<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPR Ingin Milenial Berkarya Out of The Box, Anies Contohkan Greta Thunberg</title><description>Anies Baswedan menekankan kepada generasi milenial untuk bisa mencontoh Person of The Year versi Media Times, Greta Thunberg.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/14/337/2141981/dpr-ingin-milenial-berkarya-out-of-the-box-anies-contohkan-greta-thunberg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/12/14/337/2141981/dpr-ingin-milenial-berkarya-out-of-the-box-anies-contohkan-greta-thunberg"/><item><title>DPR Ingin Milenial Berkarya Out of The Box, Anies Contohkan Greta Thunberg</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/14/337/2141981/dpr-ingin-milenial-berkarya-out-of-the-box-anies-contohkan-greta-thunberg</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/12/14/337/2141981/dpr-ingin-milenial-berkarya-out-of-the-box-anies-contohkan-greta-thunberg</guid><pubDate>Sabtu 14 Desember 2019 20:11 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/14/337/2141981/anies-minta-pemuda-contoh-greta-thunberg-dpr-ingin-milenial-berkarya-out-of-the-box-1G79KP8vS8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Greta Thunberg (Foto: The Guardian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/14/337/2141981/anies-minta-pemuda-contoh-greta-thunberg-dpr-ingin-milenial-berkarya-out-of-the-box-1G79KP8vS8.jpg</image><title>Greta Thunberg (Foto: The Guardian)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni mengajak pemuda untuk bisa berkarya out of the box. Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menekankan kepada generasi milenial untuk bisa mencontoh Person of The Year versi media Times, Greta Thunberg.
Cerita motivasi dari dua tokoh politik tersebut diutarakan dalam acara Milenial Fest di Balai Sarbini, Sabtu (14/12/2019). &amp;ldquo;Kalau kalian hanya berpatok pada hal-hal yang sifatnya monoton dan rutinistas, kalian akan dilindas oleh zaman,&amp;rdquo; kata Sahroni di hadapan ribuan milenial yang menghadiri acara tersebut.

Sahroni lantas memberi contoh begitu banyak keajaiban yang terjadi dalam hidupnya dikarenakan selalu berpikir out of the box dalam upayanya meraih kesuksesan dalam hidup.

Sahroni mengisahkan karirnya yang berawal sebagai seorang sopir dan kemudian bertransformasi menjadi pengusaha sukses tak lepas dari bagaimana ia membentuk dirinya sebagai individu yang memiliki karakter pekerja keras serta selalu ingin berbeda dari orang lain dalam hal-hal positif.
&amp;ldquo;Sebagai sopir saya mendengar dan mencerna omongan bos saya ketika menelepon klien-kliennya. Ilmu itu kemudian saya pakai dan modifikasi ketika memutuskan terjun ke dunia bisnis,&amp;rdquo; kisah Sahroni.
&amp;ldquo;Yang mau saya sampaikan kepada kalian, jangan puas dengan rutinitas pekerjaan yang saat ini kalian miliki. Teruslah belajar hal-hal lain yang pada suatu saat bisa bermanfaat untuk mengembangkan diri kalian,&amp;rdquo; ajaknya.

Sementara itu, menurut Anies, Greta Thunberg yang kini berusia 16 tahun telah berhasil menerjemahkan gagasan semua orang akan tantangan lingkungan hidup menjadi sebuah narasi yang bisa menggerakan dunia. Ia pun meminta para pemuda mencontohnya sebagai pelopor perubahan.
&quot;Narasi itu menggerakkan bukan hanya masyarakat umum, media, bahkan sampai pemimpin global pun merespon apa yang dikerjakannya, ini saya memberikan contoh bahwa gagasan yang diterjemahkan dengan baik lewat sebuah narasi yang solid punya gaung yang besar sekali,&quot; jelas Anies kepada ribuan pemuda dalam Milenial Fest yang digelar di Balai Sarbini, Sabtu (14/12/2019).

