<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bupati Minta Polisi Usut Kematian Tragis Mertua Sekda Lamongan</title><description>Menurut Fadeli, kejadian tersebut menjadikan masyarakat, utamanya di Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/04/519/2149303/bupati-minta-polisi-usut-kematian-tragis-mertua-sekda-lamongan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/04/519/2149303/bupati-minta-polisi-usut-kematian-tragis-mertua-sekda-lamongan"/><item><title>Bupati Minta Polisi Usut Kematian Tragis Mertua Sekda Lamongan</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/04/519/2149303/bupati-minta-polisi-usut-kematian-tragis-mertua-sekda-lamongan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/04/519/2149303/bupati-minta-polisi-usut-kematian-tragis-mertua-sekda-lamongan</guid><pubDate>Sabtu 04 Januari 2020 18:54 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/04/519/2149303/bupati-minta-polisi-usut-kematian-tragis-mertua-sekda-lamongan-chJn3C8oFV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jenazah Ruwaini, ibu mertua Sekda Lamongan saat akan dibawa ke tempat pemakaman umum (Foto: Okezone/Avirista Midaada) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/04/519/2149303/bupati-minta-polisi-usut-kematian-tragis-mertua-sekda-lamongan-chJn3C8oFV.jpg</image><title>Jenazah Ruwaini, ibu mertua Sekda Lamongan saat akan dibawa ke tempat pemakaman umum (Foto: Okezone/Avirista Midaada) </title></images><description>LAMONGAN - Pasca-meninggalnya Ruwaini (70), ibu mertua Sekretaris Daerah (Sekda) Lamongan Yuhronur Efendi, Bupati Lamongan Fadeli meminta jajaran kepolisian mengungkap pelakunya.
Menurut Fadeli, kejadian tersebut menjadikan masyarakat, utamanya di Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, resah dan khawatir.
&quot;Kami berharap kasus ini segera diselesaikan secara tuntas supaya tidak menimbulkan keresahan di masyarakat. Saya sudah berkoordinasi dengan Polres Lamongan supaya meminta segera ditangkap dan diberikan hukuman yang berat,&quot; ujar Fadeli, Sabtu (4/1/2020) sore.
Di sisi lain, Sekda Lamongan Yuhronur Efendi menyatakan, apa yang dilakukan pelaku terhadap mertuanya merupakan sesuatu yang biadab dan tidak manusiawi. Hal ini lantaran sang ibu yang sudah berusia tua dan tengah menjalankan ibadah salat.
&quot;Saya katakan pelaku ini benar - benar biadab dan tidak manusiawi sampai tega membunuh ibu yang sudah tua. Apalagi, beliau sedang salat dan semasa hidupnya cukup baik kepada semua orang,&quot; ucap pria yang juga CEO Persela ini.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ibu Mertua Sekda Lamongan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Korban Perampokan
&quot;Semoga kasus ini segera diselesaikan oleh pihak kepolisian dengan cepat dan pelaku diberikan hukuman yang sesuai perbuatannya,&quot; ujarnya.
Sebelumnya, warga Dusun Glogok, Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, pada Jumat 3 Januari 2020 malam digegerkan dengan kematian Ruwaini (70), yang tak lain ibu mertua dari orang nomor tiga di Kabupaten Lamongan, Yuhronur Efendi.

Ruwaini ditemukan tak bernyawa di ruang rumahnya dengan mengenakan mukena. Saat ditemukan, pihak keluarga terdapat sejumlah luka sayatan di leher dan tangan korban.
Polisi sendiri langsung melalukan olah tempat kejadian perkara dan membawa korban ke Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah Lamongan untuk diautopsi. Polisi menduga Ruwaini menjadi korban pencurian dengan kekerasan lantaran adanya sejumlah barang yang hilang.
Baca Juga:&amp;nbsp;Anak Dibunuh Ibu Kandung karena Mengompol, Jenazah Sempat Disalati
Usai menjalani pemeriksaan di RS Muhammadiyah, jasad Ruwaini dibawa ke rumah duka di Dusun Glogok, Desa Sumberwudi, Karanggeneng, untuk dimakamkan pada Sabtu siang tadi.
Ribuan pelayat termasuk Bupati, Wakil Bupati, dan sejumlah pejabat Forkopimda Kabupaten Lamongan turut memberikan penghormatan kepada almarhumah.
</description><content:encoded>LAMONGAN - Pasca-meninggalnya Ruwaini (70), ibu mertua Sekretaris Daerah (Sekda) Lamongan Yuhronur Efendi, Bupati Lamongan Fadeli meminta jajaran kepolisian mengungkap pelakunya.
Menurut Fadeli, kejadian tersebut menjadikan masyarakat, utamanya di Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, resah dan khawatir.
&quot;Kami berharap kasus ini segera diselesaikan secara tuntas supaya tidak menimbulkan keresahan di masyarakat. Saya sudah berkoordinasi dengan Polres Lamongan supaya meminta segera ditangkap dan diberikan hukuman yang berat,&quot; ujar Fadeli, Sabtu (4/1/2020) sore.
Di sisi lain, Sekda Lamongan Yuhronur Efendi menyatakan, apa yang dilakukan pelaku terhadap mertuanya merupakan sesuatu yang biadab dan tidak manusiawi. Hal ini lantaran sang ibu yang sudah berusia tua dan tengah menjalankan ibadah salat.
&quot;Saya katakan pelaku ini benar - benar biadab dan tidak manusiawi sampai tega membunuh ibu yang sudah tua. Apalagi, beliau sedang salat dan semasa hidupnya cukup baik kepada semua orang,&quot; ucap pria yang juga CEO Persela ini.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ibu Mertua Sekda Lamongan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Korban Perampokan
&quot;Semoga kasus ini segera diselesaikan oleh pihak kepolisian dengan cepat dan pelaku diberikan hukuman yang sesuai perbuatannya,&quot; ujarnya.
Sebelumnya, warga Dusun Glogok, Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, pada Jumat 3 Januari 2020 malam digegerkan dengan kematian Ruwaini (70), yang tak lain ibu mertua dari orang nomor tiga di Kabupaten Lamongan, Yuhronur Efendi.

Ruwaini ditemukan tak bernyawa di ruang rumahnya dengan mengenakan mukena. Saat ditemukan, pihak keluarga terdapat sejumlah luka sayatan di leher dan tangan korban.
Polisi sendiri langsung melalukan olah tempat kejadian perkara dan membawa korban ke Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah Lamongan untuk diautopsi. Polisi menduga Ruwaini menjadi korban pencurian dengan kekerasan lantaran adanya sejumlah barang yang hilang.
Baca Juga:&amp;nbsp;Anak Dibunuh Ibu Kandung karena Mengompol, Jenazah Sempat Disalati
Usai menjalani pemeriksaan di RS Muhammadiyah, jasad Ruwaini dibawa ke rumah duka di Dusun Glogok, Desa Sumberwudi, Karanggeneng, untuk dimakamkan pada Sabtu siang tadi.
Ribuan pelayat termasuk Bupati, Wakil Bupati, dan sejumlah pejabat Forkopimda Kabupaten Lamongan turut memberikan penghormatan kepada almarhumah.
</content:encoded></item></channel></rss>
