<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mahfud MD Jelaskan Tiga Ciri Kelompok Islam Radikal di Indonesia</title><description>Menko Polhukam Mahfud MD menjelaskan tiga ciri kelompok Islam radikal yang ada di Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/14/337/2141977/mahfud-md-jelaskan-tiga-ciri-kelompok-islam-radikal-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/12/14/337/2141977/mahfud-md-jelaskan-tiga-ciri-kelompok-islam-radikal-di-indonesia"/><item><title>Mahfud MD Jelaskan Tiga Ciri Kelompok Islam Radikal di Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/14/337/2141977/mahfud-md-jelaskan-tiga-ciri-kelompok-islam-radikal-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/12/14/337/2141977/mahfud-md-jelaskan-tiga-ciri-kelompok-islam-radikal-di-indonesia</guid><pubDate>Sabtu 14 Desember 2019 19:53 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/14/337/2141977/mahfud-md-jelaskan-tiga-ciri-kelompok-islam-radikal-di-indonesia-KADHxqhSf9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mahfud MD (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/14/337/2141977/mahfud-md-jelaskan-tiga-ciri-kelompok-islam-radikal-di-indonesia-KADHxqhSf9.jpg</image><title>Mahfud MD (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Hukum, Politik, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menjelaskan tiga ciri kelompok Islam radikal yang ada di Indonesia.
Menurut dia, Islam radikal kerap menyalahkan kelompok Islam yang lain. Ia menyebut kelompok yang pertama itu seperti takfiri yang kerap menganggap kelompok Islam lain sebagai kafir.
&quot;Tidak bisa dibantah bahwa ada kelompok takfiri. Yaitu kelompok yg slelau menyatakan orang lain kafir. Orang lain salah kalau tidak sama dengan dia. Kalau orang misalnya pegang boneka Garuda dikira menyembah berhala. Takfiri i tu menyalahoan orang lain,&quot; kata Mahfud saat membuka Mukernas V PPP di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Sabtu (14/12/2019).

Sedangkan, kelompok radikal kedua yakni jihadis. Bahkan, Mahfud menerangkan bahwa kelompok ini tak segan untuk membunuh orang lain.&quot;Pikirannya ngebom saja terhadap orang yang tidak sama. Namanya jihadis,&quot; ucap dia.
Kelompok Islam radikal yang ketiga yakni kelompok yang dinamakan  ideologis. Dimana, kata Mahfud, orang-orang ini selalu menganggap bahwa  negara ini salah dan harus berganti dengan sistem atau negara Islam.
Mahfud mengatakan, sistem yang dipakai Indonesia merupakan sistem  bernegara yang sudah disepakati oleh para pejuang pendahulu bangsa  Indonesia. Indonesia, lanjut dia, merupakan negara inklusif yang  menerima banyak keberagaman.
&quot;Di dalam Islam itu masukan substansinya. Nggak usah  simbol-simbolnya. Misal soal perzinahan nggak usah masukan surat Al  Baqarah. Masukan saja substansinya. Hukuman mati boleh atau tidak, kita  perjuangkan. Menurut fiqih Islam boleh masukan saja substansinya.  Substansi agama Islam itu membawa kemashlatan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Hukum, Politik, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menjelaskan tiga ciri kelompok Islam radikal yang ada di Indonesia.
Menurut dia, Islam radikal kerap menyalahkan kelompok Islam yang lain. Ia menyebut kelompok yang pertama itu seperti takfiri yang kerap menganggap kelompok Islam lain sebagai kafir.
&quot;Tidak bisa dibantah bahwa ada kelompok takfiri. Yaitu kelompok yg slelau menyatakan orang lain kafir. Orang lain salah kalau tidak sama dengan dia. Kalau orang misalnya pegang boneka Garuda dikira menyembah berhala. Takfiri i tu menyalahoan orang lain,&quot; kata Mahfud saat membuka Mukernas V PPP di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Sabtu (14/12/2019).

Sedangkan, kelompok radikal kedua yakni jihadis. Bahkan, Mahfud menerangkan bahwa kelompok ini tak segan untuk membunuh orang lain.&quot;Pikirannya ngebom saja terhadap orang yang tidak sama. Namanya jihadis,&quot; ucap dia.
Kelompok Islam radikal yang ketiga yakni kelompok yang dinamakan  ideologis. Dimana, kata Mahfud, orang-orang ini selalu menganggap bahwa  negara ini salah dan harus berganti dengan sistem atau negara Islam.
Mahfud mengatakan, sistem yang dipakai Indonesia merupakan sistem  bernegara yang sudah disepakati oleh para pejuang pendahulu bangsa  Indonesia. Indonesia, lanjut dia, merupakan negara inklusif yang  menerima banyak keberagaman.
&quot;Di dalam Islam itu masukan substansinya. Nggak usah  simbol-simbolnya. Misal soal perzinahan nggak usah masukan surat Al  Baqarah. Masukan saja substansinya. Hukuman mati boleh atau tidak, kita  perjuangkan. Menurut fiqih Islam boleh masukan saja substansinya.  Substansi agama Islam itu membawa kemashlatan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
