<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diisukan Jadi Dewan Pengawas KPK, Ruki: Saya Belum Bisa Komentar</title><description>Mantan Ketua KPK Taufiequrachman Ruki diisukan masuk dalam daftar Dewan Pengawas KPK. Ini tanggapannya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/17/337/2142767/diisukan-jadi-dewan-pengawas-kpk-ruki-saya-belum-bisa-komentar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/12/17/337/2142767/diisukan-jadi-dewan-pengawas-kpk-ruki-saya-belum-bisa-komentar"/><item><title>Diisukan Jadi Dewan Pengawas KPK, Ruki: Saya Belum Bisa Komentar</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/17/337/2142767/diisukan-jadi-dewan-pengawas-kpk-ruki-saya-belum-bisa-komentar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/12/17/337/2142767/diisukan-jadi-dewan-pengawas-kpk-ruki-saya-belum-bisa-komentar</guid><pubDate>Selasa 17 Desember 2019 08:40 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/17/337/2142767/diisukan-jadi-dewan-pengawas-kpk-ruki-saya-belum-bisa-komentar-Fy3GprTjK8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Taufiequrachman Ruki (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/17/337/2142767/diisukan-jadi-dewan-pengawas-kpk-ruki-saya-belum-bisa-komentar-Fy3GprTjK8.jpg</image><title>Taufiequrachman Ruki (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Taufiequrachman Ruki digadang-gadang masuk dalam daftar susunan Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, mantan Ketua KPK itu menanggapi secara normatif kabar tersebut.
&quot;Sampai hari ini saya belum pernah dihubungi oleh siapapun yang kompeten dan atau yang diberi tugas untuk menghubungi,&quot; kata Ruki saat dikonfirmasi Okezone terkait namanya diisukan masuk dalam daftar Dewa KPK, Selasa (17/12/2019).
Baca juga: Digadang-gadang Jadi Dewas KPK, Yusril: Saya Tidak Berminat
Beberapa nama disebut-sebut masuk dalam Dewas KPK. Di antaranya Tumpak Hatorangan Panggabean, Harkristuti, Gayus Lumbun, Romli Atmasasmita, Indriyanto Seno Adji, Adi Toegarisman, Yusril Ihza Mahendra, serta Taufiqurrachman Ruki.
Gedung KPK (Okezone)
Ruki enggan menanggapi isu tersebut. Ia menolak mengomentarinya. &amp;lrm;&quot;Jadi maafkan saya, saya belum bisa berkomentar dan mengomentari apapun. Maafkan saya,&quot; ucapnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemilihan Dewas KPK baru sampai proses finalisasi. Ada lima nama Dewas KPK yang nantinya diumumkan.
Baca juga: Istana Tegaskan Yusril dan Ruki Jadi Dewas KPK Belum Final
Jokowi mengaku tidak ingin salah-salah menunjuk sosok Dewas KPK yang berdampak menimbulkan polemik di masyarakat. Jokowi tidak ingin pilihannya soal sosok Dewas KPK menjadi bahan bullyan masyarakat.
&quot;Melihat satu persatu track recordnya, integritas, semua. Jangan sampai kita keliru kemudian masyarakat ada yang tidak puas dan kemudian di-bully, kasihan,&quot; ujar Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 13 Desember 2019.
</description><content:encoded>JAKARTA - Taufiequrachman Ruki digadang-gadang masuk dalam daftar susunan Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, mantan Ketua KPK itu menanggapi secara normatif kabar tersebut.
&quot;Sampai hari ini saya belum pernah dihubungi oleh siapapun yang kompeten dan atau yang diberi tugas untuk menghubungi,&quot; kata Ruki saat dikonfirmasi Okezone terkait namanya diisukan masuk dalam daftar Dewa KPK, Selasa (17/12/2019).
Baca juga: Digadang-gadang Jadi Dewas KPK, Yusril: Saya Tidak Berminat
Beberapa nama disebut-sebut masuk dalam Dewas KPK. Di antaranya Tumpak Hatorangan Panggabean, Harkristuti, Gayus Lumbun, Romli Atmasasmita, Indriyanto Seno Adji, Adi Toegarisman, Yusril Ihza Mahendra, serta Taufiqurrachman Ruki.
Gedung KPK (Okezone)
Ruki enggan menanggapi isu tersebut. Ia menolak mengomentarinya. &amp;lrm;&quot;Jadi maafkan saya, saya belum bisa berkomentar dan mengomentari apapun. Maafkan saya,&quot; ucapnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemilihan Dewas KPK baru sampai proses finalisasi. Ada lima nama Dewas KPK yang nantinya diumumkan.
Baca juga: Istana Tegaskan Yusril dan Ruki Jadi Dewas KPK Belum Final
Jokowi mengaku tidak ingin salah-salah menunjuk sosok Dewas KPK yang berdampak menimbulkan polemik di masyarakat. Jokowi tidak ingin pilihannya soal sosok Dewas KPK menjadi bahan bullyan masyarakat.
&quot;Melihat satu persatu track recordnya, integritas, semua. Jangan sampai kita keliru kemudian masyarakat ada yang tidak puas dan kemudian di-bully, kasihan,&quot; ujar Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 13 Desember 2019.
</content:encoded></item></channel></rss>
