<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Datang Langsung ke Natuna, Jokowi Kembali Tegaskan Kedaulatan Tidak Bisa Ditawar! </title><description>Jokowi menerangkan, Natuna bagian dari wilayah teritorial Indonesia baik secara de facto dan de jure. Di wilayah Natuna ada 81 ribu penduduk.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/08/337/2150665/datang-langsung-ke-natuna-jokowi-kembali-tegaskan-kedaulatan-tidak-bisa-ditawar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/08/337/2150665/datang-langsung-ke-natuna-jokowi-kembali-tegaskan-kedaulatan-tidak-bisa-ditawar"/><item><title>Datang Langsung ke Natuna, Jokowi Kembali Tegaskan Kedaulatan Tidak Bisa Ditawar! </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/08/337/2150665/datang-langsung-ke-natuna-jokowi-kembali-tegaskan-kedaulatan-tidak-bisa-ditawar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/08/337/2150665/datang-langsung-ke-natuna-jokowi-kembali-tegaskan-kedaulatan-tidak-bisa-ditawar</guid><pubDate>Rabu 08 Januari 2020 15:36 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/08/337/2150665/soal-natuna-jokowi-kedaulatan-tidak-bisa-ditawar-8y6TcXqejM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi di Natuna (Foto: Biro Pers Kepresidenan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/08/337/2150665/soal-natuna-jokowi-kedaulatan-tidak-bisa-ditawar-8y6TcXqejM.jpg</image><title>Presiden Jokowi di Natuna (Foto: Biro Pers Kepresidenan)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (8/1/2020). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan Natuna merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
&quot;Kedaulatan itu tidak bisa ditawar-tawar. Tidak bisa ditawar-tawar!&quot;  kata Jokowi.
Jokowi menerangkan, Natuna bagian dari wilayah teritorial Indonesia baik secara de facto dan de jure. Di wilayah Natuna ada 81 ribu penduduk.
&quot;Kedua yang perlu saya sampaikan, ini saya ulang, karena 2016 sudah saya sampaikan, bahwa Natuna ini adalah teritorial Indonesia. Kita punya kabupaten di sini, ada bupatinya, ada gubernurnya,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pemerintah Diminta Bertindak Tegas terhadap Kapal Nelayan China di Natuna
&quot;Penduduk kita ada di sini ada 81 ribu. Jadi tidak ada yang diperdebatkan lagi. (Secara) de facto de jure, Natuna adalah Indonesia!&quot; tegas Kepala Negara.

Jokowi sempat meninjau KRI Usman Harun dan KRI KS Tubun saat kunjungannya ke Natuna. Kedua kapal perang ini akan diterjunkan guna menggelar patroli keamanan di Natuna.
Sebanyak 7 KRI diterjunkan untuk melakukan patroli rutin agar tak ada lagi kapal asing yang masuk ke Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia di Natuna.
&quot;Saya ke sini ingin menegaskan, kedaulatan Indonesia atas kekayaan kelautan di ZEE untuk memastikan penegakkan hukum di sini,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;
Baca Juga:&amp;nbsp;Sikap Indonesia Tolak Negosiasi dengan China soal Natuna Dinilai Tepat</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (8/1/2020). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan Natuna merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
&quot;Kedaulatan itu tidak bisa ditawar-tawar. Tidak bisa ditawar-tawar!&quot;  kata Jokowi.
Jokowi menerangkan, Natuna bagian dari wilayah teritorial Indonesia baik secara de facto dan de jure. Di wilayah Natuna ada 81 ribu penduduk.
&quot;Kedua yang perlu saya sampaikan, ini saya ulang, karena 2016 sudah saya sampaikan, bahwa Natuna ini adalah teritorial Indonesia. Kita punya kabupaten di sini, ada bupatinya, ada gubernurnya,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pemerintah Diminta Bertindak Tegas terhadap Kapal Nelayan China di Natuna
&quot;Penduduk kita ada di sini ada 81 ribu. Jadi tidak ada yang diperdebatkan lagi. (Secara) de facto de jure, Natuna adalah Indonesia!&quot; tegas Kepala Negara.

Jokowi sempat meninjau KRI Usman Harun dan KRI KS Tubun saat kunjungannya ke Natuna. Kedua kapal perang ini akan diterjunkan guna menggelar patroli keamanan di Natuna.
Sebanyak 7 KRI diterjunkan untuk melakukan patroli rutin agar tak ada lagi kapal asing yang masuk ke Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia di Natuna.
&quot;Saya ke sini ingin menegaskan, kedaulatan Indonesia atas kekayaan kelautan di ZEE untuk memastikan penegakkan hukum di sini,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;
Baca Juga:&amp;nbsp;Sikap Indonesia Tolak Negosiasi dengan China soal Natuna Dinilai Tepat</content:encoded></item></channel></rss>
