<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengungsi Banjir Butuh Popok Bayi, Camat Kramatjati : Sudah Dilaporkan ke BPBD</title><description>Pampers belum dapet nih, sama selimut, kasihan semalam pada kedinginan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/02/338/2148514/pengungsi-banjir-butuh-popok-bayi-camat-kramatjati-sudah-dilaporkan-ke-bpbd</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/02/338/2148514/pengungsi-banjir-butuh-popok-bayi-camat-kramatjati-sudah-dilaporkan-ke-bpbd"/><item><title>Pengungsi Banjir Butuh Popok Bayi, Camat Kramatjati : Sudah Dilaporkan ke BPBD</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/02/338/2148514/pengungsi-banjir-butuh-popok-bayi-camat-kramatjati-sudah-dilaporkan-ke-bpbd</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/02/338/2148514/pengungsi-banjir-butuh-popok-bayi-camat-kramatjati-sudah-dilaporkan-ke-bpbd</guid><pubDate>Kamis 02 Januari 2020 14:43 WIB</pubDate><dc:creator>Sarah Hutagaol</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/02/338/2148514/pengungsi-banjir-butuh-popok-bayi-camat-kramatjati-sudah-dilaporkan-ke-bpbd-OuJYu7NuuM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengungsi banjir di Kecamatan Kramatjati (Foto : Okezone.com/Sarah)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/02/338/2148514/pengungsi-banjir-butuh-popok-bayi-camat-kramatjati-sudah-dilaporkan-ke-bpbd-OuJYu7NuuM.jpg</image><title>Pengungsi banjir di Kecamatan Kramatjati (Foto : Okezone.com/Sarah)</title></images><description>JAKARTA - Seorang warga yang mengungsi di Kampus Binawan, Cawang, Jakarta Timur bernama Satikah mengeluhkan minimnya bantuan, seperti selimut dan popok bayi selama mengungsi di sana.

&quot;Pampers belum dapet nih, sama selimut, kasihan semalam pada kedinginan. Biasanya tahun-tahun kemarin langsung dibagiin selimut, ini mah belum,&quot; ucap Satikah kepada Okezone di lokasi, Kamis (2/1/2019).

Mengenai perlengkapan yang sangat dibutuhkan itu, Camat Kramatjati Eka Darmawan mengaku sudah mendata keperluan-keperluan tersebut, dan disampaikan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta.



Menurutnya, keperluan-keperluan yang sudah dilaporkan tersebut akan diberikan atau disalurkan oleh pihak BPBD DKI Jakarta pada para pengungsi. Namun, ia tidak mengetahui secara pasti bagaimana mekanisme bantuan itu diberikan.

&quot;Iya itu sudah kita inventarisasi, dan sudah kita kirim ke BPBD DKI Jakarta. Kebutuhan-kebutuhan itu,&quot; ucap Eka Darmawan saat ditemui di lokasi yang sama.

&quot;Karena BPBD DKI Jakarta minta inventarisasi apa saja kebutuhannya. Kita sudah laporkan. Biasanya segera, cuma saya secara teknis enggak tahu gimana BPBD itu,&quot; tambahnya.

Ketika meninjau lokasi, di tempat pengungsian tersebut terdapat pegawai medis yang berjaga dengan beberapa obat dan peralatannya. Di bagian luar terdapat pula toilet berjalan.

Baca Juga : 926 Warga Cipinang Melayu Mengungsi Akibat Banjir, 114 di Antaranya Balita
Baca Juga : Kecelakaan Maut di Jalan Tol, Ibu dan 2 Anaknya Meninggal Dunia

Satikah mengaku dari segi fasilitas dan kelengkapan lainnya, seperti makanan, minuman, serta perawatan medis dirasa sudah cukup bagi para pengungsi di sana.

&quot;Kalau makanan sih setiap hari sudah ada. Kalau makan diperhatikan, kesehatan juga, ini (tenaga medis) sudah ada dari semalam,&quot; kata Satikah.</description><content:encoded>JAKARTA - Seorang warga yang mengungsi di Kampus Binawan, Cawang, Jakarta Timur bernama Satikah mengeluhkan minimnya bantuan, seperti selimut dan popok bayi selama mengungsi di sana.

&quot;Pampers belum dapet nih, sama selimut, kasihan semalam pada kedinginan. Biasanya tahun-tahun kemarin langsung dibagiin selimut, ini mah belum,&quot; ucap Satikah kepada Okezone di lokasi, Kamis (2/1/2019).

Mengenai perlengkapan yang sangat dibutuhkan itu, Camat Kramatjati Eka Darmawan mengaku sudah mendata keperluan-keperluan tersebut, dan disampaikan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta.



Menurutnya, keperluan-keperluan yang sudah dilaporkan tersebut akan diberikan atau disalurkan oleh pihak BPBD DKI Jakarta pada para pengungsi. Namun, ia tidak mengetahui secara pasti bagaimana mekanisme bantuan itu diberikan.

&quot;Iya itu sudah kita inventarisasi, dan sudah kita kirim ke BPBD DKI Jakarta. Kebutuhan-kebutuhan itu,&quot; ucap Eka Darmawan saat ditemui di lokasi yang sama.

&quot;Karena BPBD DKI Jakarta minta inventarisasi apa saja kebutuhannya. Kita sudah laporkan. Biasanya segera, cuma saya secara teknis enggak tahu gimana BPBD itu,&quot; tambahnya.

Ketika meninjau lokasi, di tempat pengungsian tersebut terdapat pegawai medis yang berjaga dengan beberapa obat dan peralatannya. Di bagian luar terdapat pula toilet berjalan.

Baca Juga : 926 Warga Cipinang Melayu Mengungsi Akibat Banjir, 114 di Antaranya Balita
Baca Juga : Kecelakaan Maut di Jalan Tol, Ibu dan 2 Anaknya Meninggal Dunia

Satikah mengaku dari segi fasilitas dan kelengkapan lainnya, seperti makanan, minuman, serta perawatan medis dirasa sudah cukup bagi para pengungsi di sana.

&quot;Kalau makanan sih setiap hari sudah ada. Kalau makan diperhatikan, kesehatan juga, ini (tenaga medis) sudah ada dari semalam,&quot; kata Satikah.</content:encoded></item></channel></rss>
