<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Puluhan Jamaah Umrah yang Diberangkatkan Bupati Merangin Telantar di Jakarta</title><description>Sebanyak 78 jamaah umrah yang diberangkatkan Pemkab Merangin, dikabarkan terlantar di Jakarta</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/19/340/2143983/puluhan-jamaah-umrah-yang-diberangkatkan-bupati-merangin-telantar-di-jakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/12/19/340/2143983/puluhan-jamaah-umrah-yang-diberangkatkan-bupati-merangin-telantar-di-jakarta"/><item><title>Puluhan Jamaah Umrah yang Diberangkatkan Bupati Merangin Telantar di Jakarta</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/19/340/2143983/puluhan-jamaah-umrah-yang-diberangkatkan-bupati-merangin-telantar-di-jakarta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/12/19/340/2143983/puluhan-jamaah-umrah-yang-diberangkatkan-bupati-merangin-telantar-di-jakarta</guid><pubDate>Kamis 19 Desember 2019 22:32 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/19/340/2143983/puluhan-jamaah-umrah-yang-diberangkatkan-bupati-merangin-telantar-di-jakarta-sETGUy1pED.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jamaah Umrah Pemkab Merangin (Foto: Nanang)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/19/340/2143983/puluhan-jamaah-umrah-yang-diberangkatkan-bupati-merangin-telantar-di-jakarta-sETGUy1pED.jpg</image><title>Jamaah Umrah Pemkab Merangin (Foto: Nanang)</title></images><description>MERANGIN - Sebanyak 78 jamaah umrah yang diberangkatkan Pemkab Merangin, dikabarkan telantar di Jakarta, hingga Kamis (19/12/2019).

Informasi yang didapat, 50 jamaah tersebut saat ini diinapkan di sebuah hotel di Jakarta, dan sejatinya diberangkatkan ke Mekkah semenjak Senin 16 Desember.

Seorang jamaah umrah yang berhasil dikonfirmasi melalui via telefone membenarkan kalau Ia bersama puluhan jamaah lainnya masih berada di Jakarta.

&quot;Iyo, masih di Jakarta, dak tau ngapo kayak gini, sampai sekarang kami cuma disuruh nunggu,&quot; ungkap seorang jamaah yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan.



Ditempat terpisah, Kabag Kesra Kabupaten Merangin Abdul Aziz menyebut jika puluhan jemaah yang diberangkatkan dengan biaya pemerintah Kabupaten Merangin masih tertahan di Jakarta.

&quot;Semuanya ada 78 jemaah. 50 orang yang dibiayai oleh pemerintah,&quot; kata Abdul Azis.

Puluhan jemaah tersebut diberangkatkan oleh travel Ghozi, dimana pengurus di Merangin adalah H Haidir. Kata Abdul Aziz, pihaknya tak menyangka jika kejadiannya seperti ini.

&quot;Seharusnya berangkat dari sini hari Senin, langsung ke sana (Makkah,red), tidak nginap di Jakarta lagi&quot;imbuhnya.

Dirinya telah menghubungi pihak travel untuk memastikan keamanan dan kenyamanan jemaah-jemaah tersebut. Dari hasil koordinasi itu, semua jemaah diinapkan disebuah hotel didekat Bandara.

&quot;Ini semua murni kesalahan dari pihak Travel yang tidak profesional mengatur jadwal,&quot; katanya.

&quot;Ke depan kita tidak akan gunakan travel ini lagi. Kita kecewa,&quot; pungkasnya.

Untuk diketahui, Bupati Merangin H Al Haris  memberangkatkan Umroh  sebanyak 78 orang guru mengaji dan pegawai sara&amp;rsquo; dari sejumlah kecamatan  dalam Kabupaten Merangin.

Sebanyak 60 orang laki-laki dan 18 orang perempuan guru mengaji dan  pegawai sara&amp;rsquo; itu, dilepas bupati menuju Tanah Suci Mekkah dari Masjid  Baitul Makmur Merangin.

Dikatakan bupati, pemberangkatan umroh guru mengaji dan pegawai Sara&amp;rsquo;  tersebut, berdasarkan hasil dari studitiru yang dilakukan Pemerintah  Kota Lubuk Linggau, Sumatera Selatan beberapa waktu lalu.

&amp;lsquo;&amp;rsquo;Ini merupakan hadiah untuk para guru mengaji dan pegawai Sara&amp;rsquo;  kita. Dimana mereka selalu berceramah dengan murid-murid tentang Tanah  Suci Mekkah, sementara mereka sendiri belum pernah ke Mekkah,&amp;rsquo;&amp;rsquo;ujar  Bupati.

