<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BNPB: 43 Orang Meninggal Akibat Banjir di Jabodetabek dan Lebak Banten</title><description>BNPB mengumumkan data terbaru korban jiwa yang meninggal akibat banjir di Jabodetabek dan Lebak Banten, total 43 orang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/03/337/2148784/bnpb-43-orang-meninggal-akibat-banjir-di-jabodetabek-dan-lebak-banten</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/03/337/2148784/bnpb-43-orang-meninggal-akibat-banjir-di-jabodetabek-dan-lebak-banten"/><item><title>BNPB: 43 Orang Meninggal Akibat Banjir di Jabodetabek dan Lebak Banten</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/03/337/2148784/bnpb-43-orang-meninggal-akibat-banjir-di-jabodetabek-dan-lebak-banten</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/03/337/2148784/bnpb-43-orang-meninggal-akibat-banjir-di-jabodetabek-dan-lebak-banten</guid><pubDate>Jum'at 03 Januari 2020 10:20 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/03/337/2148784/bnpb-43-orang-meninggal-akibat-banjir-di-jabodetabek-dan-lebak-banten-yT262qf5lP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pantauan Banjir di Kawasan Ciledug Indah dari Udara (foto: Okezone/Heru Haryono)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/03/337/2148784/bnpb-43-orang-meninggal-akibat-banjir-di-jabodetabek-dan-lebak-banten-yT262qf5lP.jpg</image><title>Pantauan Banjir di Kawasan Ciledug Indah dari Udara (foto: Okezone/Heru Haryono)</title></images><description>JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengumumkan data terbaru korban jiwa yang meninggal akibat banjir di Jabodetabek dan Lebak Banten. Hingga pagi ini tercatat 43 orang meninggal dunia akibat bencana banjir.
&amp;ldquo;Hingga Jumat pukul 09.00 WIB adalah 43 jiwa,&amp;rdquo; ungkap Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi BNPB Agus Wibowo dalam keterangannya, di Jakarta, Jumat (3/1/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Pengungsi Banjir Jakarta di Trotoar Manggarai Butuh Selimut, Popok dan Susu Bayi
&amp;nbsp;
Agus mengatakan, 43 korban jiwa akibat banjir berasal dari Jabodetabek, termasuk di Lebak Banten. Dengan rincian di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Barat, masing-masing 1 orang, sedangkan Jakarta Timur terdata 7 orang meninggal dunia.
Kemudian di Kota Depok 3 orang; Kota Bekasi 3 orang; Kota Bogor 1 orang; Kabupaten Bogor 16 orang; Kota Tangerang 1 orang; Kota Tangerang Selatan 1 orang; dan Kabupaten Lebak Banten 8 orang.

(foto: Dokumentasi BNPB)
&amp;ldquo;Adapun kasus penyebab meninggalnya para korban tersebut antara lain hilang 1 orang, hipotermia 3 orang, terseret arus banjir 17 orang, tersengat listrik 5 orang, tertimbun tanah longsor 12 orang, dalam pendataan 5 orang,&amp;rdquo; jelasnya.
Lebih lanjut Agus menyatakan data tersebut dihimpun dari kompilasi Data BPBD, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Sosial. (fid)
Baca Juga:&amp;nbsp;Riwayat 11 Banjir Besar di Jakarta Sejak 1918 hingga Awal 2020


</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengumumkan data terbaru korban jiwa yang meninggal akibat banjir di Jabodetabek dan Lebak Banten. Hingga pagi ini tercatat 43 orang meninggal dunia akibat bencana banjir.
&amp;ldquo;Hingga Jumat pukul 09.00 WIB adalah 43 jiwa,&amp;rdquo; ungkap Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi BNPB Agus Wibowo dalam keterangannya, di Jakarta, Jumat (3/1/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Pengungsi Banjir Jakarta di Trotoar Manggarai Butuh Selimut, Popok dan Susu Bayi
&amp;nbsp;
Agus mengatakan, 43 korban jiwa akibat banjir berasal dari Jabodetabek, termasuk di Lebak Banten. Dengan rincian di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Barat, masing-masing 1 orang, sedangkan Jakarta Timur terdata 7 orang meninggal dunia.
Kemudian di Kota Depok 3 orang; Kota Bekasi 3 orang; Kota Bogor 1 orang; Kabupaten Bogor 16 orang; Kota Tangerang 1 orang; Kota Tangerang Selatan 1 orang; dan Kabupaten Lebak Banten 8 orang.

(foto: Dokumentasi BNPB)
&amp;ldquo;Adapun kasus penyebab meninggalnya para korban tersebut antara lain hilang 1 orang, hipotermia 3 orang, terseret arus banjir 17 orang, tersengat listrik 5 orang, tertimbun tanah longsor 12 orang, dalam pendataan 5 orang,&amp;rdquo; jelasnya.
Lebih lanjut Agus menyatakan data tersebut dihimpun dari kompilasi Data BPBD, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Sosial. (fid)
Baca Juga:&amp;nbsp;Riwayat 11 Banjir Besar di Jakarta Sejak 1918 hingga Awal 2020


</content:encoded></item></channel></rss>
