<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendagri Sebut Modifikasi Cuaca Sangat Membantu untuk Cegah Banjir</title><description>Tito Karnavian, mengapresiasi pihak-pihak terkait yang telah berupaya mewujudkan upaya penanggulangan banjir dengan modifikasi cuaca.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/04/337/2149112/mendagri-sebut-modifikasi-cuaca-sangat-membantu-untuk-cegah-banjir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/04/337/2149112/mendagri-sebut-modifikasi-cuaca-sangat-membantu-untuk-cegah-banjir"/><item><title>Mendagri Sebut Modifikasi Cuaca Sangat Membantu untuk Cegah Banjir</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/04/337/2149112/mendagri-sebut-modifikasi-cuaca-sangat-membantu-untuk-cegah-banjir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/04/337/2149112/mendagri-sebut-modifikasi-cuaca-sangat-membantu-untuk-cegah-banjir</guid><pubDate>Sabtu 04 Januari 2020 03:02 WIB</pubDate><dc:creator>Wijayakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/03/337/2149112/mendagri-sebut-modifikasi-cuaca-sangat-membantu-untuk-cegah-banjir-NWxSOPD9Wb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendagri Tito Karnavian. (Dok Kemendagri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/03/337/2149112/mendagri-sebut-modifikasi-cuaca-sangat-membantu-untuk-cegah-banjir-NWxSOPD9Wb.jpg</image><title>Mendagri Tito Karnavian. (Dok Kemendagri)</title></images><description>BEKASI &amp;ndash; Modifikasi cuaca dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi curah hujan di wilayah Jabodetabek. Upaya ini diharapkan dapat membantu meminimalkan curah hujan sehingga dapat mencegah banjir susulan.
Menteri Dalam Negeri ( Mendagri), Tito Karnavian, mengapresiasi pihak-pihak terkait yang telah berupaya mewujudkan upaya penanggulangan banjir dengan modifikasi cuaca.
&quot;Saya tadi melihat bapak Panglima TNI dan Kasau sudah berusaha membuat modifikasi cuaca supaya awannya jatuh ke daerah yang lain. Saya kira itu akan sangat membantu,&quot; kata Tito di sela-sela kunjungan ke posko banjir di Perumahan Villa Jatirasa RW 11-12, Jatirasa, Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jum'at (3/1/2020).
Mantan Kapolri itu berharap modifikasi cuaca yang kabarnya dapat mengurangi sekitar 30-50 persen curah hujan di wilayah Jabodetabek dapat berjalan sesuai keinginan bersama. Hal ini mengingat kerja keras yang saat ini tengah diupayakan semua pihak untuk membantu korban bencana banjir.



&quot;Sambil kita harap modifikasi cuaca mudah-mudahan tidak terjadi hujan yang lebat lagi di daerah yang akan berpengaruh masuk ke daerah Jabodetabek. Karena jika kita bersihkan sekarang, hujan lagi, banjir lagi, masuk lagi lumpurnya,&quot; ucapnya.

Baca Juga : BNPB : Korban Banjir Pondok Gede Permai Belum Berani Pulang

Ditambahkan Tito, dibutuhkan koordinasi yang baik antar stakeholder untuk penanggulangan bencana di suatu wilayah.
&quot;Saya melihat memang perlu ada koordinasi antara pusat daerah. Semua kita harus bergerak ditambah juga dengan masyarakat, termasuk perusahaan-perusahaan yang punya CSR, inilah saatnya untuk membantu masyarakat yang terkena musibah. Kita saling gotong royong,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Modifikasi Cuaca di Jabodetabek Dimulai


</description><content:encoded>BEKASI &amp;ndash; Modifikasi cuaca dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi curah hujan di wilayah Jabodetabek. Upaya ini diharapkan dapat membantu meminimalkan curah hujan sehingga dapat mencegah banjir susulan.
Menteri Dalam Negeri ( Mendagri), Tito Karnavian, mengapresiasi pihak-pihak terkait yang telah berupaya mewujudkan upaya penanggulangan banjir dengan modifikasi cuaca.
&quot;Saya tadi melihat bapak Panglima TNI dan Kasau sudah berusaha membuat modifikasi cuaca supaya awannya jatuh ke daerah yang lain. Saya kira itu akan sangat membantu,&quot; kata Tito di sela-sela kunjungan ke posko banjir di Perumahan Villa Jatirasa RW 11-12, Jatirasa, Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jum'at (3/1/2020).
Mantan Kapolri itu berharap modifikasi cuaca yang kabarnya dapat mengurangi sekitar 30-50 persen curah hujan di wilayah Jabodetabek dapat berjalan sesuai keinginan bersama. Hal ini mengingat kerja keras yang saat ini tengah diupayakan semua pihak untuk membantu korban bencana banjir.



&quot;Sambil kita harap modifikasi cuaca mudah-mudahan tidak terjadi hujan yang lebat lagi di daerah yang akan berpengaruh masuk ke daerah Jabodetabek. Karena jika kita bersihkan sekarang, hujan lagi, banjir lagi, masuk lagi lumpurnya,&quot; ucapnya.

Baca Juga : BNPB : Korban Banjir Pondok Gede Permai Belum Berani Pulang

Ditambahkan Tito, dibutuhkan koordinasi yang baik antar stakeholder untuk penanggulangan bencana di suatu wilayah.
&quot;Saya melihat memang perlu ada koordinasi antara pusat daerah. Semua kita harus bergerak ditambah juga dengan masyarakat, termasuk perusahaan-perusahaan yang punya CSR, inilah saatnya untuk membantu masyarakat yang terkena musibah. Kita saling gotong royong,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Modifikasi Cuaca di Jabodetabek Dimulai


</content:encoded></item></channel></rss>