Sebanyak 78 orang guru mengaji dan pegawai Sara&amp;rsquo; yang diberangkatkan  umroh melalui dana APBD Merangin 2019 tersebut jelas bupati, telah  melewati berbagai seleksi penilaian.

&amp;lsquo;&amp;rsquo;Jelasnya mereka yang diberangkatkan sama sekali belum pernah ke  Tanah Suci Mekkah, baik itu umroh maupun naik haji. Lalu mereka yang  berangkat ini telah mengabdi dibidangnya selama puluhan tahun,&amp;rsquo;&amp;rsquo; terang  Bupati.
</description><content:encoded>MERANGIN - Sebanyak 78 jamaah umrah yang diberangkatkan Pemkab Merangin, dikabarkan telantar di Jakarta, hingga Kamis (19/12/2019).

Informasi yang didapat, 50 jamaah tersebut saat ini diinapkan di sebuah hotel di Jakarta, dan sejatinya diberangkatkan ke Mekkah semenjak Senin 16 Desember.

Seorang jamaah umrah yang berhasil dikonfirmasi melalui via telefone membenarkan kalau Ia bersama puluhan jamaah lainnya masih berada di Jakarta.

&quot;Iyo, masih di Jakarta, dak tau ngapo kayak gini, sampai sekarang kami cuma disuruh nunggu,&quot; ungkap seorang jamaah yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan.



Ditempat terpisah, Kabag Kesra Kabupaten Merangin Abdul Aziz menyebut jika puluhan jemaah yang diberangkatkan dengan biaya pemerintah Kabupaten Merangin masih tertahan di Jakarta.

&quot;Semuanya ada 78 jemaah. 50 orang yang dibiayai oleh pemerintah,&quot; kata Abdul Azis.

Puluhan jemaah tersebut diberangkatkan oleh travel Ghozi, dimana pengurus di Merangin adalah H Haidir. Kata Abdul Aziz, pihaknya tak menyangka jika kejadiannya seperti ini.

&quot;Seharusnya berangkat dari sini hari Senin, langsung ke sana (Makkah,red), tidak nginap di Jakarta lagi&quot;imbuhnya.

Dirinya telah menghubungi pihak travel untuk memastikan keamanan dan kenyamanan jemaah-jemaah tersebut. Dari hasil koordinasi itu, semua jemaah diinapkan disebuah hotel didekat Bandara.

&quot;Ini semua murni kesalahan dari pihak Travel yang tidak profesional mengatur jadwal,&quot; katanya.

&quot;Ke depan kita tidak akan gunakan travel ini lagi. Kita kecewa,&quot; pungkasnya.

Untuk diketahui, Bupati Merangin H Al Haris  memberangkatkan Umroh  sebanyak 78 orang guru mengaji dan pegawai sara&amp;rsquo; dari sejumlah kecamatan  dalam Kabupaten Merangin.

Sebanyak 60 orang laki-laki dan 18 orang perempuan guru mengaji dan  pegawai sara&amp;rsquo; itu, dilepas bupati menuju Tanah Suci Mekkah dari Masjid  Baitul Makmur Merangin.

Dikatakan bupati, pemberangkatan umroh guru mengaji dan pegawai Sara&amp;rsquo;  tersebut, berdasarkan hasil dari studitiru yang dilakukan Pemerintah  Kota Lubuk Linggau, Sumatera Selatan beberapa waktu lalu.

&amp;lsquo;&amp;rsquo;Ini merupakan hadiah untuk para guru mengaji dan pegawai Sara&amp;rsquo;  kita. Dimana mereka selalu berceramah dengan murid-murid tentang Tanah  Suci Mekkah, sementara mereka sendiri belum pernah ke Mekkah,&amp;rsquo;&amp;rsquo;ujar  Bupati.

Sebanyak 78 orang guru mengaji dan pegawai Sara&amp;rsquo; yang diberangkatkan  umroh melalui dana APBD Merangin 2019 tersebut jelas bupati, telah  melewati berbagai seleksi penilaian.

&amp;lsquo;&amp;rsquo;Jelasnya mereka yang diberangkatkan sama sekali belum pernah ke  Tanah Suci Mekkah, baik itu umroh maupun naik haji. Lalu mereka yang  berangkat ini telah mengabdi dibidangnya selama puluhan tahun,&amp;rsquo;&amp;rsquo; terang  Bupati.
</content:encoded></item></channel></rss>
