<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jadi Korban Pemerkosaan, Gadis Belia Terkapar di Taman Kota Pangkalan Bun</title><description>Korban langsung dibawa petugas menuju RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/07/340/2149985/jadi-korban-pemerkosaan-gadis-belia-terkapar-di-taman-kota-pangkalan-bun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/07/340/2149985/jadi-korban-pemerkosaan-gadis-belia-terkapar-di-taman-kota-pangkalan-bun"/><item><title>Jadi Korban Pemerkosaan, Gadis Belia Terkapar di Taman Kota Pangkalan Bun</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/07/340/2149985/jadi-korban-pemerkosaan-gadis-belia-terkapar-di-taman-kota-pangkalan-bun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/07/340/2149985/jadi-korban-pemerkosaan-gadis-belia-terkapar-di-taman-kota-pangkalan-bun</guid><pubDate>Selasa 07 Januari 2020 00:04 WIB</pubDate><dc:creator>Sigit Dzakwan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/06/340/2149985/jadi-korban-pemerkosaan-gadis-belia-terkapar-di-taman-kota-pangkalan-bun-j8PD3L9Fat.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/06/340/2149985/jadi-korban-pemerkosaan-gadis-belia-terkapar-di-taman-kota-pangkalan-bun-j8PD3L9Fat.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>KOBAR - Bunga (16, bukan nama asli), warga Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng ditemukan tergeletak lemas dengan mulut mengeluarkan darah di Taman Kota Pangkalan Bun, tepatnya di sekitar Bundaran Pancasila pada Senin (6/1/2020) sekira Pukul 05.30 WIB.
Pertama kali menemukan gadis belia yang mengenakan baju rok panjang warna coklat muda ini adalah warga yang sedang berolahraga di sekitar taman kota.
&amp;ldquo;Jadi ada warga yang berolahraga melihat sesosok wanita muda tergolek lemah di sekitar taman kota sambil minta tolong. Korban tergeletak  di dekat air mancur taman kota dengan mulut berdarah,&quot; jelas Kapolsek Arsel AKP Rendra Aditya Dhani.
Korban langsung dibawa petugas menuju RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. &amp;ldquo;Jadi menurut pengakuan korban, ia menjadi korban perkosaaan dan penganiayaan oleh dua teman prianya,&amp;rdquo; kata Rendra.

Anggota Polsek Arsel berhasil menangkap 2 terduga pelaku yang juga berusia di bawah 17 tahun, berinisial A dan B.
Hasil pemeriksaan awal dari keduanya,  satu pelaku ikut menganiaya, sedangkan satu lainnya menganiaya dan memperkosa. Peristiwa itu terjadi pada Senin dini hari menjelang subuh. Setelahnya, korban langsung ditinggalkan begitu saja di taman kota.
&quot;Karena para pelaku masih di bawah umur, penanganan kasusnya dibagi dua. Khusus terduga pelaku penganiayaan ditangani di Polsek Arsel dan pelaku penganiayaan dan pemerkosaaan ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kobar,&amp;rdquo; ucapnya.
&quot;Karena saksi korban ini masih dalam lemah, sehingga masih belum bisa kita mintai keterangan lebih lanjut untuk menguak motif para pelaku,&amp;rdquo; kata dia.</description><content:encoded>KOBAR - Bunga (16, bukan nama asli), warga Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng ditemukan tergeletak lemas dengan mulut mengeluarkan darah di Taman Kota Pangkalan Bun, tepatnya di sekitar Bundaran Pancasila pada Senin (6/1/2020) sekira Pukul 05.30 WIB.
Pertama kali menemukan gadis belia yang mengenakan baju rok panjang warna coklat muda ini adalah warga yang sedang berolahraga di sekitar taman kota.
&amp;ldquo;Jadi ada warga yang berolahraga melihat sesosok wanita muda tergolek lemah di sekitar taman kota sambil minta tolong. Korban tergeletak  di dekat air mancur taman kota dengan mulut berdarah,&quot; jelas Kapolsek Arsel AKP Rendra Aditya Dhani.
Korban langsung dibawa petugas menuju RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. &amp;ldquo;Jadi menurut pengakuan korban, ia menjadi korban perkosaaan dan penganiayaan oleh dua teman prianya,&amp;rdquo; kata Rendra.

Anggota Polsek Arsel berhasil menangkap 2 terduga pelaku yang juga berusia di bawah 17 tahun, berinisial A dan B.
Hasil pemeriksaan awal dari keduanya,  satu pelaku ikut menganiaya, sedangkan satu lainnya menganiaya dan memperkosa. Peristiwa itu terjadi pada Senin dini hari menjelang subuh. Setelahnya, korban langsung ditinggalkan begitu saja di taman kota.
&quot;Karena para pelaku masih di bawah umur, penanganan kasusnya dibagi dua. Khusus terduga pelaku penganiayaan ditangani di Polsek Arsel dan pelaku penganiayaan dan pemerkosaaan ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kobar,&amp;rdquo; ucapnya.
&quot;Karena saksi korban ini masih dalam lemah, sehingga masih belum bisa kita mintai keterangan lebih lanjut untuk menguak motif para pelaku,&amp;rdquo; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
