<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sekda Lamongan Akui Tak Miliki Firasat Sebelum Mertuanya Tewas</title><description>Sekda Lamongan Yuhronur Efdendi mengatakan tak memiliki firasat apapun sebelum sang ibu mertuanya ditemukan tewas</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/04/519/2149325/sekda-lamongan-akui-tak-miliki-firasat-sebelum-mertuanya-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/04/519/2149325/sekda-lamongan-akui-tak-miliki-firasat-sebelum-mertuanya-tewas"/><item><title>Sekda Lamongan Akui Tak Miliki Firasat Sebelum Mertuanya Tewas</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/04/519/2149325/sekda-lamongan-akui-tak-miliki-firasat-sebelum-mertuanya-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/04/519/2149325/sekda-lamongan-akui-tak-miliki-firasat-sebelum-mertuanya-tewas</guid><pubDate>Sabtu 04 Januari 2020 20:40 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/04/519/2149325/sekda-lamongan-akui-tak-miliki-firasat-sebelum-mertuanya-tewas-1H3OzUz60d.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prosesi Pemakaman Mertua Sekda Lamongan (Foto: Okezone/Avirista)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/04/519/2149325/sekda-lamongan-akui-tak-miliki-firasat-sebelum-mertuanya-tewas-1H3OzUz60d.jpg</image><title>Prosesi Pemakaman Mertua Sekda Lamongan (Foto: Okezone/Avirista)</title></images><description>LAMONGAN - Usai diautopsi di Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah, ibu mertua Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Lamongan Yuhronur Efdendi langsung dibawa ke rumah duka hingga dimakamkan.
Ratusan pelayat memberikan mengantarkan kepergian ibu mertua Sekda Lamongan ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Glogok, Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan.
Usai disalatkan di masjid dekat rumah duka jenasah langsung dimakamkan sekitar pukul 13.00 WIB, Sabtu siang (4/1/2020). Tampak sejumlah pejabat Pemkab Lamongan turut hadir, di antaranya Bupati Lamongan Fadeli dan Wakil Bupati Kartika Hidayati, dan sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemkab Lamongan.
Sekda Lamongan Yuhronur Efdendi mengatakan tak memiliki firasat apapun sebelum sang ibu mertuanya Ruwaini (70) ditemukan tewas bersimpah darah di rumahnya.
&quot;Tidak punya firasat apapun, Jumat siang masih bercerita beliau panen pepaya dan minggu besok mau mengirimkan pepaya itu ke panti asuhan bersama beras yang memang diberikan rutin setiap bulannya,&quot; ucap Yuhronur Efendi usai pemakaman.

Baca Juga: Bupati Minta Polisi Usut Kematian Tragis Mertua Sekda Lamongan
Dirinya menyatakan sehari-hari sang ibu tinggal sendiri, meski demikian anak dan cucu-cucunya kerap kali bergantian datang ke rumah. &quot;Beliau sehari-hari tinggal sendiri karena lebih senang di rumahnya, mungkin beliau juga tidak ingin mengganggu anak-anaknya atau mungkin sudah terbiasa mandiri,&quot; tuturnya.
Ia juga mengisahkan semasa hidupnya sang ibu mertua merupakan pribadi yang ulet dan suka berbagi dengan sesama. Tak hanya itu, pria yang juga CEO Persela Lamongan ini juga tak pernah menceritakan mengenai permasalahan yang dihadapi ibu mertuanya, terutama dalam kehidupan sehari-hari dengan masyarakat.
&quot;Kalau masalah beliau memang jarang cerita ke anak-anaknya. Tapi beliau memang orangnya rajin salat, terutama salat tahajud. Selalu mengingatkan anak dan cucunya untuk salat, itu yang paling saya ingat,&quot; kenang Yuhronur Efendi.Yuhronur mempercayakan penyelidikan kematian sang ibu mertuanya  kepada pihak kepolisian. Dirinya berharap kepolisian bergerak cepat  mengungkap kasus kematian tragis sang mertuanya.
&quot;Semoga kasus ini  segera diselesaikan oleh pihak kepolisian dengan cepat dan pelaku  diberikan hukuman yang sesuai perbuatannya,&quot; pungkasnya.
