<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Petugas Siapkan Alat Berat untuk Transportasi Menuju Cengkareng</title><description>Kendaraan yang berupa alat berat itu menjadi satu-satunya moda transportasi yang bisa mengangkut warga</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/02/338/2148564/petugas-siapkan-alat-berat-untuk-transportasi-menuju-cengkareng</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/02/338/2148564/petugas-siapkan-alat-berat-untuk-transportasi-menuju-cengkareng"/><item><title>Petugas Siapkan Alat Berat untuk Transportasi Menuju Cengkareng</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/02/338/2148564/petugas-siapkan-alat-berat-untuk-transportasi-menuju-cengkareng</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/02/338/2148564/petugas-siapkan-alat-berat-untuk-transportasi-menuju-cengkareng</guid><pubDate>Kamis 02 Januari 2020 16:16 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/02/338/2148564/petugas-siapkan-alat-berat-untuk-transportasi-menuju-cengkareng-HGxU6v1dN7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Petugas Kepolisian (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/02/338/2148564/petugas-siapkan-alat-berat-untuk-transportasi-menuju-cengkareng-HGxU6v1dN7.jpg</image><title>Ilustrasi Petugas Kepolisian (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Puluhan warga tak bisa melanjutkan perjalanannya karena masih tingginya volume air yang menggenangi jalanan di Jelambar yang menuju mulai dari arah Pluit, Jakarta Utara hingga Cengkareng, Jakarta Barat.
Para warga itu hanya bisa melintas hingga ke depan Kantor Indosiar lantaran kendaraan masih belum bisa melanjutkan perjalanan karena tingginya volume air. Ada banyak motor yang mogok di lokasi lantaran pemiliknya memaksa terus berkendara dalam keadaan jalanan yang masih banjir.
Banyak juga di antara warga yang  memilih menumpang kendaraan bak terbuka yang disiapkan mulai Dishub DKI, Polres Jakbar, hingga Satpol PP.
&quot;Semua kendaraan saat ini bisanya cuma sampai di depan Indosiar. Airnya masih tinggi enggak bisa mau lewat yang arah Pluit juga enggak bisa. Kalau tadi pagi sih lewat Tol,&quot; kata Arifin salah seorang warga yang ditemui di depan Hotel Ciputra, Jakarta Barat, Kamis (2/1/2020).

Baca Juga: Banjir Jakarta, Sampah Menggunung di Kampung Melayu
Namun, masih ada kendaraan yang bisa  menerabas banjir hingga ke perempatan Cengkareng, Jakarta Barat. Tak pelak, kendaraan ini menjadi primadona bagi warga yang hendak melintas ke lokasi tersebut.
Para warga pun rela mengantre dan menunggu kendaraan  itu di depan SPBU Jelambar.
Kendaraan tersebut merupakan milik Dinas Lingkungan Hidup Pemprov DKI. Kendaraan yang berupa alat berat itu menjadi satu-satunya moda transportasi  yang bisa mengangkut warga hingga ke Cengkareng.Alat berat itu bernama Loader (wheel loader) yang merupakan salah  satu alat berat beroda ban karet yang dipengoperasikan dengan  menggunakan sistem hidrolik, khususnya untuk pengoperasian bucket atau  semacam ember atau sekop berukuran besar.
Banyak warga yang  rela berdiri hingga duduk di sekop yang terbuat dari besi tersebut.  Mereka terpaksa menumpangi kendaraan ini lantaran tidak ada pilihan lain  untuk melintas di lokasi.
&quot;Ada kali sepuluh kali sudah bolak  balik antar warga dari Jelambar sampai Perempatan Cengkareng. Terabas  terus aman banjir. Kita diperbantukan,&quot; kata petugas Dinas Lingkungan  Hidup Jakbar, Udin di lokasi.
Salah seorang warga, Komar (23)  mengaku terpaksa menumpang kendaraan alat berat Loader karena tak ada  moda transportasi lain untuk menuju kediamannya di Cengkareng.
&quot;Dari  kemarin belum bisa tengokin rumah, lihat orangtua. Ini baru dapat  tumpangan. Mau enggak mau kita ikut, biar sampai rumah saja dulu,&quot;  tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Puluhan warga tak bisa melanjutkan perjalanannya karena masih tingginya volume air yang menggenangi jalanan di Jelambar yang menuju mulai dari arah Pluit, Jakarta Utara hingga Cengkareng, Jakarta Barat.
Para warga itu hanya bisa melintas hingga ke depan Kantor Indosiar lantaran kendaraan masih belum bisa melanjutkan perjalanan karena tingginya volume air. Ada banyak motor yang mogok di lokasi lantaran pemiliknya memaksa terus berkendara dalam keadaan jalanan yang masih banjir.
Banyak juga di antara warga yang  memilih menumpang kendaraan bak terbuka yang disiapkan mulai Dishub DKI, Polres Jakbar, hingga Satpol PP.
&quot;Semua kendaraan saat ini bisanya cuma sampai di depan Indosiar. Airnya masih tinggi enggak bisa mau lewat yang arah Pluit juga enggak bisa. Kalau tadi pagi sih lewat Tol,&quot; kata Arifin salah seorang warga yang ditemui di depan Hotel Ciputra, Jakarta Barat, Kamis (2/1/2020).

Baca Juga: Banjir Jakarta, Sampah Menggunung di Kampung Melayu
Namun, masih ada kendaraan yang bisa  menerabas banjir hingga ke perempatan Cengkareng, Jakarta Barat. Tak pelak, kendaraan ini menjadi primadona bagi warga yang hendak melintas ke lokasi tersebut.
Para warga pun rela mengantre dan menunggu kendaraan  itu di depan SPBU Jelambar.
Kendaraan tersebut merupakan milik Dinas Lingkungan Hidup Pemprov DKI. Kendaraan yang berupa alat berat itu menjadi satu-satunya moda transportasi  yang bisa mengangkut warga hingga ke Cengkareng.Alat berat itu bernama Loader (wheel loader) yang merupakan salah  satu alat berat beroda ban karet yang dipengoperasikan dengan  menggunakan sistem hidrolik, khususnya untuk pengoperasian bucket atau  semacam ember atau sekop berukuran besar.
Banyak warga yang  rela berdiri hingga duduk di sekop yang terbuat dari besi tersebut.  Mereka terpaksa menumpangi kendaraan ini lantaran tidak ada pilihan lain  untuk melintas di lokasi.
&quot;Ada kali sepuluh kali sudah bolak  balik antar warga dari Jelambar sampai Perempatan Cengkareng. Terabas  terus aman banjir. Kita diperbantukan,&quot; kata petugas Dinas Lingkungan  Hidup Jakbar, Udin di lokasi.
Salah seorang warga, Komar (23)  mengaku terpaksa menumpang kendaraan alat berat Loader karena tak ada  moda transportasi lain untuk menuju kediamannya di Cengkareng.
&quot;Dari  kemarin belum bisa tengokin rumah, lihat orangtua. Ini baru dapat  tumpangan. Mau enggak mau kita ikut, biar sampai rumah saja dulu,&quot;  tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
