<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Ada Demo Ojek Online, Polisi Tutup Jalan Sekitar Kantor Kemenhub   </title><description>Pengemudi ojek online berencana akan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Kementerian Perhubungan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/15/338/2153117/ada-demo-ojek-online-polisi-tutup-jalan-sekitar-kantor-kemenhub</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/15/338/2153117/ada-demo-ojek-online-polisi-tutup-jalan-sekitar-kantor-kemenhub"/><item><title> Ada Demo Ojek Online, Polisi Tutup Jalan Sekitar Kantor Kemenhub   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/15/338/2153117/ada-demo-ojek-online-polisi-tutup-jalan-sekitar-kantor-kemenhub</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/15/338/2153117/ada-demo-ojek-online-polisi-tutup-jalan-sekitar-kantor-kemenhub</guid><pubDate>Rabu 15 Januari 2020 12:16 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/15/338/2153117/ada-demo-ojek-online-polisi-tutup-jalan-sekitar-kantor-kemenhub-kxnQZ4FNx5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Ilustrasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/15/338/2153117/ada-demo-ojek-online-polisi-tutup-jalan-sekitar-kantor-kemenhub-kxnQZ4FNx5.jpg</image><title>Foto Ilustrasi Okezone</title></images><description>
JAKARTA - Pengemudi ojek online berencana akan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2020).

Dengan adanya agenda itu, polisi akan melakukan rekayasa lalu lintas. Pasalnya, akses Jalan Medan Merdeka Barat akan ditutup selama demo berlangsung.

&quot;Dua arah kami tutup. Bisa lewat (Jalan) Abdul Muis atau Veteran. Busway kami upayakan tetap jalan. Aksi ada di depan Kemehub dan Istana,&quot; kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (15/1/2020).
&amp;nbsp;
Penutupan itu dilakukan, lantaran massa aksi diyakini akan memakan semua badan jalan. Alhasil, lalu lintas di sana pun dialihkan. Rencananya aksi sendiri akan dimulai sekira pukul 12.00 WIB. Namun, untuk TransJakarta diupayakan tetap bisa melintas.

Massa aksi yang membawa sepeda motor akan dikumpulkan di pintu Monas Barat. Massa diprediksi berasal dari Jabodetabek dan beberapa daerah lain.

Selain Polri, personel TNI juga akan diturunkan guna membantu pengamanan. Dandim 0501/JP BS Kolonel (Inf) Wahyu Yudhayana menambahkan sementara, ada 2.040 personel gabungan TNI dan Polri yang ikut mengamankan.

&quot;Itu (jumlah) petugas gabungan,&quot; tutup Wahyu.




</description><content:encoded>
JAKARTA - Pengemudi ojek online berencana akan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2020).

Dengan adanya agenda itu, polisi akan melakukan rekayasa lalu lintas. Pasalnya, akses Jalan Medan Merdeka Barat akan ditutup selama demo berlangsung.

&quot;Dua arah kami tutup. Bisa lewat (Jalan) Abdul Muis atau Veteran. Busway kami upayakan tetap jalan. Aksi ada di depan Kemehub dan Istana,&quot; kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (15/1/2020).
&amp;nbsp;
Penutupan itu dilakukan, lantaran massa aksi diyakini akan memakan semua badan jalan. Alhasil, lalu lintas di sana pun dialihkan. Rencananya aksi sendiri akan dimulai sekira pukul 12.00 WIB. Namun, untuk TransJakarta diupayakan tetap bisa melintas.

Massa aksi yang membawa sepeda motor akan dikumpulkan di pintu Monas Barat. Massa diprediksi berasal dari Jabodetabek dan beberapa daerah lain.

Selain Polri, personel TNI juga akan diturunkan guna membantu pengamanan. Dandim 0501/JP BS Kolonel (Inf) Wahyu Yudhayana menambahkan sementara, ada 2.040 personel gabungan TNI dan Polri yang ikut mengamankan.

&quot;Itu (jumlah) petugas gabungan,&quot; tutup Wahyu.




</content:encoded></item></channel></rss>
