-sad-tumbang-disuntik-dokter-korsel-dinkes-merangin-ngaku-kecolongan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/12/06/340/2138589/warga-sad-tumbang-disuntik-dokter-korsel-dinkes-merangin-ngaku-kecolongan"/><item><title>Warga SAD Tumbang Disuntik Dokter Korsel, Dinkes Merangin Ngaku Kecolongan</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/06/340/2138589/warga-sad-tumbang-disuntik-dokter-korsel-dinkes-merangin-ngaku-kecolongan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/12/06/340/2138589/warga-sad-tumbang-disuntik-dokter-korsel-dinkes-merangin-ngaku-kecolongan</guid><pubDate>Jum'at 06 Desember 2019 09:03 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/06/340/2138589/warga-sad-tumbang-disuntik-dokter-korsel-dinkes-merangin-ngaku-kecolongan-LIIUbOUOJp.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Kegiatan pengobatan gratis dokter Korsel di Merangin, Jambi (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/06/340/2138589/warga-sad-tumbang-disuntik-dokter-korsel-dinkes-merangin-ngaku-kecolongan-LIIUbOUOJp.JPG</image><title>Kegiatan pengobatan gratis dokter Korsel di Merangin, Jambi (Foto: Ist)</title></images><description>MERANGIN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Merangin mengaku kecolongan dengan kegiatan pengobatan gratis dokter asing yang digelar di kebun duren, Desa Lantak Seribu, Kecamatan Renah Pamenang, Kabupaten Merangin, Jambi pada Rabu 4 Desember 2019 lalu.
Terlebih, pengobatan gratis yang dilakukan oleh lima orang dokter asal Korea Selatan (Korsel) tanpa mengantongi izin dan didampingi tim medis setempat.
&quot;Kita merasa kecolongan dengan (kegiatan) pengobatan gratis yang dilakukan mereka. Apalagi mereka ini tidak ada izin dari kami,&quot; ungkap Kadinkes Merangin,  Abdaie, Kamis 5 Desember 2019 kemarin.
Pihaknya kata dia, akan mengerahkan tim untuk memantau perkembangan kesehatan para warga suku anak dalam (SAD) yang sudah berobat dengan dokter asal Korsel.

&quot;Tim akan segera kita turunkan untuk memantau di kebun duren,Sebab saat melakukan perobatan tidak didampingi tim medis kita,&quot; sambungnya.
Sementara contoh obat yang diberikan kepada warga SAD telah dikirim ke BPOM Jambi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
&quot;Tujuannya untuk mengetahui kandungan zat dalam obat yang diberikan untuk warga SAD,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>MERANGIN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Merangin mengaku kecolongan dengan kegiatan pengobatan gratis dokter asing yang digelar di kebun duren, Desa Lantak Seribu, Kecamatan Renah Pamenang, Kabupaten Merangin, Jambi pada Rabu 4 Desember 2019 lalu.
Terlebih, pengobatan gratis yang dilakukan oleh lima orang dokter asal Korea Selatan (Korsel) tanpa mengantongi izin dan didampingi tim medis setempat.
&quot;Kita merasa kecolongan dengan (kegiatan) pengobatan gratis yang dilakukan mereka. Apalagi mereka ini tidak ada izin dari kami,&quot; ungkap Kadinkes Merangin,  Abdaie, Kamis 5 Desember 2019 kemarin.
Pihaknya kata dia, akan mengerahkan tim untuk memantau perkembangan kesehatan para warga suku anak dalam (SAD) yang sudah berobat dengan dokter asal Korsel.

&quot;Tim akan segera kita turunkan untuk memantau di kebun duren,Sebab saat melakukan perobatan tidak didampingi tim medis kita,&quot; sambungnya.
Sementara contoh obat yang diberikan kepada warga SAD telah dikirim ke BPOM Jambi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
&quot;Tujuannya untuk mengetahui kandungan zat dalam obat yang diberikan untuk warga SAD,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
