<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PKS Sepakat Usulan Ambang Batas Parlemen Jadi 5%</title><description>Jazuli mengutarakan, tak keberatan ihwal usulan tersebut. Menurutnya, ambang batas parlemen menjadi 5 persen adalah aturan yang wajar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/15/337/2153359/pks-sepakat-usulan-ambang-batas-parlemen-jadi-5</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/15/337/2153359/pks-sepakat-usulan-ambang-batas-parlemen-jadi-5"/><item><title>PKS Sepakat Usulan Ambang Batas Parlemen Jadi 5%</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/15/337/2153359/pks-sepakat-usulan-ambang-batas-parlemen-jadi-5</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/15/337/2153359/pks-sepakat-usulan-ambang-batas-parlemen-jadi-5</guid><pubDate>Rabu 15 Januari 2020 19:36 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/15/337/2153359/pks-sepakat-usulan-ambang-batas-parlemen-jadi-5-12b7gjCTRs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua PKS Jazuli Juwaini (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/15/337/2153359/pks-sepakat-usulan-ambang-batas-parlemen-jadi-5-12b7gjCTRs.jpg</image><title>Ketua PKS Jazuli Juwaini (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengaku tak keberatan dengan usulan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), yang ingin menaikan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold menjadi 5 persen.
Ketua Fraksi PKS di DPR Jazuli Juwaini mengutarakan, tak keberatan ihwal usulan  tersebut. Menurutnya, ambang batas parlemen menjadi 5 persen adalah aturan yang wajar.
&amp;ldquo;Enggak keberatan menurut PKS itu wajar. Justru PKS  di 5 persen itu bagus,&amp;rdquo; ujar Jazuli di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (15/1/2020).&amp;nbsp;
Baca Juga:&amp;nbsp;PAN Tak Sepakati Usulan PDIP soal Kenaikan Ambang Batas Parlemen 5%
Jazuli menjelaskan, alasan mengapa PKS setuju ambang batas parlemen berada di angka 5 persen , karena menurut dia kenaikan itu sudah dilakukan secara berjenjang.
&amp;ldquo;PKS setuju 5 persen karena itu ada kenaikan yang gradual. Kemarin itu kan 4 persen. Saya kira kalau kenaikan 4,5 persen, 5 persen itu wajar kenaikannya,&amp;rdquo; ungkapnya.

Namun, Jazuli berharap kenaikan ambang batas parlemen hanya 5 persen saja. Sebab, diperlukan kajian kembali jika melebihi dari angka 5 persen dan khawatir malah banyak suara yang terbuang.
&amp;ldquo;Tapi kalau di atas itu (5 persen) saya kira  harus dikaji lebih dalam, karena apa? Karena kalau artinya kalau lebih tinggi, itu lebih tinggi suara rakyat yang terbuang enggak terwakili,&amp;rdquo; imbuh Jazuli.
Baca Juga:&amp;nbsp;PDIP Usul Parliamentary Threshold Jadi 5%
Jazuli menekankan, PKS tak sepakat dengan usulan proporsional tertutup. Meski, lebih cenderung sepakat jika pemilu tetap dilakukan dengan proporsional terbuka demi kebaikan demokrasi Indonesia.
&amp;ldquo;Saya kira akan lebih bagus terbuka, karena terbuka ini lebih mencerminkan demokrasi. Kan pemilu itu kan mencari suara rakyat, jangan nanti suara rakyat itu terpatahkan oleh kepentingan politik,&amp;rdquo; tutur Jazuli.</description><content:encoded>JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengaku tak keberatan dengan usulan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), yang ingin menaikan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold menjadi 5 persen.
Ketua Fraksi PKS di DPR Jazuli Juwaini mengutarakan, tak keberatan ihwal usulan  tersebut. Menurutnya, ambang batas parlemen menjadi 5 persen adalah aturan yang wajar.
&amp;ldquo;Enggak keberatan menurut PKS itu wajar. Justru PKS  di 5 persen itu bagus,&amp;rdquo; ujar Jazuli di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (15/1/2020).&amp;nbsp;
Baca Juga:&amp;nbsp;PAN Tak Sepakati Usulan PDIP soal Kenaikan Ambang Batas Parlemen 5%
Jazuli menjelaskan, alasan mengapa PKS setuju ambang batas parlemen berada di angka 5 persen , karena menurut dia kenaikan itu sudah dilakukan secara berjenjang.
&amp;ldquo;PKS setuju 5 persen karena itu ada kenaikan yang gradual. Kemarin itu kan 4 persen. Saya kira kalau kenaikan 4,5 persen, 5 persen itu wajar kenaikannya,&amp;rdquo; ungkapnya.

Namun, Jazuli berharap kenaikan ambang batas parlemen hanya 5 persen saja. Sebab, diperlukan kajian kembali jika melebihi dari angka 5 persen dan khawatir malah banyak suara yang terbuang.
&amp;ldquo;Tapi kalau di atas itu (5 persen) saya kira  harus dikaji lebih dalam, karena apa? Karena kalau artinya kalau lebih tinggi, itu lebih tinggi suara rakyat yang terbuang enggak terwakili,&amp;rdquo; imbuh Jazuli.
Baca Juga:&amp;nbsp;PDIP Usul Parliamentary Threshold Jadi 5%
Jazuli menekankan, PKS tak sepakat dengan usulan proporsional tertutup. Meski, lebih cenderung sepakat jika pemilu tetap dilakukan dengan proporsional terbuka demi kebaikan demokrasi Indonesia.
&amp;ldquo;Saya kira akan lebih bagus terbuka, karena terbuka ini lebih mencerminkan demokrasi. Kan pemilu itu kan mencari suara rakyat, jangan nanti suara rakyat itu terpatahkan oleh kepentingan politik,&amp;rdquo; tutur Jazuli.</content:encoded></item></channel></rss>
