<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Banjir Bandang Sangihe Terima Bantuan Logistik dari Kapolri</title><description>Bantuan tersebut akan didistribusikan ke tiga lokasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/12/340/2152013/korban-banjir-bandang-sangihe-terima-bantuan-logistik-dari-kapolri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/12/340/2152013/korban-banjir-bandang-sangihe-terima-bantuan-logistik-dari-kapolri"/><item><title>Korban Banjir Bandang Sangihe Terima Bantuan Logistik dari Kapolri</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/12/340/2152013/korban-banjir-bandang-sangihe-terima-bantuan-logistik-dari-kapolri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/12/340/2152013/korban-banjir-bandang-sangihe-terima-bantuan-logistik-dari-kapolri</guid><pubDate>Minggu 12 Januari 2020 17:17 WIB</pubDate><dc:creator>Subhan Sabu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/12/340/2152013/korban-banjir-bandang-sangihe-terima-bantuan-logistik-dari-kapolri-ObzvxR2ncn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rumah di Sangihe rusak parah akibat diterjang banjir bandang (Foto : Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/12/340/2152013/korban-banjir-bandang-sangihe-terima-bantuan-logistik-dari-kapolri-ObzvxR2ncn.jpg</image><title>Rumah di Sangihe rusak parah akibat diterjang banjir bandang (Foto : Istimewa)</title></images><description>SANGIHE - Bantuan logistik dari Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis dan Ketua Umum Bhayangkari Fitri Idham Azis yang dibawa menggunakan KM. Dorolonda ke Bitung tiba di Pelabuhan Nusantara, Tahuna, Minggu (12/1/2020) dini hari tadi.

Bantuan yang terdiri mi instan, biskuit, susu, air mineral, kopi, sereal, selimut, pakaian, popok kertas, lotion anti nyamuk, dan lain-lain itu merupakan Giat Banfas KP. Prahasta-7015 dalam rangka baksos bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

&quot;Bantuan akan didistribusikan ke tiga lokasi. Yaitu Kampung Lebo dan Kampung Belengang di Kecamatan Manganitu, serta Kampung Ulung Peliang di Kecamatan Tamako,&amp;rdquo; ujar Kapolres Kepulauan Sangihe, AKBP Sudung Ferdinand Napitu.



Selain dari Kapolri, turut serta juga bantuan dari Ketua Umum TP-PKK Pusat Tri Suswati Tito Karnavian, dan Ketua TP-PKK Provinsi Sulut, Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan.

Bupati Kepulauan Sangihe, Jabes E. Gaghana mengucapkan terima kasih atas kepedulian dari Kapolri, Ibu Ketua Umum Bhayangkari, Ibu Ketua Umum TP-PKK Pusat dan Ibu Ketua TP-PKK Provinsi Sulut.

&quot;Terima kasih atas kepeduliannnya yang telah memberikan bantuan bagi masyarakat yang mengalami bencana alam, tentunya ini sangat bermanfaat sekali,&amp;rdquo; ujar Bupati.

Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi Jumat, 3 Desember 2020 itu menyebabkan tiga korban tewas, juga mengakibatkan delapan orang luka-luka dan dirawat di Puskesmas Manganitu dan rumah sakit setempat.

Sebanyak 24 rumah di Ulung Peliang rusak berat, 4 rusak sedang dan 3 rusak ringan. Di Sesiwung 3 rumah rusak berat, di Lebo 22 rumah rusak berat, 4 rusak sedang, 3 rusak ringan. Di Belengan 7 rumah rusak berat, di Barangkalang 4 rumah rusak ringan dan di Hiung 2 rumah rusak ringan.

Baca Juga : 3 Hal yang Harus Dilakukan Indonesia demi Pertahankan Natuna
Baca Juga : Ledakan di Bengkulu, Polisi Geledah Rumah Mantan Kades

&quot;Total 56 rumah rusak berat, 8 rusak sedang dan 12 rusak ringan,&quot; ujar Kepala BPBD Kabupaten Kepulauan Sangihe Rivo Pudihang.

Selain itu juga menurut Rivo, ada 4 kepala keluarga (KK) 12 jiwa mengungsi di Sesiwung, 50 KK 189 jiw di Lebo. Di Belengan ada 6 KK 20 jiwa, Barangkalang 4 KK 11 jiwa, di Tamako 46 KK 150 jiwa dan di Hiung 2 KK 10 jiwa. &quot;Total 112 KK 412 jiwa yang mengungsi akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor,&quot; pungkas Rivo.</description><content:encoded>SANGIHE - Bantuan logistik dari Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis dan Ketua Umum Bhayangkari Fitri Idham Azis yang dibawa menggunakan KM. Dorolonda ke Bitung tiba di Pelabuhan Nusantara, Tahuna, Minggu (12/1/2020) dini hari tadi.

Bantuan yang terdiri mi instan, biskuit, susu, air mineral, kopi, sereal, selimut, pakaian, popok kertas, lotion anti nyamuk, dan lain-lain itu merupakan Giat Banfas KP. Prahasta-7015 dalam rangka baksos bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

&quot;Bantuan akan didistribusikan ke tiga lokasi. Yaitu Kampung Lebo dan Kampung Belengang di Kecamatan Manganitu, serta Kampung Ulung Peliang di Kecamatan Tamako,&amp;rdquo; ujar Kapolres Kepulauan Sangihe, AKBP Sudung Ferdinand Napitu.



Selain dari Kapolri, turut serta juga bantuan dari Ketua Umum TP-PKK Pusat Tri Suswati Tito Karnavian, dan Ketua TP-PKK Provinsi Sulut, Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan.

Bupati Kepulauan Sangihe, Jabes E. Gaghana mengucapkan terima kasih atas kepedulian dari Kapolri, Ibu Ketua Umum Bhayangkari, Ibu Ketua Umum TP-PKK Pusat dan Ibu Ketua TP-PKK Provinsi Sulut.

&quot;Terima kasih atas kepeduliannnya yang telah memberikan bantuan bagi masyarakat yang mengalami bencana alam, tentunya ini sangat bermanfaat sekali,&amp;rdquo; ujar Bupati.

Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi Jumat, 3 Desember 2020 itu menyebabkan tiga korban tewas, juga mengakibatkan delapan orang luka-luka dan dirawat di Puskesmas Manganitu dan rumah sakit setempat.

Sebanyak 24 rumah di Ulung Peliang rusak berat, 4 rusak sedang dan 3 rusak ringan. Di Sesiwung 3 rumah rusak berat, di Lebo 22 rumah rusak berat, 4 rusak sedang, 3 rusak ringan. Di Belengan 7 rumah rusak berat, di Barangkalang 4 rumah rusak ringan dan di Hiung 2 rumah rusak ringan.

Baca Juga : 3 Hal yang Harus Dilakukan Indonesia demi Pertahankan Natuna
Baca Juga : Ledakan di Bengkulu, Polisi Geledah Rumah Mantan Kades

&quot;Total 56 rumah rusak berat, 8 rusak sedang dan 12 rusak ringan,&quot; ujar Kepala BPBD Kabupaten Kepulauan Sangihe Rivo Pudihang.

Selain itu juga menurut Rivo, ada 4 kepala keluarga (KK) 12 jiwa mengungsi di Sesiwung, 50 KK 189 jiw di Lebo. Di Belengan ada 6 KK 20 jiwa, Barangkalang 4 KK 11 jiwa, di Tamako 46 KK 150 jiwa dan di Hiung 2 KK 10 jiwa. &quot;Total 112 KK 412 jiwa yang mengungsi akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor,&quot; pungkas Rivo.</content:encoded></item></channel></rss>
