<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Pria Ini Ditemukan Tewas di Dalam Sumur Tua Berisi Ular Berbisa   </title><description>Jhoni Manopo (48) warga Pineleng Satu Jaga 8, Minahasa, Sulawesi Utara ditemukan meninggal dunia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/17/340/2143095/pria-ini-ditemukan-tewas-di-dalam-sumur-tua-berisi-ular-berbisa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/12/17/340/2143095/pria-ini-ditemukan-tewas-di-dalam-sumur-tua-berisi-ular-berbisa"/><item><title> Pria Ini Ditemukan Tewas di Dalam Sumur Tua Berisi Ular Berbisa   </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/17/340/2143095/pria-ini-ditemukan-tewas-di-dalam-sumur-tua-berisi-ular-berbisa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/12/17/340/2143095/pria-ini-ditemukan-tewas-di-dalam-sumur-tua-berisi-ular-berbisa</guid><pubDate>Selasa 17 Desember 2019 19:30 WIB</pubDate><dc:creator>Subhan Sabu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/17/340/2143095/pria-ini-ditemukan-tewas-di-dalam-sumur-tua-berisi-ular-berbisa-U36u8ZzDrM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tim SAR saat evakuasi korban (foto: ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/17/340/2143095/pria-ini-ditemukan-tewas-di-dalam-sumur-tua-berisi-ular-berbisa-U36u8ZzDrM.jpg</image><title>Tim SAR saat evakuasi korban (foto: ist)</title></images><description>
MINAHASA - Jhoni Manopo (48) warga Pineleng Satu Jaga 8, Minahasa, Sulawesi Utara ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh dalam sumur yang tidak terpakai, pada Senin 16 Desember 2019.

Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak minggu siang, keluarga bersama masyarakat yang berusaha mencari akhirnya mendapati korban berada di dalam sumur tua.

&quot;Keluarga bersama warga menemukan sandal korban berada di samping sumur. Temuan itu langsung dilaporkan ke kepolisian setempat dan kepada kami,&quot; ujar Kepala Kantor Basarnas (Kakansar) Manado, Gede Darmada kepada wartawan, Selasa (17/12/2019).
&amp;nbsp;Baca juga: Di Sukoharjo, 31 Anak Kobra Sembunyi di Balik Karpet Masjid
Tim Sar gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polisi, TNI Damkar, USSU Mapala Avestaria dan masyarakat setempat langsung melakukan proses evakuasi namun mengalami kesulitan karena diameter lubang sumur semakin dalam semakin sempit.

&quot;Selain itu juga di dalam sumur terdapat ular berbisa yang mengganggu proses evakuasi korban,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;Baca juga: Bocah 8 Tahun di Depok Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Digigit Ular Kobra
Proses evakuasi pun sedikit terganggu karena Tim Sar gabungan harus mengeluarkan ular terlebih dahulu yang ada di dalam sumur mencegah jangan sampai pada saat evakuasi korban tim menjadi korban gigitan ular.

Evakuasi pun berlangsung lama, kurang lebih selama 7 jam korban baru bisa di evakuasi mengingat sulitnya medan dan ditambah dengan adanya ular berbisa.

&quot;Setelah berhasil di evakuasi, korban langsung dibawa ke rumah sakit bhayangkara untuk di lakukan pembersihan,&quot; lanjutnya.

Menurutnya, ada beberapa aspek yang harus di perhatikan dalam evakuasi korban ini mengingat diameter sumur semakin ke dalam semakin kecil dan di dalam sumur terdapat ular berbisa, sehingga harus cermat dalam proses evakuasi tersebut.

&quot;Terimakasih kepada semua unsur-unsur yang telibat dalam proses evakuasi korban terjatuh di dalam sumur tua sehingga proses evakuasi berjalan dengan lancar,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>
MINAHASA - Jhoni Manopo (48) warga Pineleng Satu Jaga 8, Minahasa, Sulawesi Utara ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh dalam sumur yang tidak terpakai, pada Senin 16 Desember 2019.

Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak minggu siang, keluarga bersama masyarakat yang berusaha mencari akhirnya mendapati korban berada di dalam sumur tua.

&quot;Keluarga bersama warga menemukan sandal korban berada di samping sumur. Temuan itu langsung dilaporkan ke kepolisian setempat dan kepada kami,&quot; ujar Kepala Kantor Basarnas (Kakansar) Manado, Gede Darmada kepada wartawan, Selasa (17/12/2019).
&amp;nbsp;Baca juga: Di Sukoharjo, 31 Anak Kobra Sembunyi di Balik Karpet Masjid
Tim Sar gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polisi, TNI Damkar, USSU Mapala Avestaria dan masyarakat setempat langsung melakukan proses evakuasi namun mengalami kesulitan karena diameter lubang sumur semakin dalam semakin sempit.

&quot;Selain itu juga di dalam sumur terdapat ular berbisa yang mengganggu proses evakuasi korban,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;Baca juga: Bocah 8 Tahun di Depok Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Digigit Ular Kobra
Proses evakuasi pun sedikit terganggu karena Tim Sar gabungan harus mengeluarkan ular terlebih dahulu yang ada di dalam sumur mencegah jangan sampai pada saat evakuasi korban tim menjadi korban gigitan ular.

Evakuasi pun berlangsung lama, kurang lebih selama 7 jam korban baru bisa di evakuasi mengingat sulitnya medan dan ditambah dengan adanya ular berbisa.

&quot;Setelah berhasil di evakuasi, korban langsung dibawa ke rumah sakit bhayangkara untuk di lakukan pembersihan,&quot; lanjutnya.

Menurutnya, ada beberapa aspek yang harus di perhatikan dalam evakuasi korban ini mengingat diameter sumur semakin ke dalam semakin kecil dan di dalam sumur terdapat ular berbisa, sehingga harus cermat dalam proses evakuasi tersebut.

&quot;Terimakasih kepada semua unsur-unsur yang telibat dalam proses evakuasi korban terjatuh di dalam sumur tua sehingga proses evakuasi berjalan dengan lancar,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
