<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Tewas Akibat Banjir Bandang di Sangihe Bertambah Jadi 3 Orang</title><description>Korban meninggal dunia akibat banjir bandang di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara bertambah jadi tiga orang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/03/340/2148876/korban-tewas-akibat-banjir-bandang-di-sangihe-bertambah-jadi-3-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/03/340/2148876/korban-tewas-akibat-banjir-bandang-di-sangihe-bertambah-jadi-3-orang"/><item><title>Korban Tewas Akibat Banjir Bandang di Sangihe Bertambah Jadi 3 Orang</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/03/340/2148876/korban-tewas-akibat-banjir-bandang-di-sangihe-bertambah-jadi-3-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/03/340/2148876/korban-tewas-akibat-banjir-bandang-di-sangihe-bertambah-jadi-3-orang</guid><pubDate>Jum'at 03 Januari 2020 14:27 WIB</pubDate><dc:creator>Subhan Sabu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/03/340/2148876/korban-tewas-akibat-banjir-bandang-di-sangihe-bertambah-jadi-3-orang-NkX7BEBuUu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kondisi pasca-banjir bandang di Kepulauan Sangihe. (Foto: Okezone.com/Subhan Sabu)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/03/340/2148876/korban-tewas-akibat-banjir-bandang-di-sangihe-bertambah-jadi-3-orang-NkX7BEBuUu.jpg</image><title>Kondisi pasca-banjir bandang di Kepulauan Sangihe. (Foto: Okezone.com/Subhan Sabu)</title></images><description>SANGIHE - Korban meninggal dunia akibat bencana banjir bandang di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara bertambah jadi tiga orang.
Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana mengatakan, selain tiga orang korban tewas, delapan orang luka-luka dirawat di Puskesmas Manganitu dan rumah sakit setempat.
&quot;Tiga orang meninggal dunia, satu sudah ditemukan, yang dua masih tertanam, sementara dicari masih tertimbun longsor,&quot; ujar Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana, Jumat (3/1/2020)
Rincian korban tewas adalah, Bartolomeus Mangape (83) hanyut di Kampung Lebo, sedangkan Armando Makanangeng (18) dan Siren Ontak (40) tertimbun longsor.
Sedangkan identitas korban luka adalah Adriana Nikodemus (46), Maya Lahapo (46), Yulce Makawimbang (50), Salma Ontong (46), Jenwar Paru (20), Wilmar Budiman (62), Tantiliana Lahamendu (69), dan Baharudin Badu (46).

Ezar mengatakan, kondisi yang sangat parah terdapat di Kampung Lebo. Banyak rumah warga hanyut dan terdapat beberapa titik longsor.
Kampung Belengan juga terkena banjir bandang, namun tak menimbulkan korban jiwa. &quot;Hanya beberapa rumah yang hanyut, ada enam rumah,&amp;rdquo; ucapnya.

Saat ini warga terdampak sudah dievakuasi di beberapa gereja yang ada di Kampung Lebo dan Kampung Belengan. Ada sekira 80 kepala keluarga yang mengungsi di tempat tersebut.
Bupati mengimbau warga untuk mewaspadai bencana karena kondisi hujan masih sering turun. &quot;Pertama kami sudah melakukan penanganan kepada keluarga-keluarga yang sudah mengungsi dan mendirikan posko-posko bantuan yang sifatnya mendesak,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded>SANGIHE - Korban meninggal dunia akibat bencana banjir bandang di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara bertambah jadi tiga orang.
Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana mengatakan, selain tiga orang korban tewas, delapan orang luka-luka dirawat di Puskesmas Manganitu dan rumah sakit setempat.
&quot;Tiga orang meninggal dunia, satu sudah ditemukan, yang dua masih tertanam, sementara dicari masih tertimbun longsor,&quot; ujar Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana, Jumat (3/1/2020)
Rincian korban tewas adalah, Bartolomeus Mangape (83) hanyut di Kampung Lebo, sedangkan Armando Makanangeng (18) dan Siren Ontak (40) tertimbun longsor.
Sedangkan identitas korban luka adalah Adriana Nikodemus (46), Maya Lahapo (46), Yulce Makawimbang (50), Salma Ontong (46), Jenwar Paru (20), Wilmar Budiman (62), Tantiliana Lahamendu (69), dan Baharudin Badu (46).

Ezar mengatakan, kondisi yang sangat parah terdapat di Kampung Lebo. Banyak rumah warga hanyut dan terdapat beberapa titik longsor.
Kampung Belengan juga terkena banjir bandang, namun tak menimbulkan korban jiwa. &quot;Hanya beberapa rumah yang hanyut, ada enam rumah,&amp;rdquo; ucapnya.

Saat ini warga terdampak sudah dievakuasi di beberapa gereja yang ada di Kampung Lebo dan Kampung Belengan. Ada sekira 80 kepala keluarga yang mengungsi di tempat tersebut.
Bupati mengimbau warga untuk mewaspadai bencana karena kondisi hujan masih sering turun. &quot;Pertama kami sudah melakukan penanganan kepada keluarga-keluarga yang sudah mengungsi dan mendirikan posko-posko bantuan yang sifatnya mendesak,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