Sebelumnya  warga Dusun Glogok, Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten  Lamongan, pada Jumat malam digegerkan dengan kematian Ruwaini (70), yang  tak lain ibu mertua dari orang nomor tiga di Kabupaten Lamongan,  Yuhronur Efendi.
Ruwaini ditemukan tak bernyawa di ruang rumahnya  dengan mengenakan mukena. Saat ditemukan pihak keluarga terdapat  sejumlah luka sayatan di leher dan tangan korban. Polisi sendiri  langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan membawa korban ke RS  Muhammadiyah Lamongan untuk diautopsi.</description><content:encoded>LAMONGAN - Usai diautopsi di Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah, ibu mertua Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Lamongan Yuhronur Efdendi langsung dibawa ke rumah duka hingga dimakamkan.
Ratusan pelayat memberikan mengantarkan kepergian ibu mertua Sekda Lamongan ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Glogok, Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan.
Usai disalatkan di masjid dekat rumah duka jenasah langsung dimakamkan sekitar pukul 13.00 WIB, Sabtu siang (4/1/2020). Tampak sejumlah pejabat Pemkab Lamongan turut hadir, di antaranya Bupati Lamongan Fadeli dan Wakil Bupati Kartika Hidayati, dan sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemkab Lamongan.
Sekda Lamongan Yuhronur Efdendi mengatakan tak memiliki firasat apapun sebelum sang ibu mertuanya Ruwaini (70) ditemukan tewas bersimpah darah di rumahnya.
&quot;Tidak punya firasat apapun, Jumat siang masih bercerita beliau panen pepaya dan minggu besok mau mengirimkan pepaya itu ke panti asuhan bersama beras yang memang diberikan rutin setiap bulannya,&quot; ucap Yuhronur Efendi usai pemakaman.

Baca Juga: Bupati Minta Polisi Usut Kematian Tragis Mertua Sekda Lamongan
Dirinya menyatakan sehari-hari sang ibu tinggal sendiri, meski demikian anak dan cucu-cucunya kerap kali bergantian datang ke rumah. &quot;Beliau sehari-hari tinggal sendiri karena lebih senang di rumahnya, mungkin beliau juga tidak ingin mengganggu anak-anaknya atau mungkin sudah terbiasa mandiri,&quot; tuturnya.
Ia juga mengisahkan semasa hidupnya sang ibu mertua merupakan pribadi yang ulet dan suka berbagi dengan sesama. Tak hanya itu, pria yang juga CEO Persela Lamongan ini juga tak pernah menceritakan mengenai permasalahan yang dihadapi ibu mertuanya, terutama dalam kehidupan sehari-hari dengan masyarakat.
&quot;Kalau masalah beliau memang jarang cerita ke anak-anaknya. Tapi beliau memang orangnya rajin salat, terutama salat tahajud. Selalu mengingatkan anak dan cucunya untuk salat, itu yang paling saya ingat,&quot; kenang Yuhronur Efendi.Yuhronur mempercayakan penyelidikan kematian sang ibu mertuanya  kepada pihak kepolisian. Dirinya berharap kepolisian bergerak cepat  mengungkap kasus kematian tragis sang mertuanya.
&quot;Semoga kasus ini  segera diselesaikan oleh pihak kepolisian dengan cepat dan pelaku  diberikan hukuman yang sesuai perbuatannya,&quot; pungkasnya.
Sebelumnya  warga Dusun Glogok, Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten  Lamongan, pada Jumat malam digegerkan dengan kematian Ruwaini (70), yang  tak lain ibu mertua dari orang nomor tiga di Kabupaten Lamongan,  Yuhronur Efendi.
Ruwaini ditemukan tak bernyawa di ruang rumahnya  dengan mengenakan mukena. Saat ditemukan pihak keluarga terdapat  sejumlah luka sayatan di leher dan tangan korban. Polisi sendiri  langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan membawa korban ke RS  Muhammadiyah Lamongan untuk diautopsi.</content:encoded></item></channel></rss>
