<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Desa Lebaksitu Banten Masih Terisolasi Pasca-Banjir Bandang</title><description>Agus Wibowo mengatakan, kendaraan roda dua maupun roda empat masih belum bisa mencapai lokasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/06/340/2149976/desa-lebaksitu-banten-masih-terisolasi-pasca-banjir-bandang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/06/340/2149976/desa-lebaksitu-banten-masih-terisolasi-pasca-banjir-bandang"/><item><title>Desa Lebaksitu Banten Masih Terisolasi Pasca-Banjir Bandang</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/06/340/2149976/desa-lebaksitu-banten-masih-terisolasi-pasca-banjir-bandang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/06/340/2149976/desa-lebaksitu-banten-masih-terisolasi-pasca-banjir-bandang</guid><pubDate>Senin 06 Januari 2020 20:56 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/06/340/2149976/desa-lebaksitu-banten-masih-terisolir-pasca-banjir-bandang-vrfE31hOyT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir bandang di Lebak, Banten (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/06/340/2149976/desa-lebaksitu-banten-masih-terisolir-pasca-banjir-bandang-vrfE31hOyT.jpg</image><title>Banjir bandang di Lebak, Banten (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, Desa Lebaksitu, Lebakgedong, Banten masih terisolasi pasca-lima hari banjir menerjang kawasan tersebut.
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo mengatakan, kendaraan roda dua maupun roda empat masih belum bisa mencapai lokasi.
&quot;Pemenuhan kebutuhan masyarakat di desa terisolasi dengan estimasi sekira 1.000 jiwa diambil dari desa tetangga dengan menempuh perjalanan 2 jam (jalan kaki-red),&quot; ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (6/1/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pasca-Banjir, Sampah di Bekasi Melonjak hingga 200 Ton per Hari
BNPB, saat ini masih terus fokus dalam penanganan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, dan berupaya membuka akses jalan di wilayah terisolir.
&quot;Pembuatan jalan darurat, dengan alat berat maupun tenaga manual guna proses percepatan penanganan,&quot; kata Agus.

Agus menerangkan, sejauh ini jaringan listrik di beberapa titik masih padam di wilayah bencana Banten. Selain itu, jaringan air bersih juga masih terganggu.
&quot;Akses jalan dan cuaca yang kurang mendukung, menyebabkan jalan licin karena material tanah merah tercampur hujan, licin,&quot; ujarnya.
Agus menuturkan, para korban masih memerlukan bantuan berupa keperluan bayi seperti susu, popok bayi, dan makanan siap saji. &quot;Terpal, tenda, dan lampu penerangan,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;6.111 Korban Banjir Banten Terserang Penyakit, Didominasi Gangguan Kulit dan Ispa</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, Desa Lebaksitu, Lebakgedong, Banten masih terisolasi pasca-lima hari banjir menerjang kawasan tersebut.
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo mengatakan, kendaraan roda dua maupun roda empat masih belum bisa mencapai lokasi.
&quot;Pemenuhan kebutuhan masyarakat di desa terisolasi dengan estimasi sekira 1.000 jiwa diambil dari desa tetangga dengan menempuh perjalanan 2 jam (jalan kaki-red),&quot; ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (6/1/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pasca-Banjir, Sampah di Bekasi Melonjak hingga 200 Ton per Hari
BNPB, saat ini masih terus fokus dalam penanganan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, dan berupaya membuka akses jalan di wilayah terisolir.
&quot;Pembuatan jalan darurat, dengan alat berat maupun tenaga manual guna proses percepatan penanganan,&quot; kata Agus.

Agus menerangkan, sejauh ini jaringan listrik di beberapa titik masih padam di wilayah bencana Banten. Selain itu, jaringan air bersih juga masih terganggu.
&quot;Akses jalan dan cuaca yang kurang mendukung, menyebabkan jalan licin karena material tanah merah tercampur hujan, licin,&quot; ujarnya.
Agus menuturkan, para korban masih memerlukan bantuan berupa keperluan bayi seperti susu, popok bayi, dan makanan siap saji. &quot;Terpal, tenda, dan lampu penerangan,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;6.111 Korban Banjir Banten Terserang Penyakit, Didominasi Gangguan Kulit dan Ispa</content:encoded></item></channel></rss>
