<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ibu Selalu Gagal Tes Mengemudi, Putra 43 Tahun Nyamar Menjadi Wanita Tua</title><description>Ia mengenakan blus bercorak bunga dan rok panjang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/13/18/2141281/ibu-selalu-gagal-tes-mengemudi-putra-43-tahun-nyamar-menjadi-wanita-tua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/12/13/18/2141281/ibu-selalu-gagal-tes-mengemudi-putra-43-tahun-nyamar-menjadi-wanita-tua"/><item><title>Ibu Selalu Gagal Tes Mengemudi, Putra 43 Tahun Nyamar Menjadi Wanita Tua</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/13/18/2141281/ibu-selalu-gagal-tes-mengemudi-putra-43-tahun-nyamar-menjadi-wanita-tua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/12/13/18/2141281/ibu-selalu-gagal-tes-mengemudi-putra-43-tahun-nyamar-menjadi-wanita-tua</guid><pubDate>Jum'at 13 Desember 2019 08:03 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmat Fahzry</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/12/18/2141281/ibu-selalu-gagal-tes-mengemudi-putra-43-tahun-nyamar-menjadi-wanita-tua-TsSAFpUP12.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hector Schiave mengecat kukunya berharap bisa mengelabui petugas. (Foto: Focus On News/Daily News)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/12/18/2141281/ibu-selalu-gagal-tes-mengemudi-putra-43-tahun-nyamar-menjadi-wanita-tua-TsSAFpUP12.jpg</image><title>Hector Schiave mengecat kukunya berharap bisa mengelabui petugas. (Foto: Focus On News/Daily News)</title></images><description>PORTO VELHO &amp;ndash; Ibu seorang pria, Heitor Schiave yang berusia 60 tahun selalu gagal saat mejalani tes mengemudi, bahkan hingga tiga kali.
Merasa kasihan dengan ibunya, pria 43 tahun Porto Velho, Brasil memiliki ide dengan harapan bisa mengelabui petugas. Ia menyamar menjadi ibunya dengan mengenakan pakaian wanita.
Melanisr Daily Mail, Kamis (12/12/2019) Heitor juga mengenakan riasan wajah serta mengecat kuku dengan warba.
Ia mengenakan blus bercorak bunga dan rok panjang. Rambutnya juga disesuaikan dengan gaya feminin.

Dia hampir membodohi penguji. Namun usahanya yang hampir berhasil itu gagal saat petugas memutuskan untuk memeriksa ulang kartu identitasnya. Petugas curiga karena sebagai wanita, perempuan itu bertangan besar dan suaranya bernada tinggi tapi tidak normal.
Baca juga:&amp;nbsp;Saat Perampok Bersikap Manis: Cium Kening Nenek-Nenek tapi Tetap Bawa Kabur Hasil Rampokan
Baca juga:&amp;nbsp;Menteri Ekonomi Brasil Sebut Ibu Negara Prancis Jelek
Aline Mendon&amp;ccedil;a, seorang pemeriksa dari Departemen Lalu Lintas Negara (Detran) Rondonia, mengatakan kepada polisi bahwa dia curiga dengan gelagat siswa ujinya.
&amp;ldquo;Ketika saya masuk ke mobil dan duduk di sampingnya, saya segera menyadari bahwa dia adalah seorang pria yang berpakaian seperti seorang wanita,&amp;rdquo; kata dia.

Aline menambahkan, &amp;ldquo;Dia berperilaku feminin dan berusaha senormal mungkin. Riasannya sangat bagus dan dia sikapnya sangat baik.&amp;rdquo;
Tetapi Mendon&amp;ccedil;a tidak yakin dan menuntut bukti. &quot;Saya memintanya untuk menunjukkan identitasnya untuk memverifikasi siapa dia dan segera diketahui bahwa dia bukan orang yang seharusnya mengikuti tes mengemudi.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Saya kemudian memanggil polisi karena tindakannya harus dilaporkan sebagai kejahatan.&amp;rdquo;

Meski salah, upaya Heitor dipuji di media sosial. Salah seorang warganet menyebut upaya Hector sebagai &amp;ldquo;gerakan mulia&amp;rdquo;, sedangkan yang lain berkomentar bahwa Hector melakukannya &amp;ldquo;karena cinta&amp;rdquo; kepada ibunya.
Namun yang lain mengutuk tindakannya, karena berpotensi membahayakan yang ditimbulkan oleh pengemudi yang gagal menjalani tes mengemudi sebanyak tiga kali.
Hector menghadapi tuduhan penipuan identitas dan berusaha menipu badan pemerintah. Dia telah dibebaskan dengan jaminan.</description><content:encoded>PORTO VELHO &amp;ndash; Ibu seorang pria, Heitor Schiave yang berusia 60 tahun selalu gagal saat mejalani tes mengemudi, bahkan hingga tiga kali.
Merasa kasihan dengan ibunya, pria 43 tahun Porto Velho, Brasil memiliki ide dengan harapan bisa mengelabui petugas. Ia menyamar menjadi ibunya dengan mengenakan pakaian wanita.
Melanisr Daily Mail, Kamis (12/12/2019) Heitor juga mengenakan riasan wajah serta mengecat kuku dengan warba.
Ia mengenakan blus bercorak bunga dan rok panjang. Rambutnya juga disesuaikan dengan gaya feminin.

Dia hampir membodohi penguji. Namun usahanya yang hampir berhasil itu gagal saat petugas memutuskan untuk memeriksa ulang kartu identitasnya. Petugas curiga karena sebagai wanita, perempuan itu bertangan besar dan suaranya bernada tinggi tapi tidak normal.
Baca juga:&amp;nbsp;Saat Perampok Bersikap Manis: Cium Kening Nenek-Nenek tapi Tetap Bawa Kabur Hasil Rampokan
Baca juga:&amp;nbsp;Menteri Ekonomi Brasil Sebut Ibu Negara Prancis Jelek
Aline Mendon&amp;ccedil;a, seorang pemeriksa dari Departemen Lalu Lintas Negara (Detran) Rondonia, mengatakan kepada polisi bahwa dia curiga dengan gelagat siswa ujinya.
&amp;ldquo;Ketika saya masuk ke mobil dan duduk di sampingnya, saya segera menyadari bahwa dia adalah seorang pria yang berpakaian seperti seorang wanita,&amp;rdquo; kata dia.

Aline menambahkan, &amp;ldquo;Dia berperilaku feminin dan berusaha senormal mungkin. Riasannya sangat bagus dan dia sikapnya sangat baik.&amp;rdquo;
Tetapi Mendon&amp;ccedil;a tidak yakin dan menuntut bukti. &quot;Saya memintanya untuk menunjukkan identitasnya untuk memverifikasi siapa dia dan segera diketahui bahwa dia bukan orang yang seharusnya mengikuti tes mengemudi.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Saya kemudian memanggil polisi karena tindakannya harus dilaporkan sebagai kejahatan.&amp;rdquo;

Meski salah, upaya Heitor dipuji di media sosial. Salah seorang warganet menyebut upaya Hector sebagai &amp;ldquo;gerakan mulia&amp;rdquo;, sedangkan yang lain berkomentar bahwa Hector melakukannya &amp;ldquo;karena cinta&amp;rdquo; kepada ibunya.
Namun yang lain mengutuk tindakannya, karena berpotensi membahayakan yang ditimbulkan oleh pengemudi yang gagal menjalani tes mengemudi sebanyak tiga kali.
Hector menghadapi tuduhan penipuan identitas dan berusaha menipu badan pemerintah. Dia telah dibebaskan dengan jaminan.</content:encoded></item></channel></rss>
