<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sudah di Ujung Tahun, Serapan APBD DKI 2019 Baru 75 Persen </title><description>Penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2019 pada 20 Desember baru mencapai 75,23 persen.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/20/338/2144304/sudah-di-ujung-tahun-serapan-apbd-dki-2019-baru-75-persen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/12/20/338/2144304/sudah-di-ujung-tahun-serapan-apbd-dki-2019-baru-75-persen"/><item><title>Sudah di Ujung Tahun, Serapan APBD DKI 2019 Baru 75 Persen </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/20/338/2144304/sudah-di-ujung-tahun-serapan-apbd-dki-2019-baru-75-persen</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/12/20/338/2144304/sudah-di-ujung-tahun-serapan-apbd-dki-2019-baru-75-persen</guid><pubDate>Jum'at 20 Desember 2019 16:05 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/20/338/2144304/sudah-di-ujung-tahun-serapan-apbd-dki-2019-baru-75-persen-xBx5lVx7C1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/20/338/2144304/sudah-di-ujung-tahun-serapan-apbd-dki-2019-baru-75-persen-xBx5lVx7C1.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Sindonews)</title></images><description>JAKARTA - Penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2019 pada 20 Desember baru mencapai 75,23 persen. Tepatnya, anggaran belanja baru terserap Rp58,53 triliun dari Rp77,85 triliun APBD DKI 2019.&amp;nbsp;
Data itu dilihat melalui situs publik.bapedadki.net pada Jumat (20/12/2019) per pukul 15.14 WIB.
Penyerapan dibagi menjadi belanja langsung dan belanja tidak langsung. Belanja langsung, tingkat penyerapannya baru 47,8 persen, tepatnya Rp30,06 triliun dari alokasi sebesar Rp44,56 triliun. Belanja langsung sendiri isinya merupakan belanja barang dan jasa.
Baca Juga:&amp;nbsp;631 Pasangan Nikah Massal di Balai Kota Jakarta saat Malam Tahun Baru
Sementara penyerapan untuk belanja tidak langsung hanya 85,09 persen. Belanja tidak langsung terdiri dari belanja pegawai, hibah, subsidi, bantuan sosial, dan lainnya. Nilai penyerapannya baru Rp28,50 triliun dari Rp33,29 triliun.

Menanggapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan meyakini hingga akhir tahun nanti penyerapan anggarannya bisa mencapai target, yakni 85 persen. &amp;ldquo;Target serapannya insya Allah akan tercapai,&amp;rdquo; kata Anies saat ditemui di Jakarta Timur Jumat (20/12/2019).
Ia menyebut akan ada perkembangan terbaru terkait penyerapan anggaran setiap harinya, sehingga target yang telah ditetapkan sebelumnya tak akan meleset. &amp;ldquo;Nanti anda lihat angkanya terbaru,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Dinas SDA Sebut Proyek Revitalisasi Trotoar Jadi Penyebab Banjir di Jakarta</description><content:encoded>JAKARTA - Penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2019 pada 20 Desember baru mencapai 75,23 persen. Tepatnya, anggaran belanja baru terserap Rp58,53 triliun dari Rp77,85 triliun APBD DKI 2019.&amp;nbsp;
Data itu dilihat melalui situs publik.bapedadki.net pada Jumat (20/12/2019) per pukul 15.14 WIB.
Penyerapan dibagi menjadi belanja langsung dan belanja tidak langsung. Belanja langsung, tingkat penyerapannya baru 47,8 persen, tepatnya Rp30,06 triliun dari alokasi sebesar Rp44,56 triliun. Belanja langsung sendiri isinya merupakan belanja barang dan jasa.
Baca Juga:&amp;nbsp;631 Pasangan Nikah Massal di Balai Kota Jakarta saat Malam Tahun Baru
Sementara penyerapan untuk belanja tidak langsung hanya 85,09 persen. Belanja tidak langsung terdiri dari belanja pegawai, hibah, subsidi, bantuan sosial, dan lainnya. Nilai penyerapannya baru Rp28,50 triliun dari Rp33,29 triliun.

Menanggapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan meyakini hingga akhir tahun nanti penyerapan anggarannya bisa mencapai target, yakni 85 persen. &amp;ldquo;Target serapannya insya Allah akan tercapai,&amp;rdquo; kata Anies saat ditemui di Jakarta Timur Jumat (20/12/2019).
Ia menyebut akan ada perkembangan terbaru terkait penyerapan anggaran setiap harinya, sehingga target yang telah ditetapkan sebelumnya tak akan meleset. &amp;ldquo;Nanti anda lihat angkanya terbaru,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Dinas SDA Sebut Proyek Revitalisasi Trotoar Jadi Penyebab Banjir di Jakarta</content:encoded></item></channel></rss>
