<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pilkada 2020, Mantan Pangdam Cendrawasih Maju di Pilkada Nias</title><description>Mantan Panglima Cenderawsih, Mayjen TNI (Purn) Christian Zebua minta dukungan Partai Perindo untuk maju di Pilkada Nias.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/12/340/2141051/pilkada-2020-mantan-pangdam-cendrawasih-maju-di-pilkada-nias</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/12/12/340/2141051/pilkada-2020-mantan-pangdam-cendrawasih-maju-di-pilkada-nias"/><item><title>Pilkada 2020, Mantan Pangdam Cendrawasih Maju di Pilkada Nias</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/12/340/2141051/pilkada-2020-mantan-pangdam-cendrawasih-maju-di-pilkada-nias</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/12/12/340/2141051/pilkada-2020-mantan-pangdam-cendrawasih-maju-di-pilkada-nias</guid><pubDate>Kamis 12 Desember 2019 13:51 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyudi Aulia Siregar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/12/340/2141051/pilkada-2020-mantan-pangdam-cendrawasih-maju-di-pilkada-nias-K0p0zAZkTe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mantan Pangdam Cendrawasih Mayjen TNI (Purn) Christian Zebua Maju Pilkada Nias dari Partai Perindo (foto: Okezone/Wahyudi AS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/12/340/2141051/pilkada-2020-mantan-pangdam-cendrawasih-maju-di-pilkada-nias-K0p0zAZkTe.jpg</image><title>Mantan Pangdam Cendrawasih Mayjen TNI (Purn) Christian Zebua Maju Pilkada Nias dari Partai Perindo (foto: Okezone/Wahyudi AS)</title></images><description>MEDAN &amp;ndash; Mantan Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) XVII/Cenderawsih, Mayjen TNI (Purn) Christian Zebua, mengajak semua pihak, mulai dari pengurus partai politik, para politisi, tokoh masyarakat, tokoh agama hingga media massa, untuk ambil peran dalam mewujudkan kontestasi politik yang bersih. Politik yang bebas dari politik uang (money politics).

Menurut Christian, praktek politik uang telah merusak pola pikir masyarakat dalam memilih calon kepala daerah.
Baca Juga:&amp;nbsp;Perindo Uji Kelayakan Tiga Bakal Calon Kepala Daerah di Sumut&amp;nbsp;&amp;nbsp;

Hal tersebut disampaikan Christian, usai mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Sumatera Utara, Rabu (11/12/2019).

Uji kelayakan dan kepatutan itu dilaksanakan terakit rencana Christian maju di Pilkada Kabupaten Nias melalui rekomendasi Partai Perindo di tahun 2020 mendatang.

&quot;Perlu adanya berperan aktif semua pihak untuk meminimalisir politik uang dalam pilkada. Tindakan ini diperlukan agar nantinya pilkada benar-benar menghasilkan pemimpin berkualitas dan bersih. Kecerdasan dalam memilih ini yang harus dimulai. Kita jangan biarkan ini terus berlarut. Meski tak gampang, tapi ini harus ada perubahan,&quot; kata Christian Zebua.

Dikatakannya, pemimpin yang dipilih dengan politik uang akan  melakukan politik balas budi. Sehingga,  tokoh-tokoh yang punya integritas tidak memiliki kesempatan memimpin di masyarakat karena dikalahkan politik uang.

&quot;Politik uang mulai harus ditinggalkan. Agar yang punya uang dan tidak memiliki uang punya kesempatan yang sama. Dengan begitu akan terpilih pemimpin yang memang berkualitas,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Mantan Wagub Sumut Ikut Berebut Rekomendasi Perindo di Pilkada Asahan 2020&amp;nbsp;

Mantan Kepala Dinas Penerangan TNI-AD itu menambahkan, ia tidak  mempermasalahkan soal adanya biaya politik.

&quot;Cost (biaya) politik itu perlu, tapi yang kita inginkan jangan buat masyarakat terbiasa memilih karena adanya politik uang. Jangan mau kita terperangkap lagi dengan pemikiran itu,&quot; kata  Akmil angkatan 1980 itu.</description><content:encoded>MEDAN &amp;ndash; Mantan Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) XVII/Cenderawsih, Mayjen TNI (Purn) Christian Zebua, mengajak semua pihak, mulai dari pengurus partai politik, para politisi, tokoh masyarakat, tokoh agama hingga media massa, untuk ambil peran dalam mewujudkan kontestasi politik yang bersih. Politik yang bebas dari politik uang (money politics).

Menurut Christian, praktek politik uang telah merusak pola pikir masyarakat dalam memilih calon kepala daerah.
Baca Juga:&amp;nbsp;Perindo Uji Kelayakan Tiga Bakal Calon Kepala Daerah di Sumut&amp;nbsp;&amp;nbsp;

Hal tersebut disampaikan Christian, usai mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Sumatera Utara, Rabu (11/12/2019).

Uji kelayakan dan kepatutan itu dilaksanakan terakit rencana Christian maju di Pilkada Kabupaten Nias melalui rekomendasi Partai Perindo di tahun 2020 mendatang.

&quot;Perlu adanya berperan aktif semua pihak untuk meminimalisir politik uang dalam pilkada. Tindakan ini diperlukan agar nantinya pilkada benar-benar menghasilkan pemimpin berkualitas dan bersih. Kecerdasan dalam memilih ini yang harus dimulai. Kita jangan biarkan ini terus berlarut. Meski tak gampang, tapi ini harus ada perubahan,&quot; kata Christian Zebua.

Dikatakannya, pemimpin yang dipilih dengan politik uang akan  melakukan politik balas budi. Sehingga,  tokoh-tokoh yang punya integritas tidak memiliki kesempatan memimpin di masyarakat karena dikalahkan politik uang.

&quot;Politik uang mulai harus ditinggalkan. Agar yang punya uang dan tidak memiliki uang punya kesempatan yang sama. Dengan begitu akan terpilih pemimpin yang memang berkualitas,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Mantan Wagub Sumut Ikut Berebut Rekomendasi Perindo di Pilkada Asahan 2020&amp;nbsp;

Mantan Kepala Dinas Penerangan TNI-AD itu menambahkan, ia tidak  mempermasalahkan soal adanya biaya politik.

&quot;Cost (biaya) politik itu perlu, tapi yang kita inginkan jangan buat masyarakat terbiasa memilih karena adanya politik uang. Jangan mau kita terperangkap lagi dengan pemikiran itu,&quot; kata  Akmil angkatan 1980 itu.</content:encoded></item></channel></rss>
