<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Ajak Umat Kristiani Tak Lakukan Ujaran Kebencian hingga Intoleran</title><description>Presiden Jokowi berpesan kepada seluruh umat Kristiani untuk tidak melakukan ujaran kebencian hingga bersikap intoleran.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/28/337/2146800/jokowi-ajak-umat-kristiani-tak-lakukan-ujaran-kebencian-hingga-intoleran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/12/28/337/2146800/jokowi-ajak-umat-kristiani-tak-lakukan-ujaran-kebencian-hingga-intoleran"/><item><title>Jokowi Ajak Umat Kristiani Tak Lakukan Ujaran Kebencian hingga Intoleran</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/28/337/2146800/jokowi-ajak-umat-kristiani-tak-lakukan-ujaran-kebencian-hingga-intoleran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/12/28/337/2146800/jokowi-ajak-umat-kristiani-tak-lakukan-ujaran-kebencian-hingga-intoleran</guid><pubDate>Sabtu 28 Desember 2019 00:51 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/28/337/2146800/jokowi-ajak-umat-kristiani-tak-lakukan-ujaran-kebencian-hingga-intoleran-JpsqUoZZvX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Joko Widodo (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/28/337/2146800/jokowi-ajak-umat-kristiani-tak-lakukan-ujaran-kebencian-hingga-intoleran-JpsqUoZZvX.jpg</image><title>Presiden Joko Widodo (foto: Okezone)</title></images><description>BOGOR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpesan kepada seluruh umat Kristiani dalam momentum Natal ini untuk tidak melakukan ujaran kebencian, menebar fitnah atau hoaks, hingga bersikap intoleran.

&quot;Kita tidak ingin tali silaturahmi jembatan persahabatan, jembatan persaudaraan, yang telah terjalin dengan sangat baik antarsesama anak bangsa, yang telah terjalin sejak puluhan bahkan ratusan tahun yang lalu justru dirusak oleh provokasi-provokasi yang memecah kita sebagai saudara sebangsa dan se-Tanah Air,&quot; kata Jokowi, dalam sambutannya di Acara Natal Nasional 2019 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (27/12/2019).
Baca Juga:&amp;nbsp;Menengok Pesta Rakyat Tradisional Etnis Borgo Menyambut Tahun Baru&amp;nbsp;
Sebagai negara dengan keberagaman dan kemajemukan, baik itu suku, agama, dan bahasa daerah, bangsa Indonesia selalu belajar hidup dalam kebersamaan sebagai saudara dan satu sahabat.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/12/04/59804/307825_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pimpin Ratas, Jokowi Singgung Manajemen Logistik dan Rantai Pasok Beras Nasional &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Sehingga, lanjut Jokowi, nilai-nilai persaudaraan telah menjadi watak asli dari bangsa Indonesia dan bisa disebut sebagai DNA-nya bangsa Indonesia.

&quot;DNA itu hidup ratusan tahun menjadi budaya dalam masyarakat kita. Ke mana pun kita pergi, ke seluruh penjuru Tanah Air, kita akan diterima seperti sahabat, seperti saudara. Inilah budaya kita Indonesia, inilah kepribadian bangsa Indonesia,&quot; ungkapnya.

Di hadapan ribuan umat Kristiani, Jokowi juga menegaskan bahwa Indonesia merupakan negeri Pancasila yang menjamin kebebasan beragama dan beribadah menurut agamanya masing-masing.
Baca Juga:&amp;nbsp;Mensos Ingin Momentum Natal Dijadikan Ajang Silaturahmi Seperti Lebaran&amp;nbsp;
Untuk itu, Jokowi kembali mengajak kepada semua pihak untuk saling menghormati dan menghargai perbedaan di antara sesama anak bangsa.

&quot;Saya tegaskan di sini, negara menjamin kebebasan beragama dan beribadah menurut agama masing-masing. Di negeri Pancasila ini kita harus saling menghormati dan menghargai perbedaan dan keberagaman antara sesama anak-anak bangsa dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika. Di negeri Pancasila kita harus bersatu mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,&quot; tegasnya.</description><content:encoded>BOGOR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpesan kepada seluruh umat Kristiani dalam momentum Natal ini untuk tidak melakukan ujaran kebencian, menebar fitnah atau hoaks, hingga bersikap intoleran.

&quot;Kita tidak ingin tali silaturahmi jembatan persahabatan, jembatan persaudaraan, yang telah terjalin dengan sangat baik antarsesama anak bangsa, yang telah terjalin sejak puluhan bahkan ratusan tahun yang lalu justru dirusak oleh provokasi-provokasi yang memecah kita sebagai saudara sebangsa dan se-Tanah Air,&quot; kata Jokowi, dalam sambutannya di Acara Natal Nasional 2019 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (27/12/2019).
Baca Juga:&amp;nbsp;Menengok Pesta Rakyat Tradisional Etnis Borgo Menyambut Tahun Baru&amp;nbsp;
Sebagai negara dengan keberagaman dan kemajemukan, baik itu suku, agama, dan bahasa daerah, bangsa Indonesia selalu belajar hidup dalam kebersamaan sebagai saudara dan satu sahabat.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/12/04/59804/307825_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pimpin Ratas, Jokowi Singgung Manajemen Logistik dan Rantai Pasok Beras Nasional &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Sehingga, lanjut Jokowi, nilai-nilai persaudaraan telah menjadi watak asli dari bangsa Indonesia dan bisa disebut sebagai DNA-nya bangsa Indonesia.

&quot;DNA itu hidup ratusan tahun menjadi budaya dalam masyarakat kita. Ke mana pun kita pergi, ke seluruh penjuru Tanah Air, kita akan diterima seperti sahabat, seperti saudara. Inilah budaya kita Indonesia, inilah kepribadian bangsa Indonesia,&quot; ungkapnya.

Di hadapan ribuan umat Kristiani, Jokowi juga menegaskan bahwa Indonesia merupakan negeri Pancasila yang menjamin kebebasan beragama dan beribadah menurut agamanya masing-masing.
Baca Juga:&amp;nbsp;Mensos Ingin Momentum Natal Dijadikan Ajang Silaturahmi Seperti Lebaran&amp;nbsp;
Untuk itu, Jokowi kembali mengajak kepada semua pihak untuk saling menghormati dan menghargai perbedaan di antara sesama anak bangsa.

&quot;Saya tegaskan di sini, negara menjamin kebebasan beragama dan beribadah menurut agama masing-masing. Di negeri Pancasila ini kita harus saling menghormati dan menghargai perbedaan dan keberagaman antara sesama anak-anak bangsa dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika. Di negeri Pancasila kita harus bersatu mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,&quot; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
