<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>15 Polisi di Jabar Dipecat Sepanjang 2019</title><description>Sepanjang 2019, Polda Jabar memecat 15 anggota Polri secara tidak hormat (PTDH) akibat pelanggaran.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/30/525/2147347/15-polisi-di-jabar-dipecat-sepanjang-2019</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/12/30/525/2147347/15-polisi-di-jabar-dipecat-sepanjang-2019"/><item><title>15 Polisi di Jabar Dipecat Sepanjang 2019</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/30/525/2147347/15-polisi-di-jabar-dipecat-sepanjang-2019</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/12/30/525/2147347/15-polisi-di-jabar-dipecat-sepanjang-2019</guid><pubDate>Senin 30 Desember 2019 11:17 WIB</pubDate><dc:creator>CDB Yudistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/30/525/2147347/15-polisi-di-jabar-dipecat-sepanjang-2019-XnaJQ6r4rP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/30/525/2147347/15-polisi-di-jabar-dipecat-sepanjang-2019-XnaJQ6r4rP.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>BANDUNG - Sepanjang 2019 Polda Jabar memberhentikan 15 anggota Polri secara tidak hormat (PTDH) akibat pelanggaran.
&quot;Ada 15 orang (anggota) ya,&quot; ujar Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi dalam konferensi pers akhir tahun 2019 di Mapolda Jabar, Senin (30/12/2019).
Angka tersebut mengalami penurunan 12 persen dibanding tahun lalu. &quot;Pada tahun sebelumnya di 2018, ada 17 anggota yah (di PTDH),&quot; ucap dia.
Rudy mengungkapkan, kasus pelanggaran kode etik oleh anggotannya di 2019 juga mengalami penurunan, yakni sebanyak 15 persen. Untuk pelanggaran anggota pada tahun 2018 itu sebanyak 548 pelanggaran, sedangkan tahun ini sebanyak 465 pelanggaran, hal ini juga mengalami penurunan sebanyak 83 pelanggaran.

Selain itu, pihaknya juga memberikan apresiasi atau penghargaan bagi anggotanya yang berprestasi. &quot;Yang dapat penghargaan cukup banyak, kemarin ada anggota Polres Cimahi menolong orang melahirkan, begitu saja kita kasih apresiasi, saya akan berikan penghargaan kepada anggota yang baik dan berprestasi,&quot; ucap dia.
Terkait angka kriminalitas yang terjadi di wilayah Jabar, sepanjang 2019 ini tercatat ada 14.249 kasus. Angka ini pun menurun dibanding 2018.
&quot;Dari catatan kami ada 14.249 kasus tindak pidana kejahatan secara umum, di tahun 2019. Data tersebut menurun dibandingkan data tahun 2018, Sebanyak 16.136 perkara,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>BANDUNG - Sepanjang 2019 Polda Jabar memberhentikan 15 anggota Polri secara tidak hormat (PTDH) akibat pelanggaran.
&quot;Ada 15 orang (anggota) ya,&quot; ujar Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi dalam konferensi pers akhir tahun 2019 di Mapolda Jabar, Senin (30/12/2019).
Angka tersebut mengalami penurunan 12 persen dibanding tahun lalu. &quot;Pada tahun sebelumnya di 2018, ada 17 anggota yah (di PTDH),&quot; ucap dia.
Rudy mengungkapkan, kasus pelanggaran kode etik oleh anggotannya di 2019 juga mengalami penurunan, yakni sebanyak 15 persen. Untuk pelanggaran anggota pada tahun 2018 itu sebanyak 548 pelanggaran, sedangkan tahun ini sebanyak 465 pelanggaran, hal ini juga mengalami penurunan sebanyak 83 pelanggaran.

Selain itu, pihaknya juga memberikan apresiasi atau penghargaan bagi anggotanya yang berprestasi. &quot;Yang dapat penghargaan cukup banyak, kemarin ada anggota Polres Cimahi menolong orang melahirkan, begitu saja kita kasih apresiasi, saya akan berikan penghargaan kepada anggota yang baik dan berprestasi,&quot; ucap dia.
Terkait angka kriminalitas yang terjadi di wilayah Jabar, sepanjang 2019 ini tercatat ada 14.249 kasus. Angka ini pun menurun dibanding 2018.
&quot;Dari catatan kami ada 14.249 kasus tindak pidana kejahatan secara umum, di tahun 2019. Data tersebut menurun dibandingkan data tahun 2018, Sebanyak 16.136 perkara,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
