<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Populasi Badak Jawa di Ujungkulon Bertambah, Kini Ada 72 Ekor</title><description>Kabar menggembirakan datang dari Taman Nasional Ujung Kulon, Pandeglang, Banten. Empat anak badak jawa lahir pada tahun 2019.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/12/340/2141304/populasi-badak-jawa-di-ujungkulon-bertambah-kini-ada-72-ekor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/12/12/340/2141304/populasi-badak-jawa-di-ujungkulon-bertambah-kini-ada-72-ekor"/><item><title>Populasi Badak Jawa di Ujungkulon Bertambah, Kini Ada 72 Ekor</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/12/340/2141304/populasi-badak-jawa-di-ujungkulon-bertambah-kini-ada-72-ekor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/12/12/340/2141304/populasi-badak-jawa-di-ujungkulon-bertambah-kini-ada-72-ekor</guid><pubDate>Kamis 12 Desember 2019 23:03 WIB</pubDate><dc:creator>Rasyid Ridho </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/12/340/2141304/populasi-badak-jawa-di-ujungkulon-bertambah-kini-ada-72-ekor-XFTGqmJST1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Badak Jawa di Ujungkulon (Foto: TNUK)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/12/340/2141304/populasi-badak-jawa-di-ujungkulon-bertambah-kini-ada-72-ekor-XFTGqmJST1.jpg</image><title>Badak Jawa di Ujungkulon (Foto: TNUK)</title></images><description>PANDEGLANG - Kabar menggembirakan datang dari Taman Nasional Ujung Kulon, Pandeglang, Banten. Empat anak badak jawa lahir pada tahun 2019. Lahirnya keempat anak badak itu menambah populasi badak sebanyak 72 ekor.

Kepala TNUK Anggodo mengatakan, berdasarkan hasil monitoring populasi badak jawa dengan menggunakan video trap hingga bulan September kemarin diketahui telah lahir anak badak jawa sebanyak 4 individu.

&quot;Dengan lahirnya empat badak tahun ini menambah jumlah populasi badak jawa di Taman Nasional Ujung Kulon menjadi 72 individu,&quot; kata Anggodo saat dihubungi SINDOnews. Kamis (12/12/2019).

Diungkapkan dia, hewan yabg mempunya nama lain Rhinoceros sondaicusini itu terdiri dari betina 2 individu, jantan 1 individu, dan 1 individu belum dapat diidentifikasi. &quot;Keempatnya lahir dari induk yang berbeda, diperkirakan berumur satu sampai dua bulan,&quot; ujarnya.

Baca Juga: Tersisa 67 Ekor, Badak Jawa Butuh Perlindungan Semua Pihak

Berdasarkan hasil monitoring juga, sampai Bulan September 2019, jumlah badak jawa ada 72 Individu, yaitu 38 individu jantan, 33 individu betina, dan 1 anak belum diiidentifikasi jenis kelaminnya. Kelas umur badak jawa terdiri dari 15 individu anak dan 57 individu remaja-dewasa.

&quot;Tahun ini yang mati ada satu, tapi empat yang lahir, tahun lalu juga empat. Ini membuat populasi badak masih bagus,&quot;kata dia.

Hingga saat ini, jmlah ini merupakan angka tertinggi yang tercatat sejak tahun 1967, 1980, 1983, dan 2007 yang berjumlah 64 individu. Artinya, kondisi habitat sampai saat ini masih bagus, terbukti bahwa setiap tahun sejak 2012 selalu terekam kelahiran anak badak jawa di Taman Nasional Ujung Kulon.
</description><content:encoded>PANDEGLANG - Kabar menggembirakan datang dari Taman Nasional Ujung Kulon, Pandeglang, Banten. Empat anak badak jawa lahir pada tahun 2019. Lahirnya keempat anak badak itu menambah populasi badak sebanyak 72 ekor.

Kepala TNUK Anggodo mengatakan, berdasarkan hasil monitoring populasi badak jawa dengan menggunakan video trap hingga bulan September kemarin diketahui telah lahir anak badak jawa sebanyak 4 individu.

&quot;Dengan lahirnya empat badak tahun ini menambah jumlah populasi badak jawa di Taman Nasional Ujung Kulon menjadi 72 individu,&quot; kata Anggodo saat dihubungi SINDOnews. Kamis (12/12/2019).

Diungkapkan dia, hewan yabg mempunya nama lain Rhinoceros sondaicusini itu terdiri dari betina 2 individu, jantan 1 individu, dan 1 individu belum dapat diidentifikasi. &quot;Keempatnya lahir dari induk yang berbeda, diperkirakan berumur satu sampai dua bulan,&quot; ujarnya.

Baca Juga: Tersisa 67 Ekor, Badak Jawa Butuh Perlindungan Semua Pihak

Berdasarkan hasil monitoring juga, sampai Bulan September 2019, jumlah badak jawa ada 72 Individu, yaitu 38 individu jantan, 33 individu betina, dan 1 anak belum diiidentifikasi jenis kelaminnya. Kelas umur badak jawa terdiri dari 15 individu anak dan 57 individu remaja-dewasa.

&quot;Tahun ini yang mati ada satu, tapi empat yang lahir, tahun lalu juga empat. Ini membuat populasi badak masih bagus,&quot;kata dia.

Hingga saat ini, jmlah ini merupakan angka tertinggi yang tercatat sejak tahun 1967, 1980, 1983, dan 2007 yang berjumlah 64 individu. Artinya, kondisi habitat sampai saat ini masih bagus, terbukti bahwa setiap tahun sejak 2012 selalu terekam kelahiran anak badak jawa di Taman Nasional Ujung Kulon.
</content:encoded></item></channel></rss>
