<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tebing 12 Meter di Cianjur Longsor, Polisi Berlakukan Buka-Tutup</title><description>Tebing setinggi 12 meter di Tanjakan Mala, Kecamatan Naringgul, Cianjur, Jawa Barat longsor.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/12/525/2152067/tebing-12-meter-di-cianjur-longsor-polisi-berlakukan-buka-tutup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/12/525/2152067/tebing-12-meter-di-cianjur-longsor-polisi-berlakukan-buka-tutup"/><item><title>Tebing 12 Meter di Cianjur Longsor, Polisi Berlakukan Buka-Tutup</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/12/525/2152067/tebing-12-meter-di-cianjur-longsor-polisi-berlakukan-buka-tutup</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/12/525/2152067/tebing-12-meter-di-cianjur-longsor-polisi-berlakukan-buka-tutup</guid><pubDate>Minggu 12 Januari 2020 20:31 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/12/525/2152067/tebing-12-meter-di-cianjur-longsor-polisi-berlakukan-buka-tutup-KyhBwXqGLc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/12/525/2152067/tebing-12-meter-di-cianjur-longsor-polisi-berlakukan-buka-tutup-KyhBwXqGLc.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Okezone)</title></images><description>CIANJUR - Tebing setinggi 12 meter di Tanjakan Mala, Kecamatan Naringgul, Cianjur, Jawa Barat longsor. Imbasnya, sebagian jalan Raya Bandung-Cianjur tidak bisa dilewati akibat ter timbun material longsor.
&quot;Longsor terjadi menjelang siang, sehingga sebagian badan jalan utama tertutup tanah dan batu. Namun, arus kendaraan masih dapat melintas meskipun secara bergantian,&quot; ungkap seorang warga sekitar, Jai (40), melansir iNews,id, Minggu (12/1/2020).
Dia menjelaskan, warga tak sempat melihat tanda-tanda akan terjadinya longsor. Longsor tersebut terjadi pasca Pemprov Jawa Barat memperbaiki tebing. Selain batu dan tanah, longsor juga menyebabkan jaring baja sepanjang 20 meter robek.
&quot;Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kendaraan yang melintas harus sabar mengantre karena petugas kepolisian dan TNI memberlakukan sistem buka tutup satu arah selama pembersihan material longsoran,&quot; tuturnya.
Sementara itu, Kepala PPK PJN 2 Jabar, Suparman mengatakan, pihaknya langsung menerjunkan anggota setelah mendapat laporan warga. Pihaknya kata SUparman, mengerahkan dua unit alat berat, puluhan anggota dibantu relawan tanggap bencana, TNI/Polri dan warga sekitar yang bertugas mengatur lalu lintas serta menyingkirkan batang pohon yang ikut terbawa longsor.
&quot;Kami mengimbau warga khususnya pengendara agar tetap waspada dan berhati-hati saat melintasi di Jalur Nasional Bandung-Naringgul-Cidaun karena setiap musim hujan sejumlah titik rawan bencana longsor,&quot; kata Suparman.
Dirinya mengimbau sementara waktu melarang pengguna jalan untuk berhenti di sepanjang tebing. Pasalnya, belakangan ini lokasi ini kerap dijadikan tempat selfie oleh pengendara.
&quot;Kami mengimbau pengguna jalan bersama petugas dari Polsek Naringgul, untuk tidak berhenti di sepanjang tebing Tanjakan Mala karena rawan terjadi longsor susulan, meskipun tebing telah dipasangi jaring pengaman,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>CIANJUR - Tebing setinggi 12 meter di Tanjakan Mala, Kecamatan Naringgul, Cianjur, Jawa Barat longsor. Imbasnya, sebagian jalan Raya Bandung-Cianjur tidak bisa dilewati akibat ter timbun material longsor.
&quot;Longsor terjadi menjelang siang, sehingga sebagian badan jalan utama tertutup tanah dan batu. Namun, arus kendaraan masih dapat melintas meskipun secara bergantian,&quot; ungkap seorang warga sekitar, Jai (40), melansir iNews,id, Minggu (12/1/2020).
Dia menjelaskan, warga tak sempat melihat tanda-tanda akan terjadinya longsor. Longsor tersebut terjadi pasca Pemprov Jawa Barat memperbaiki tebing. Selain batu dan tanah, longsor juga menyebabkan jaring baja sepanjang 20 meter robek.
&quot;Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kendaraan yang melintas harus sabar mengantre karena petugas kepolisian dan TNI memberlakukan sistem buka tutup satu arah selama pembersihan material longsoran,&quot; tuturnya.
Sementara itu, Kepala PPK PJN 2 Jabar, Suparman mengatakan, pihaknya langsung menerjunkan anggota setelah mendapat laporan warga. Pihaknya kata SUparman, mengerahkan dua unit alat berat, puluhan anggota dibantu relawan tanggap bencana, TNI/Polri dan warga sekitar yang bertugas mengatur lalu lintas serta menyingkirkan batang pohon yang ikut terbawa longsor.
&quot;Kami mengimbau warga khususnya pengendara agar tetap waspada dan berhati-hati saat melintasi di Jalur Nasional Bandung-Naringgul-Cidaun karena setiap musim hujan sejumlah titik rawan bencana longsor,&quot; kata Suparman.
Dirinya mengimbau sementara waktu melarang pengguna jalan untuk berhenti di sepanjang tebing. Pasalnya, belakangan ini lokasi ini kerap dijadikan tempat selfie oleh pengendara.
&quot;Kami mengimbau pengguna jalan bersama petugas dari Polsek Naringgul, untuk tidak berhenti di sepanjang tebing Tanjakan Mala karena rawan terjadi longsor susulan, meskipun tebing telah dipasangi jaring pengaman,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
