<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bandar Udara Halim Perdana Kusuma Dibuka Kembali</title><description>Bandar Udara Halim Perdana Kusuma sudah dibuka kembali, Rabu (1/1/2020) hari ini pukul 14.30 WIB</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/01/338/2148224/bandar-udara-halim-perdana-kusuma-dibuka-kembali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/01/338/2148224/bandar-udara-halim-perdana-kusuma-dibuka-kembali"/><item><title>Bandar Udara Halim Perdana Kusuma Dibuka Kembali</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/01/338/2148224/bandar-udara-halim-perdana-kusuma-dibuka-kembali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/01/338/2148224/bandar-udara-halim-perdana-kusuma-dibuka-kembali</guid><pubDate>Rabu 01 Januari 2020 17:12 WIB</pubDate><dc:creator>Salman Mardira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/01/338/2148224/bandar-udara-halim-perdana-kusuma-dibuka-kembali-Z9FVVB8PSq.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/01/338/2148224/bandar-udara-halim-perdana-kusuma-dibuka-kembali-Z9FVVB8PSq.jpg</image><title></title></images><description>Bandar Udara Halim Perdana Kusuma sudah dibuka kembali, Rabu (1/1/2020) hari ini pukul 14.30 WIB dengan lebar runway yang dapat digunakan 30 m dari lebar runway normal 45 m. Selanjutnya akan dievaluasi lagi bila kondisi runway dapat dioperasikan kembali dengan lebar 45 m.
Demikian disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B Pramesti saat mendatangi Bandar Udara Halim Perdana Kusuma, Rabu, (1/1/2020). Polana menegaskan, Bandar Udara Halim Perdana Kusuma yang ditutup sudah di buka pada pukul 14.30 WIB setelah sebelumnya ditutup akibat hujan deras dan banjir yang menggenangi runway.
Polana menambahkan bahwa pesawat yang dapat dapat dioperasikan sementara adalah type sejenis A320 dan Boeing 737 dikarenakan runway belum dapat berfungsi optimal menyusul masih ada genangan air di tepi runway. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan terus memonitoring dan berkoordinasi dengan operator bandara, operator penerbangan dan juga stakehokder penerbangan lainnya untuk menentukan langkah-langkah yang tepat.
&amp;ldquo;Kita upayakan yang terbaik bagi semua pengguna jasa transportasi udara dengan tetap mempertahankan keselamatan, keamanan dan kenyamanan, &quot; no go item dalam bisnis penerbangan,&amp;rdquo;tutup Polana.Sebelumnya diberitakan bahwa hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta pada Rabu (1/1/2020) mengakibatkan aktivitas penerbangan di Bandar Udara Halim Perdanakusuma lumpuh.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Polana Banguningsih Pramesti, mengatakan, demi alasan keamanan dan keselamatan, aktivitas penerbangan di Bandara Halim terpaksa ditutup sementara hingga waktu yang belum ditentukan.
Sejumlah penerbangan dengan keberangkatan dari dan dengan tujuan Bandara Halim dialihkan ke Bandara Soekarno-Hatta.
&amp;ldquo;Untuk alasan keamanan dan keselamatan, aktivitas di Halim Perdanakusuma kita tutup sementara hingga waktu yang belum ditentukan. Semua penerbangan dari Halim dialihkan ke Soetta (CGK),&amp;rdquo; ungkap Polana dalam keterangan tertulisnya kepada Okezone.
Kondisi terkini, air setinggi 30 centimeter masih menggenangi runway Bandara Halim. Area bandara yang tergenang kurang lebih 500 meter. Banjir juga menggenangi area di luar bandara yang membuat penumpang sulit untuk mengakses ke bandara.
&quot;Sesuai dengan Notam Nomor A0002/20 yang menyebutkan terjadinya standing water di landasan Pacu Bandar Udara Halim Perdana Kusuma &quot; jelas Polana.</description><content:encoded>Bandar Udara Halim Perdana Kusuma sudah dibuka kembali, Rabu (1/1/2020) hari ini pukul 14.30 WIB dengan lebar runway yang dapat digunakan 30 m dari lebar runway normal 45 m. Selanjutnya akan dievaluasi lagi bila kondisi runway dapat dioperasikan kembali dengan lebar 45 m.
Demikian disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B Pramesti saat mendatangi Bandar Udara Halim Perdana Kusuma, Rabu, (1/1/2020). Polana menegaskan, Bandar Udara Halim Perdana Kusuma yang ditutup sudah di buka pada pukul 14.30 WIB setelah sebelumnya ditutup akibat hujan deras dan banjir yang menggenangi runway.
Polana menambahkan bahwa pesawat yang dapat dapat dioperasikan sementara adalah type sejenis A320 dan Boeing 737 dikarenakan runway belum dapat berfungsi optimal menyusul masih ada genangan air di tepi runway. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan terus memonitoring dan berkoordinasi dengan operator bandara, operator penerbangan dan juga stakehokder penerbangan lainnya untuk menentukan langkah-langkah yang tepat.
&amp;ldquo;Kita upayakan yang terbaik bagi semua pengguna jasa transportasi udara dengan tetap mempertahankan keselamatan, keamanan dan kenyamanan, &quot; no go item dalam bisnis penerbangan,&amp;rdquo;tutup Polana.Sebelumnya diberitakan bahwa hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta pada Rabu (1/1/2020) mengakibatkan aktivitas penerbangan di Bandar Udara Halim Perdanakusuma lumpuh.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Polana Banguningsih Pramesti, mengatakan, demi alasan keamanan dan keselamatan, aktivitas penerbangan di Bandara Halim terpaksa ditutup sementara hingga waktu yang belum ditentukan.
Sejumlah penerbangan dengan keberangkatan dari dan dengan tujuan Bandara Halim dialihkan ke Bandara Soekarno-Hatta.
&amp;ldquo;Untuk alasan keamanan dan keselamatan, aktivitas di Halim Perdanakusuma kita tutup sementara hingga waktu yang belum ditentukan. Semua penerbangan dari Halim dialihkan ke Soetta (CGK),&amp;rdquo; ungkap Polana dalam keterangan tertulisnya kepada Okezone.
Kondisi terkini, air setinggi 30 centimeter masih menggenangi runway Bandara Halim. Area bandara yang tergenang kurang lebih 500 meter. Banjir juga menggenangi area di luar bandara yang membuat penumpang sulit untuk mengakses ke bandara.
&quot;Sesuai dengan Notam Nomor A0002/20 yang menyebutkan terjadinya standing water di landasan Pacu Bandar Udara Halim Perdana Kusuma &quot; jelas Polana.</content:encoded></item></channel></rss>
