<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Penyerangan di Depok Diketahui Warga Berprofesi Sebagai Montir </title><description>Sumitro dikenal warga sekitar kampung berkepribadian baik. Tak hanya itu, kata Nuradi, sejauh yang ia ketahui, korban tidak mempunyai musuh.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/11/338/2151645/korban-penyerangan-di-depok-diketahui-warga-berprofesi-sebagai-montir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/11/338/2151645/korban-penyerangan-di-depok-diketahui-warga-berprofesi-sebagai-montir"/><item><title>Korban Penyerangan di Depok Diketahui Warga Berprofesi Sebagai Montir </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/11/338/2151645/korban-penyerangan-di-depok-diketahui-warga-berprofesi-sebagai-montir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/11/338/2151645/korban-penyerangan-di-depok-diketahui-warga-berprofesi-sebagai-montir</guid><pubDate>Sabtu 11 Januari 2020 00:09 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Muntinanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/11/338/2151645/korban-penyerangan-di-depok-diketahui-warga-berprofesi-sebagai-montir-zIVyAKUPZ0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kediaman Sumitro bersama anak istrinya yang diserang orang tak dikenal di Depok, Jawa Barat (Foto: Okezone/Wahyu M)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/11/338/2151645/korban-penyerangan-di-depok-diketahui-warga-berprofesi-sebagai-montir-zIVyAKUPZ0.jpg</image><title>Kediaman Sumitro bersama anak istrinya yang diserang orang tak dikenal di Depok, Jawa Barat (Foto: Okezone/Wahyu M)</title></images><description>DEPOK - Sumitro (45), kepala keluarga yang menjadi korban penyerangan di Depok, Jawa Barat diketahui berprofesi sebagai montir. Ia bersama istri dan dua putranya diserang orang tak dikenal di rumahnya, Curug Bojongsari, Kota Depok, Jumat (10/1/2020) pukul 04.00 WIB.
&quot;Korban Sumitro bekerja sebagai montir bengkel motor dan orang korban diketahui memang penduduk asli kampung sini (Kampung Curug),&quot; kata Nuradi (49), tetangga korban di lokasi kejadian.
Sumitro dikenal warga sekitar kampung berkepribadian baik. Tak hanya itu, kata Nuradi, sejauh yang ia ketahui, korban tidak mempunyai musuh.
&quot;Dalam keseharian korban dikenal baik di kampung dan tidak mempunyai musuh,&quot; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Satu Keluarga di Depok Diserang OTK hingga Luka Parah&amp;nbsp;

Penyerangan yang dialami Sumitro dan istrinya, Juju (40) membuat keduanya luka parah di bagian kepala. Kedua putranya, Fadli (6) dan Fikri (4) pun ikut dianiaya pria tak dikenal itu hingga pingsan.
Kapolsek Sawangan Kompol Suprasetyo mengatakan, bersama Polres Metro Depok masih melakukan penyelidikan atas kasus penganiayaan oleh orang tak dikenal terhadap keluarga Sumitro.
Dari saksi mata yang diperiksa, penyerangan secara membabi buta tersebut dilakukan satu orang. Barang berharga di rumah korban juga tidak ada yang hilang.
&quot;Polisi sudah menggelar olah tempat kejadian perkara di rumah korban. Tidak ada barang-barang korban yang hilang di lokasi kejadian,&quot; kata Kapolsek Sawangan Kompol Suprasetyo.
Baca Juga:&amp;nbsp;Polisi Selidiki Motif Penyerang Satu Keluarga di Depok&amp;nbsp;</description><content:encoded>DEPOK - Sumitro (45), kepala keluarga yang menjadi korban penyerangan di Depok, Jawa Barat diketahui berprofesi sebagai montir. Ia bersama istri dan dua putranya diserang orang tak dikenal di rumahnya, Curug Bojongsari, Kota Depok, Jumat (10/1/2020) pukul 04.00 WIB.
&quot;Korban Sumitro bekerja sebagai montir bengkel motor dan orang korban diketahui memang penduduk asli kampung sini (Kampung Curug),&quot; kata Nuradi (49), tetangga korban di lokasi kejadian.
Sumitro dikenal warga sekitar kampung berkepribadian baik. Tak hanya itu, kata Nuradi, sejauh yang ia ketahui, korban tidak mempunyai musuh.
&quot;Dalam keseharian korban dikenal baik di kampung dan tidak mempunyai musuh,&quot; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Satu Keluarga di Depok Diserang OTK hingga Luka Parah&amp;nbsp;

Penyerangan yang dialami Sumitro dan istrinya, Juju (40) membuat keduanya luka parah di bagian kepala. Kedua putranya, Fadli (6) dan Fikri (4) pun ikut dianiaya pria tak dikenal itu hingga pingsan.
Kapolsek Sawangan Kompol Suprasetyo mengatakan, bersama Polres Metro Depok masih melakukan penyelidikan atas kasus penganiayaan oleh orang tak dikenal terhadap keluarga Sumitro.
Dari saksi mata yang diperiksa, penyerangan secara membabi buta tersebut dilakukan satu orang. Barang berharga di rumah korban juga tidak ada yang hilang.
&quot;Polisi sudah menggelar olah tempat kejadian perkara di rumah korban. Tidak ada barang-barang korban yang hilang di lokasi kejadian,&quot; kata Kapolsek Sawangan Kompol Suprasetyo.
Baca Juga:&amp;nbsp;Polisi Selidiki Motif Penyerang Satu Keluarga di Depok&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
