<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir di Rawalumbu Bekasi, Warga: Biasanya Enggak Masuk Rumah</title><description>Ratusan rumah di Blok V RW 08 Kelurahan Bojong Rawalumbu, Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, banjir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/01/338/2148287/banjir-di-rawalumbu-bekasi-warga-biasanya-enggak-masuk-rumah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/01/338/2148287/banjir-di-rawalumbu-bekasi-warga-biasanya-enggak-masuk-rumah"/><item><title>Banjir di Rawalumbu Bekasi, Warga: Biasanya Enggak Masuk Rumah</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/01/338/2148287/banjir-di-rawalumbu-bekasi-warga-biasanya-enggak-masuk-rumah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/01/338/2148287/banjir-di-rawalumbu-bekasi-warga-biasanya-enggak-masuk-rumah</guid><pubDate>Rabu 01 Januari 2020 23:05 WIB</pubDate><dc:creator>Wijayakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/01/338/2148287/banjir-di-rawalumbu-bekasi-warga-biasanya-enggak-masuk-rumah-fKEZrFH2XJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir di Perumahan Rawalumbu Bekasi, Jawa Barat (foto: Okezone/Wijayakusuma) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/01/338/2148287/banjir-di-rawalumbu-bekasi-warga-biasanya-enggak-masuk-rumah-fKEZrFH2XJ.jpg</image><title>Banjir di Perumahan Rawalumbu Bekasi, Jawa Barat (foto: Okezone/Wijayakusuma) </title></images><description>BEKASI - Hujan yang terus turun di malam pergantian tahun baru menyebabkan ratusan rumah di Blok V RW 08 Kelurahan Bojong Rawalumbu, Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, terendam banjir seukuran pinggang orang dewasa, Rabu pagi.

Terdapat sekitar 260 KK dari 4 RT di RW 08 yang terdampak banjir. Air yang masuk ke rumah-rumah warga setinggi kurang lebih 45-50 sentimeter.
Baca Juga:&amp;nbsp;Rumahnya Tenggelam Banjir, Warga Kemang Bekasi Butuh Bantuan&amp;nbsp;
&quot;(Banjir) dari malam tahun baru. Saya biasanya gak masuk rumah sampai 45 sentimeter, di dalam rumah ya. Di luar itu sepinggang saya. Itu sampai subuh,&quot; kata Joko Maryanto, warga Rawalumbu Jembatan IV saat diwawancarai Okezone, Rabu (1/1/2019).
&amp;nbsp;
Menurutnya, banjir sudah menjadi rutinitas tiap tahun di wilayah tersebut. Maraknya pembangunan perumahan dan cluster yang tak diimbangi kecukupan drainase, dinilai menjadi pemicu terjadinya banjir.

&quot;Perumnas ini kan dulunya sawah, jadi perumahan. Lah sekarang kan banyak tuh cluster-cluster di kanan kiri. Jadi enggak ada gotnya, ya itu kan larinya ke perumahan semua,&quot; ujarnya.

Pria yang sudah 32 tahun tinggal di Rawalumbu itu menjelaskan saat ini banjir lebih lama surut dibandingkan beberapa tahun ke belakang.

&quot;Banjir mah dari dulu. Cuma kalau dulu surutnya cepat, kalau sekarang lambat karena semua kan banjir. Dulu kan kalau di sini banjir, Utara enggak, Margahayu gak, tol gak, jadi cepat surut. Kalau sekarang mayoritas banjir, jadi lama surut,&quot; ungkapnya.

Ia berharap ke depannya pemerintah dapat lebih serius menangani masalah banjir yang sudah menjadi langganan warga Rawalumbu.
Baca Juga:&amp;nbsp;Puluhan Permukiman di Bekasi Terendam Banjir Hingga 3 Meter&amp;nbsp;
&quot;Harapannya ditata aja deh sebelum hujan. Musim hujan nih, pengerukan. Kemarin ada pengurukan tapi pas hujan. Got-got di sini juga belum rata. Jadi ini banjir terbesar di awal tahun, hadiah tahun baru,&quot; ucapnya.

Hingga berita ini diturunkan, ketinggian air di lokasi perlahan mulai surut. Banyak warga yang mulai bersih-bersih rumahnya dari sisa-sisa banjir.</description><content:encoded>BEKASI - Hujan yang terus turun di malam pergantian tahun baru menyebabkan ratusan rumah di Blok V RW 08 Kelurahan Bojong Rawalumbu, Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, terendam banjir seukuran pinggang orang dewasa, Rabu pagi.

Terdapat sekitar 260 KK dari 4 RT di RW 08 yang terdampak banjir. Air yang masuk ke rumah-rumah warga setinggi kurang lebih 45-50 sentimeter.
Baca Juga:&amp;nbsp;Rumahnya Tenggelam Banjir, Warga Kemang Bekasi Butuh Bantuan&amp;nbsp;
&quot;(Banjir) dari malam tahun baru. Saya biasanya gak masuk rumah sampai 45 sentimeter, di dalam rumah ya. Di luar itu sepinggang saya. Itu sampai subuh,&quot; kata Joko Maryanto, warga Rawalumbu Jembatan IV saat diwawancarai Okezone, Rabu (1/1/2019).
&amp;nbsp;
Menurutnya, banjir sudah menjadi rutinitas tiap tahun di wilayah tersebut. Maraknya pembangunan perumahan dan cluster yang tak diimbangi kecukupan drainase, dinilai menjadi pemicu terjadinya banjir.

&quot;Perumnas ini kan dulunya sawah, jadi perumahan. Lah sekarang kan banyak tuh cluster-cluster di kanan kiri. Jadi enggak ada gotnya, ya itu kan larinya ke perumahan semua,&quot; ujarnya.

Pria yang sudah 32 tahun tinggal di Rawalumbu itu menjelaskan saat ini banjir lebih lama surut dibandingkan beberapa tahun ke belakang.

&quot;Banjir mah dari dulu. Cuma kalau dulu surutnya cepat, kalau sekarang lambat karena semua kan banjir. Dulu kan kalau di sini banjir, Utara enggak, Margahayu gak, tol gak, jadi cepat surut. Kalau sekarang mayoritas banjir, jadi lama surut,&quot; ungkapnya.

Ia berharap ke depannya pemerintah dapat lebih serius menangani masalah banjir yang sudah menjadi langganan warga Rawalumbu.
Baca Juga:&amp;nbsp;Puluhan Permukiman di Bekasi Terendam Banjir Hingga 3 Meter&amp;nbsp;
&quot;Harapannya ditata aja deh sebelum hujan. Musim hujan nih, pengerukan. Kemarin ada pengurukan tapi pas hujan. Got-got di sini juga belum rata. Jadi ini banjir terbesar di awal tahun, hadiah tahun baru,&quot; ucapnya.

Hingga berita ini diturunkan, ketinggian air di lokasi perlahan mulai surut. Banyak warga yang mulai bersih-bersih rumahnya dari sisa-sisa banjir.</content:encoded></item></channel></rss>