Menurut Anies, kekuatan narasi bisa membuat banyak orang mengikuti apa yang ia gagaskan. Sehingga, menurut Anies, narasi akan menjadi jembatan bagi gagasan dan aksi.
&quot;Ia tak hanya membuat apa yang digagaskan dikerjakan olehnya, tapi bisa mengajak semua orang untuk ikut mengerjakan gagasannya, karena kekuatan narasi. Narasi ini bisa berbentuk lisan, tulisan, audio, audio visual, atau visual, muncul inspirasi dan muncul aksi,&quot; ungkap Anies.Sahroni lantas memberi contoh begitu banyak keajaiban yang terjadi  dalam hidupnya dikarenakan selalu berpikir out of the box dalam upayanya  meraih kesuksesan dalam hidup.
Sahroni mengisahkan karirnya yang berawal sebagai seorang sopir dan  kemudian bertransformasi menjadi pengusaha sukses tak lepas dari  bagaimana ia membentuk dirinya sebagai individu yang memiliki karakter  pekerja keras serta selalu ingin berbeda dari orang lain dalam hal-hal  positif.
&amp;ldquo;Sebagai sopir saya mendengar dan mencerna omongan bos saya ketika  menelepon klien-kliennya. Ilmu itu kemudian saya pakai dan modifikasi  ketika memutuskan terjun ke dunia bisnis,&amp;rdquo; kisah Sahroni.
&amp;ldquo;Yang mau saya sampaikan kepada kalian, jangan puas dengan rutinitas  pekerjaan yang saat ini kalian miliki. Teruslah belajar hal-hal lain  yang pada suatu saat bisa bermanfaat untuk mengembangkan diri kalian,&amp;rdquo;  ajaknya.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni mengajak pemuda untuk bisa berkarya out of the box. Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menekankan kepada generasi milenial untuk bisa mencontoh Person of The Year versi media Times, Greta Thunberg.
Cerita motivasi dari dua tokoh politik tersebut diutarakan dalam acara Milenial Fest di Balai Sarbini, Sabtu (14/12/2019). &amp;ldquo;Kalau kalian hanya berpatok pada hal-hal yang sifatnya monoton dan rutinistas, kalian akan dilindas oleh zaman,&amp;rdquo; kata Sahroni di hadapan ribuan milenial yang menghadiri acara tersebut.

Sahroni lantas memberi contoh begitu banyak keajaiban yang terjadi dalam hidupnya dikarenakan selalu berpikir out of the box dalam upayanya meraih kesuksesan dalam hidup.

Sahroni mengisahkan karirnya yang berawal sebagai seorang sopir dan kemudian bertransformasi menjadi pengusaha sukses tak lepas dari bagaimana ia membentuk dirinya sebagai individu yang memiliki karakter pekerja keras serta selalu ingin berbeda dari orang lain dalam hal-hal positif.
&amp;ldquo;Sebagai sopir saya mendengar dan mencerna omongan bos saya ketika menelepon klien-kliennya. Ilmu itu kemudian saya pakai dan modifikasi ketika memutuskan terjun ke dunia bisnis,&amp;rdquo; kisah Sahroni.
&amp;ldquo;Yang mau saya sampaikan kepada kalian, jangan puas dengan rutinitas pekerjaan yang saat ini kalian miliki. Teruslah belajar hal-hal lain yang pada suatu saat bisa bermanfaat untuk mengembangkan diri kalian,&amp;rdquo; ajaknya.

Sementara itu, menurut Anies, Greta Thunberg yang kini berusia 16 tahun telah berhasil menerjemahkan gagasan semua orang akan tantangan lingkungan hidup menjadi sebuah narasi yang bisa menggerakan dunia. Ia pun meminta para pemuda mencontohnya sebagai pelopor perubahan.
&quot;Narasi itu menggerakkan bukan hanya masyarakat umum, media, bahkan sampai pemimpin global pun merespon apa yang dikerjakannya, ini saya memberikan contoh bahwa gagasan yang diterjemahkan dengan baik lewat sebuah narasi yang solid punya gaung yang besar sekali,&quot; jelas Anies kepada ribuan pemuda dalam Milenial Fest yang digelar di Balai Sarbini, Sabtu (14/12/2019).

Menurut Anies, kekuatan narasi bisa membuat banyak orang mengikuti apa yang ia gagaskan. Sehingga, menurut Anies, narasi akan menjadi jembatan bagi gagasan dan aksi.
&quot;Ia tak hanya membuat apa yang digagaskan dikerjakan olehnya, tapi bisa mengajak semua orang untuk ikut mengerjakan gagasannya, karena kekuatan narasi. Narasi ini bisa berbentuk lisan, tulisan, audio, audio visual, atau visual, muncul inspirasi dan muncul aksi,&quot; ungkap Anies.Sahroni lantas memberi contoh begitu banyak keajaiban yang terjadi  dalam hidupnya dikarenakan selalu berpikir out of the box dalam upayanya  meraih kesuksesan dalam hidup.
Sahroni mengisahkan karirnya yang berawal sebagai seorang sopir dan  kemudian bertransformasi menjadi pengusaha sukses tak lepas dari  bagaimana ia membentuk dirinya sebagai individu yang memiliki karakter  pekerja keras serta selalu ingin berbeda dari orang lain dalam hal-hal  positif.
&amp;ldquo;Sebagai sopir saya mendengar dan mencerna omongan bos saya ketika  menelepon klien-kliennya. Ilmu itu kemudian saya pakai dan modifikasi  ketika memutuskan terjun ke dunia bisnis,&amp;rdquo; kisah Sahroni.
&amp;ldquo;Yang mau saya sampaikan kepada kalian, jangan puas dengan rutinitas  pekerjaan yang saat ini kalian miliki. Teruslah belajar hal-hal lain  yang pada suatu saat bisa bermanfaat untuk mengembangkan diri kalian,&amp;rdquo;  ajaknya.</content:encoded></item></channel></rss>
