<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemkot Bekasi Turunkan Status Tanggap Darurat Menjadi Transisi Darurat Bencana</title><description>Status tanggap darurat bencana banjir di Kota Bekasi, Jawa Barat, resmi berakhir pada Selasa 14 Januari 2020.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/16/338/2153505/pemkot-bekasi-turunkan-status-tanggap-darurat-menjadi-transisi-darurat-bencana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/16/338/2153505/pemkot-bekasi-turunkan-status-tanggap-darurat-menjadi-transisi-darurat-bencana"/><item><title>Pemkot Bekasi Turunkan Status Tanggap Darurat Menjadi Transisi Darurat Bencana</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/16/338/2153505/pemkot-bekasi-turunkan-status-tanggap-darurat-menjadi-transisi-darurat-bencana</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/16/338/2153505/pemkot-bekasi-turunkan-status-tanggap-darurat-menjadi-transisi-darurat-bencana</guid><pubDate>Kamis 16 Januari 2020 07:03 WIB</pubDate><dc:creator>Wisnu Yusep</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/16/338/2153505/pemkot-bekasi-turunkan-status-tanggap-darurat-menjadi-transisi-darurat-bencana-CnhccdDx0x.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dampak Banjir di Perumahan Pondok Gede Permai (PGP) Bekasi (foto: Okezone/Wisnu Y)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/16/338/2153505/pemkot-bekasi-turunkan-status-tanggap-darurat-menjadi-transisi-darurat-bencana-CnhccdDx0x.jpg</image><title>Dampak Banjir di Perumahan Pondok Gede Permai (PGP) Bekasi (foto: Okezone/Wisnu Y)</title></images><description>BEKASI -  Status tanggap darurat bencana banjir di Kota Bekasi, Jawa Barat, resmi berakhir pada Selasa 14 Januari 2020. Namun, pemulihan Bekasi sepenuhnya belum pulih pascabanjir menerjang pada awal tahun 2020 silam.

Kini status darurat bencana banjir diturunkan menjadi satu tingkat yakni transisi darurat bencana. &quot;Terutama untuk penanggulangan kawasan yang ada di Daerah Aliran Sungai (DAS),&quot; kata Kepala Bagian Humas Setda Kota Bekasi Sayekti Rubiah kepada wartawan, Rabu (15/1/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Wali Kota Bekasi Sebut 75 Persen Warga Perumahan PGP Menolak Direlokasi&amp;nbsp;
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/01/03/60159/309961_medium.jpg&quot; alt=&quot;Bak Tsunami, Kondisi Perumahan Pondok Gede Permai usai Banjir&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Penurunan status satu tingkat itu, kata dia, berdasarkan rapat bersama dan memutuskan untuk diturunkan satu tingkat. Dia melanjutkan, status transisi darurat bencana ini tidak mengurangi penanggulangan bencana di sejumlah wilayah yang masih dipulihkan.

Terutama soal pembersihan lumpur dan pengangkutan sampah, pihaknya terus mengebut penanganan itu. Termasuk perbaikan sejumlah tanggul.

&quot;Pembersihan lumpur dan sampah masih akan terus dilakukan juga perbaikan tanggul,&quot; kata dia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Relokasi Warga Pondok Gede Permai Bekasi Tunggu Putusan Pemerintah Pusat
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/01/03/60159/309959_medium.jpg&quot; alt=&quot;Bak Tsunami, Kondisi Perumahan Pondok Gede Permai usai Banjir&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Dia menegaskan, penetapan status transisi darurat bencana ini akan berlaku sampai tiga bulan ke depan. Terlebih, ada beberapa titik perumahan yang belum rampung dibersihkan dari sisa lumpur dan sampah akibat banjir. Menurut Sayekti, penanganan pascabanjir sudah 95 persen untuk kawasan yang berada di DAS.

&quot;Tinggal kawasan yang berada di DAS Kali Bekasi yang memang belum tuntas,&quot; kata dia.</description><content:encoded>BEKASI -  Status tanggap darurat bencana banjir di Kota Bekasi, Jawa Barat, resmi berakhir pada Selasa 14 Januari 2020. Namun, pemulihan Bekasi sepenuhnya belum pulih pascabanjir menerjang pada awal tahun 2020 silam.

Kini status darurat bencana banjir diturunkan menjadi satu tingkat yakni transisi darurat bencana. &quot;Terutama untuk penanggulangan kawasan yang ada di Daerah Aliran Sungai (DAS),&quot; kata Kepala Bagian Humas Setda Kota Bekasi Sayekti Rubiah kepada wartawan, Rabu (15/1/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Wali Kota Bekasi Sebut 75 Persen Warga Perumahan PGP Menolak Direlokasi&amp;nbsp;
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/01/03/60159/309961_medium.jpg&quot; alt=&quot;Bak Tsunami, Kondisi Perumahan Pondok Gede Permai usai Banjir&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Penurunan status satu tingkat itu, kata dia, berdasarkan rapat bersama dan memutuskan untuk diturunkan satu tingkat. Dia melanjutkan, status transisi darurat bencana ini tidak mengurangi penanggulangan bencana di sejumlah wilayah yang masih dipulihkan.

Terutama soal pembersihan lumpur dan pengangkutan sampah, pihaknya terus mengebut penanganan itu. Termasuk perbaikan sejumlah tanggul.

&quot;Pembersihan lumpur dan sampah masih akan terus dilakukan juga perbaikan tanggul,&quot; kata dia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Relokasi Warga Pondok Gede Permai Bekasi Tunggu Putusan Pemerintah Pusat
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/01/03/60159/309959_medium.jpg&quot; alt=&quot;Bak Tsunami, Kondisi Perumahan Pondok Gede Permai usai Banjir&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Dia menegaskan, penetapan status transisi darurat bencana ini akan berlaku sampai tiga bulan ke depan. Terlebih, ada beberapa titik perumahan yang belum rampung dibersihkan dari sisa lumpur dan sampah akibat banjir. Menurut Sayekti, penanganan pascabanjir sudah 95 persen untuk kawasan yang berada di DAS.

&quot;Tinggal kawasan yang berada di DAS Kali Bekasi yang memang belum tuntas,&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
