<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tim Geologi Ambil Sampel Tanah Ambles Membentuk Lubang Raksasa di Sulsel</title><description>Tim Geologi Unhas meninjau lokasi tanah yang ambles hingga berbentuk lubang raksasa di Sulsel.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/24/609/2145755/tim-geologi-ambil-sampel-tanah-ambles-membentuk-lubang-raksasa-di-sulsel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/12/24/609/2145755/tim-geologi-ambil-sampel-tanah-ambles-membentuk-lubang-raksasa-di-sulsel"/><item><title>Tim Geologi Ambil Sampel Tanah Ambles Membentuk Lubang Raksasa di Sulsel</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/24/609/2145755/tim-geologi-ambil-sampel-tanah-ambles-membentuk-lubang-raksasa-di-sulsel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/12/24/609/2145755/tim-geologi-ambil-sampel-tanah-ambles-membentuk-lubang-raksasa-di-sulsel</guid><pubDate>Selasa 24 Desember 2019 22:05 WIB</pubDate><dc:creator>Herman Amiruddin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/24/609/2145755/tim-geologi-ambil-sampel-tanah-ambles-membentuk-lubang-raksasa-di-sulsel-BqavanvLQ4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Okezone.com/Herman Amiruddin)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/24/609/2145755/tim-geologi-ambil-sampel-tanah-ambles-membentuk-lubang-raksasa-di-sulsel-BqavanvLQ4.jpg</image><title>(Foto: Okezone.com/Herman Amiruddin)</title></images><description>MAKASSAR - Tim Geologi Unhas meninjau lokasi tanah yang ambles hingga berbentuk lubang raksasa atau sinkhole di Dusun Tana Takko, Desa Lebbo Tengae, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Kedatangan tim geologi untuk melakukan observasi awal di lokasi tanah yang ambles, selanjutnya tim geologi bakal mengambil sampel atau data selama dua hari di permukaan tanah yang terdapat di dalam lubang.
Tanah yang ambles hingga membentuk lubang raksasa diduga memliki kedalaman 50 meter dan memiliki ukuran 20 berdiameter.
&quot;Kami tim geologi juga akan melihat kondisi lubang atau kondisi tanah yang runtuh ini, apalagi tanpa melihat kondisi tanah dan batu yang terdapat di dalam lubang sulit untuk membuat suatu kesimpulan apa penyebab runtuhnya tanah,&quot; kata Dosen Geologi Unhas, Ahli Geologi Dibawah Permukaan, Jamal Rauf Husain.
Pihak tim geologi belum bisa memberikan kesimpulan terbaru, karena masih dilakukan observasi pendahuluan di lokasi tanah ambles di tengah persawahan warga.

&quot;Dalam geologi sendiri selalu mengambil sample by data untuk mengetahui penyebab ilmiah tanah yang ambles ke bawah,&quot; ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa di daerah Maros terdapat satu batuan formasi tonasa, yang disusun oleh batu gamping. Pada awal musim hujan, air akan bersifat asam, kemudian batuan yang ada di bawah tanah merupakan batu gamping yang bersifat basah.
&quot;Sehingga terjadi pelarutan-pelarutan yang diperkirakan di dalam lubang terdapat banyak gua-gua atau lubang-lubang,&quot; ungkapnya.Fenomena ini biasa disebut sink hole. Menurutnya fenomena alam  seperti ini, di dalam ilmu geologi biasa terjadi dan normal. &quot;Fenomena  alam ini biasa terjadi dan normal saja,&quot; tutur Jamal.
Tim geologi dari Unhas akan menurunkan beberapa tim untuk mengambil  data di bahwa lubang/ permukaan tanah, diperkirakan pengambilan data  berlasung dua hari di dalam lubang.
&quot;Insya Allah kalau kita dibantu mengambil data di dalam permukaan  tanah kita bisa selesaikan dalam jangka waktu dua hari,&quot; ucapnya.
Saat ini aparat kepolisian turut memperluas pemasangan garis polisi,  di area sekitar lubang. Polisi mengimbau warga untuk tidak mendekat ke  lubang selama pengambilan sampel oleh tim geologi.</description><content:encoded>MAKASSAR - Tim Geologi Unhas meninjau lokasi tanah yang ambles hingga berbentuk lubang raksasa atau sinkhole di Dusun Tana Takko, Desa Lebbo Tengae, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Kedatangan tim geologi untuk melakukan observasi awal di lokasi tanah yang ambles, selanjutnya tim geologi bakal mengambil sampel atau data selama dua hari di permukaan tanah yang terdapat di dalam lubang.
Tanah yang ambles hingga membentuk lubang raksasa diduga memliki kedalaman 50 meter dan memiliki ukuran 20 berdiameter.
&quot;Kami tim geologi juga akan melihat kondisi lubang atau kondisi tanah yang runtuh ini, apalagi tanpa melihat kondisi tanah dan batu yang terdapat di dalam lubang sulit untuk membuat suatu kesimpulan apa penyebab runtuhnya tanah,&quot; kata Dosen Geologi Unhas, Ahli Geologi Dibawah Permukaan, Jamal Rauf Husain.
Pihak tim geologi belum bisa memberikan kesimpulan terbaru, karena masih dilakukan observasi pendahuluan di lokasi tanah ambles di tengah persawahan warga.

&quot;Dalam geologi sendiri selalu mengambil sample by data untuk mengetahui penyebab ilmiah tanah yang ambles ke bawah,&quot; ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa di daerah Maros terdapat satu batuan formasi tonasa, yang disusun oleh batu gamping. Pada awal musim hujan, air akan bersifat asam, kemudian batuan yang ada di bawah tanah merupakan batu gamping yang bersifat basah.
&quot;Sehingga terjadi pelarutan-pelarutan yang diperkirakan di dalam lubang terdapat banyak gua-gua atau lubang-lubang,&quot; ungkapnya.Fenomena ini biasa disebut sink hole. Menurutnya fenomena alam  seperti ini, di dalam ilmu geologi biasa terjadi dan normal. &quot;Fenomena  alam ini biasa terjadi dan normal saja,&quot; tutur Jamal.
Tim geologi dari Unhas akan menurunkan beberapa tim untuk mengambil  data di bahwa lubang/ permukaan tanah, diperkirakan pengambilan data  berlasung dua hari di dalam lubang.
&quot;Insya Allah kalau kita dibantu mengambil data di dalam permukaan  tanah kita bisa selesaikan dalam jangka waktu dua hari,&quot; ucapnya.
Saat ini aparat kepolisian turut memperluas pemasangan garis polisi,  di area sekitar lubang. Polisi mengimbau warga untuk tidak mendekat ke  lubang selama pengambilan sampel oleh tim geologi.</content:encoded></item></channel></rss>
