<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rentan Banjir, Kakorlantas Soroti Gorong-Gorong di Tol Japek II dan Tol Halim</title><description>Menurut Istiono, banjir yang terjadi di kawasan tersebut lantaran gorong-gorong tidak dapat menampung air dalam jumlah besar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/07/337/2150120/rentan-banjir-kakorlantas-soroti-gorong-gorong-di-tol-japek-ii-dan-tol-halim</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/07/337/2150120/rentan-banjir-kakorlantas-soroti-gorong-gorong-di-tol-japek-ii-dan-tol-halim"/><item><title>Rentan Banjir, Kakorlantas Soroti Gorong-Gorong di Tol Japek II dan Tol Halim</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/07/337/2150120/rentan-banjir-kakorlantas-soroti-gorong-gorong-di-tol-japek-ii-dan-tol-halim</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/07/337/2150120/rentan-banjir-kakorlantas-soroti-gorong-gorong-di-tol-japek-ii-dan-tol-halim</guid><pubDate>Selasa 07 Januari 2020 11:06 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/07/337/2150120/rentan-banjir-kakorlantas-soroti-gorong-gorong-di-tol-japek-ii-dan-tol-halim-HM1oOV1Ibm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kakorlantas, Irjen Pol Istiono (Foto: Okezone/Rizky)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/07/337/2150120/rentan-banjir-kakorlantas-soroti-gorong-gorong-di-tol-japek-ii-dan-tol-halim-HM1oOV1Ibm.jpg</image><title>Kakorlantas, Irjen Pol Istiono (Foto: Okezone/Rizky)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Mabes Polri Irjen Istiono mengatakan, persoalan gorong-gorong di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek II dan Jalan Tol Halim harus menjadi perhatian di saat musim penghujan. Sebab wilayah tersebut rentan banjir.

Menurut Istiono, banjir yang terjadi di kawasan tersebut lantaran gorong-gorong tidak dapat menampung air dalam jumlah besar. Untuk itu pihaknya telah berkoordinasi dengan Jasa Marga dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) agar dapat mengantisipasi persoalan tersebut.

&amp;ldquo;Gorong-gorong di KM 24 tidak yakin bisa nampung debit yang banyak. Halim dan lorong bawahnya kemungkinan kalau hujan deras juga tidak bisa nampung lagi,&amp;rdquo; kata Istiono di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (7/01/2020).

Baca Juga: Jalan Tol Japek KM 19 Banjir hingga Sepaha Orang Dewasa

Sejauh ini kata dia, belum ada solusi jangka panjang untuk mengantisipasi persoalan tersebut. Kendati demikian sebagai solusi sementara pihaknya akan melakukan pengalihan jalur kendaraan.

&amp;ldquo;Untuk tindakan cepat, akan ada pengalihan kalau ke Rambutan melalui Kapuk biar bisa ke Tanggerang,&amp;rdquo; tambahnya.



Lebih jauh Istiono menjelaskan, banjir di kilometer 24 sendiri menjadi masalah. Disamping itu masih adanya proses pembangunan LRT dan MRT. Untuk itu pihaknya sudah berkoordinasi dengan pengelola dan kontraktor pembangunan tersebut untuk mencari solusi.

Adapun pada saat liburan Natal dan Tahun Baru sendiri kata dia, banjir terjadi di beberapa ruas tol yakni di KM 136, 26, dan 24.
</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Mabes Polri Irjen Istiono mengatakan, persoalan gorong-gorong di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek II dan Jalan Tol Halim harus menjadi perhatian di saat musim penghujan. Sebab wilayah tersebut rentan banjir.

Menurut Istiono, banjir yang terjadi di kawasan tersebut lantaran gorong-gorong tidak dapat menampung air dalam jumlah besar. Untuk itu pihaknya telah berkoordinasi dengan Jasa Marga dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) agar dapat mengantisipasi persoalan tersebut.

&amp;ldquo;Gorong-gorong di KM 24 tidak yakin bisa nampung debit yang banyak. Halim dan lorong bawahnya kemungkinan kalau hujan deras juga tidak bisa nampung lagi,&amp;rdquo; kata Istiono di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (7/01/2020).

Baca Juga: Jalan Tol Japek KM 19 Banjir hingga Sepaha Orang Dewasa

Sejauh ini kata dia, belum ada solusi jangka panjang untuk mengantisipasi persoalan tersebut. Kendati demikian sebagai solusi sementara pihaknya akan melakukan pengalihan jalur kendaraan.

&amp;ldquo;Untuk tindakan cepat, akan ada pengalihan kalau ke Rambutan melalui Kapuk biar bisa ke Tanggerang,&amp;rdquo; tambahnya.



Lebih jauh Istiono menjelaskan, banjir di kilometer 24 sendiri menjadi masalah. Disamping itu masih adanya proses pembangunan LRT dan MRT. Untuk itu pihaknya sudah berkoordinasi dengan pengelola dan kontraktor pembangunan tersebut untuk mencari solusi.

Adapun pada saat liburan Natal dan Tahun Baru sendiri kata dia, banjir terjadi di beberapa ruas tol yakni di KM 136, 26, dan 24.
</content:encoded></item></channel></rss>
