<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Diduga Stres, Ibu Rumah Tangga Bunuh Diri Terjun ke Sungai   </title><description>Sesosok mayat perempuan ditemukan mengapung di Sungai Desa Sanrego Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/05/609/2149479/diduga-stres-ibu-rumah-tangga-bunuh-diri-terjun-ke-sungai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/05/609/2149479/diduga-stres-ibu-rumah-tangga-bunuh-diri-terjun-ke-sungai"/><item><title> Diduga Stres, Ibu Rumah Tangga Bunuh Diri Terjun ke Sungai   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/05/609/2149479/diduga-stres-ibu-rumah-tangga-bunuh-diri-terjun-ke-sungai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/05/609/2149479/diduga-stres-ibu-rumah-tangga-bunuh-diri-terjun-ke-sungai</guid><pubDate>Minggu 05 Januari 2020 16:02 WIB</pubDate><dc:creator>Herman Amiruddin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/05/609/2149479/diduga-stres-ibu-rumah-tangga-bunuh-diri-terjun-ke-sungai-ZwfgKNTgOl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Ilustrasi shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/05/609/2149479/diduga-stres-ibu-rumah-tangga-bunuh-diri-terjun-ke-sungai-ZwfgKNTgOl.jpg</image><title>Foto Ilustrasi shutterstock</title></images><description>


MAKASSAR - Sesosok mayat perempuan ditemukan mengapung di Sungai Desa Sanrego Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Korban diketahui  bernama Nuraeni (45) seorang ibu rumah tangga di kampung tersebut, pada Sabtu 4 Januari 2020.

Mayat korban ditemukan saat seorang petani bernama Sukri (32) melihat kerudung terapung di sungai. Kemudian ia menyampaikan ke warga lain hingga informasi ini diteruskan ke Kepala Desa Sanrego, A. Malla lalu diteruskan lagi ke polisi.

Kapolsek Kahu, Iptu Muh Amin mengatakan awalnya mayat korban ditemukan setelah saksi melihat ada kerudung di sungai sekitar pukul 07.00 Wita. Lalu saksi melihat kerudung yang sedang terapung di sungai dan melihat sesosok mayat yang tenggelam di dalam dasar sungai.

&quot;Saksi bersama warga setempat untuk menyelam ke sungai untuk mengambil mayat tersebut,&quot; kata Amin.
&amp;nbsp;
Kemudian mayat tersebut di bawa ke rumahnya yang tidak jauh dari lokasi temuan mayat. Amin menjelaskan, sebelumnya korban sempat dilihat oleh warga sedang berada di atas jembatan sekitar pukul 04.00 Wita.

&quot;Korban diperkirakan bunuh diri dengan cara melompat ke sungai,&quot; ungkap Amin.

Lalu pihak kepolisian bersama dokter Puskesmas Palakka Kecamatan Kahu mendatangi lokasi temuan mayat dan melakukan pemeriksaan ke tubuh korban.

&quot;Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter korban selama ini menderita penyakit hingga mengalami stres. Dari hasil pemeriksaan dokter dari Puskesmas Kahu tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,&quot; jelas Amin.

Keluarga korban juga telah menerima dengan lapang dada dan menolak dilakukan autopsi terhadap mayat korban.

&quot;Pihak keluarga menolak dengan membuat surat peryataan tidak di lakukan autopsi,&quot; ungkap Amin.
</description><content:encoded>


MAKASSAR - Sesosok mayat perempuan ditemukan mengapung di Sungai Desa Sanrego Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Korban diketahui  bernama Nuraeni (45) seorang ibu rumah tangga di kampung tersebut, pada Sabtu 4 Januari 2020.

Mayat korban ditemukan saat seorang petani bernama Sukri (32) melihat kerudung terapung di sungai. Kemudian ia menyampaikan ke warga lain hingga informasi ini diteruskan ke Kepala Desa Sanrego, A. Malla lalu diteruskan lagi ke polisi.

Kapolsek Kahu, Iptu Muh Amin mengatakan awalnya mayat korban ditemukan setelah saksi melihat ada kerudung di sungai sekitar pukul 07.00 Wita. Lalu saksi melihat kerudung yang sedang terapung di sungai dan melihat sesosok mayat yang tenggelam di dalam dasar sungai.

&quot;Saksi bersama warga setempat untuk menyelam ke sungai untuk mengambil mayat tersebut,&quot; kata Amin.
&amp;nbsp;
Kemudian mayat tersebut di bawa ke rumahnya yang tidak jauh dari lokasi temuan mayat. Amin menjelaskan, sebelumnya korban sempat dilihat oleh warga sedang berada di atas jembatan sekitar pukul 04.00 Wita.

&quot;Korban diperkirakan bunuh diri dengan cara melompat ke sungai,&quot; ungkap Amin.

Lalu pihak kepolisian bersama dokter Puskesmas Palakka Kecamatan Kahu mendatangi lokasi temuan mayat dan melakukan pemeriksaan ke tubuh korban.

&quot;Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter korban selama ini menderita penyakit hingga mengalami stres. Dari hasil pemeriksaan dokter dari Puskesmas Kahu tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,&quot; jelas Amin.

Keluarga korban juga telah menerima dengan lapang dada dan menolak dilakukan autopsi terhadap mayat korban.

&quot;Pihak keluarga menolak dengan membuat surat peryataan tidak di lakukan autopsi,&quot; ungkap Amin.
</content:encoded></item></channel></rss>
