<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Ada Kejahatan yang Sempurna, Kompolnas Optimis Polri Ungkap Kasus Novel</title><description>Kompolnas optimis Kapolri Idham Azis dapat mengungkap kasus teror penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/10/337/2140156/tak-ada-kejahatan-yang-sempurna-kompolnas-optimis-polri-ungkap-kasus-novel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/12/10/337/2140156/tak-ada-kejahatan-yang-sempurna-kompolnas-optimis-polri-ungkap-kasus-novel"/><item><title>Tak Ada Kejahatan yang Sempurna, Kompolnas Optimis Polri Ungkap Kasus Novel</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/10/337/2140156/tak-ada-kejahatan-yang-sempurna-kompolnas-optimis-polri-ungkap-kasus-novel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/12/10/337/2140156/tak-ada-kejahatan-yang-sempurna-kompolnas-optimis-polri-ungkap-kasus-novel</guid><pubDate>Selasa 10 Desember 2019 13:28 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/10/337/2140156/tak-ada-kejahatan-yang-sempurna-kompolnas-optimis-polri-ungkap-kasus-novel-fvB6NvDhBr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Novel Baswedan dan Istri saat di Gedung KPK (foto: Dede Kurniawan/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/10/337/2140156/tak-ada-kejahatan-yang-sempurna-kompolnas-optimis-polri-ungkap-kasus-novel-fvB6NvDhBr.jpg</image><title>Novel Baswedan dan Istri saat di Gedung KPK (foto: Dede Kurniawan/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) optimis Kapolri Idham Azis dapat mengungkap kasus teror penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan. Pasalnya, Kompolnas percaya tidak ada kejahatan yang sempurna.

&quot;Saya yakin bahwa tidak ada kejahatan yang sempurna. Jadi saya optimis Polri akan dapat mengungkap kasus Novel,&quot; kata Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti saat dihubungi Okezone, Selasa (10/12/2019).
Baca Juga:&amp;nbsp;Belum Juga Terungkap, Ini Perjalanan Kasus Penyiraman Air Keras Novel Baswedan
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/11/04/59424/305576_medium.jpg&quot; alt=&quot;Temui Ketua KPK, Kapolri Bicara Komitmen Polri Bereskan Kasus Novel Baswedan&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt; Temui Ketua KPK, Kapolri Bicara Komitmen Polri Bereskan Kasus Novel Baswedan (foto: Okezone)&amp;nbsp;
Poengky menerangkan, Polri memerlukan dukungan dari berbagai pihak untuk menuntaskan kasus ini. Apalagi, sudah ada temuan baru yang mengarah pada kesimpulan.

&quot;Perlu dukungan semua pihak agar Polri dapat segera mengungkapnya,&quot; imbuh dia.

Presiden Jokowi sudah memanggil Kapolri Idham Azis terkait pengungkapan kasus Novel Baswedan. Jokowi mendapat laporan bahwa Polri telah mendapat temuan baru yang mengarah pada kesimpulan.

&quot;Saya juga ingin mendapat sebuah ketegasan ada progres atau tidak. Dijawab ada temuan baru yang sudah menuju pada kesimpulan,&quot; ucap Jokowi di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta.

Kepala Negara menegaskan kepada Polri untuk segera mengungkap pelaku teror terhadap Novel Baswedan. &quot;Saya bilang secepatnya segera diumumkan siapa,&quot; tegas Jokowi.
Baca Juga:&amp;nbsp;Nasibmu Novel Baswedan: Disiram Air Keras, Dituding Taliban hingga Dilapor ke Polisi</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) optimis Kapolri Idham Azis dapat mengungkap kasus teror penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan. Pasalnya, Kompolnas percaya tidak ada kejahatan yang sempurna.

&quot;Saya yakin bahwa tidak ada kejahatan yang sempurna. Jadi saya optimis Polri akan dapat mengungkap kasus Novel,&quot; kata Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti saat dihubungi Okezone, Selasa (10/12/2019).
Baca Juga:&amp;nbsp;Belum Juga Terungkap, Ini Perjalanan Kasus Penyiraman Air Keras Novel Baswedan
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/11/04/59424/305576_medium.jpg&quot; alt=&quot;Temui Ketua KPK, Kapolri Bicara Komitmen Polri Bereskan Kasus Novel Baswedan&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt; Temui Ketua KPK, Kapolri Bicara Komitmen Polri Bereskan Kasus Novel Baswedan (foto: Okezone)&amp;nbsp;
Poengky menerangkan, Polri memerlukan dukungan dari berbagai pihak untuk menuntaskan kasus ini. Apalagi, sudah ada temuan baru yang mengarah pada kesimpulan.

&quot;Perlu dukungan semua pihak agar Polri dapat segera mengungkapnya,&quot; imbuh dia.

Presiden Jokowi sudah memanggil Kapolri Idham Azis terkait pengungkapan kasus Novel Baswedan. Jokowi mendapat laporan bahwa Polri telah mendapat temuan baru yang mengarah pada kesimpulan.

&quot;Saya juga ingin mendapat sebuah ketegasan ada progres atau tidak. Dijawab ada temuan baru yang sudah menuju pada kesimpulan,&quot; ucap Jokowi di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta.

Kepala Negara menegaskan kepada Polri untuk segera mengungkap pelaku teror terhadap Novel Baswedan. &quot;Saya bilang secepatnya segera diumumkan siapa,&quot; tegas Jokowi.
Baca Juga:&amp;nbsp;Nasibmu Novel Baswedan: Disiram Air Keras, Dituding Taliban hingga Dilapor ke Polisi</content:encoded></item></channel></rss>
