<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir Terjang Bandung Barat, 131 Kepala Keluarga Mengungsi</title><description>Sebanyak 131 kepala keluarga dan RW 3 dan RW di permukiman tersebut harus mengungsi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/31/525/2147967/banjir-terjang-bandung-barat-131-kepala-keluarga-mengungsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/12/31/525/2147967/banjir-terjang-bandung-barat-131-kepala-keluarga-mengungsi"/><item><title>Banjir Terjang Bandung Barat, 131 Kepala Keluarga Mengungsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/12/31/525/2147967/banjir-terjang-bandung-barat-131-kepala-keluarga-mengungsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/12/31/525/2147967/banjir-terjang-bandung-barat-131-kepala-keluarga-mengungsi</guid><pubDate>Selasa 31 Desember 2019 21:14 WIB</pubDate><dc:creator>CDB Yudistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/31/525/2147967/banjir-terjang-bandung-barat-131-kepala-keluarga-mengungsi-KDUoN5R3LY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir di Bandung Barat. (Foto : BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/31/525/2147967/banjir-terjang-bandung-barat-131-kepala-keluarga-mengungsi-KDUoN5R3LY.jpg</image><title>Banjir di Bandung Barat. (Foto : BNPB)</title></images><description>BANDUNG &amp;ndash; Banjir merendam Desa Margajaya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar), pada Selasa (31/12/2019). Banjir itu mengakibatkan 131 kepala keluarga mengungsi.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar, banjir merendam kawasan Kompleks Perumahan Cimareme Indah. Sebanyak 131 kepala keluarga dan RW 3 dan RW di permukiman tersebut harus mengungsi.

&quot;Sementara ada dua titik pengungsian di Masjid At-Tin dan Masjid Al-Ikhlas,&quot; ujar Pusdalops BPBD Jabar Budi Budiman saat dikonfirmasi.



Adapun upaya yang telah dilakukan hingga saat ini BPBD Jabar tengah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bandung Barat. Kemudian tim URC Pusdalops PB Jabar melakukan assessment dan berkoordinasi dengan Aparat setempat.

&quot;Saat ini masih melakukan evakuasi warga yang terdampak dan pendataan,&quot; katanya.

Baca Juga : Banjir Setinggi Pinggang, Akses Masuk Kantor Bupati Bandung Barat Terendam

Sekadar diketahui, banjir merendam Desa Margajaya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, pada Selasa (31/12/2019). Banjir itu akibat jebolnya tanggul sungai hingga meluapnya air dengan tinggi muka air (TMA) 70-180 cm, sehingga beberapa rumah terendam di kawasan Kompleks Perumahan Cimareme Indah.
</description><content:encoded>BANDUNG &amp;ndash; Banjir merendam Desa Margajaya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar), pada Selasa (31/12/2019). Banjir itu mengakibatkan 131 kepala keluarga mengungsi.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar, banjir merendam kawasan Kompleks Perumahan Cimareme Indah. Sebanyak 131 kepala keluarga dan RW 3 dan RW di permukiman tersebut harus mengungsi.

&quot;Sementara ada dua titik pengungsian di Masjid At-Tin dan Masjid Al-Ikhlas,&quot; ujar Pusdalops BPBD Jabar Budi Budiman saat dikonfirmasi.



Adapun upaya yang telah dilakukan hingga saat ini BPBD Jabar tengah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bandung Barat. Kemudian tim URC Pusdalops PB Jabar melakukan assessment dan berkoordinasi dengan Aparat setempat.

&quot;Saat ini masih melakukan evakuasi warga yang terdampak dan pendataan,&quot; katanya.

Baca Juga : Banjir Setinggi Pinggang, Akses Masuk Kantor Bupati Bandung Barat Terendam

Sekadar diketahui, banjir merendam Desa Margajaya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, pada Selasa (31/12/2019). Banjir itu akibat jebolnya tanggul sungai hingga meluapnya air dengan tinggi muka air (TMA) 70-180 cm, sehingga beberapa rumah terendam di kawasan Kompleks Perumahan Cimareme Indah.
</content:encoded></item></channel></rss>
