<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ditangkap Polisi, Toto dan Fanni Ngotot Ngaku Raja-Ratu Keraton Agung Sejagat</title><description>Toto Santoso dan Fanni Aminadia ngotot mengaku sebagai Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat di Purworejo.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/16/512/2153587/ditangkap-polisi-toto-dan-fanni-ngotot-ngaku-raja-ratu-keraton-agung-sejagat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/16/512/2153587/ditangkap-polisi-toto-dan-fanni-ngotot-ngaku-raja-ratu-keraton-agung-sejagat"/><item><title>Ditangkap Polisi, Toto dan Fanni Ngotot Ngaku Raja-Ratu Keraton Agung Sejagat</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/16/512/2153587/ditangkap-polisi-toto-dan-fanni-ngotot-ngaku-raja-ratu-keraton-agung-sejagat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/16/512/2153587/ditangkap-polisi-toto-dan-fanni-ngotot-ngaku-raja-ratu-keraton-agung-sejagat</guid><pubDate>Kamis 16 Januari 2020 10:57 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Budi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/16/512/2153587/ditangkap-polisi-toto-dan-fanni-ngotot-ngaku-raja-ratu-keraton-agung-sejagat-bkuXmmN1nW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolda Jateng Irjen Rycko Amelza Dahniel saat Ekspose Kasus Keraton Agung Sejagat (foto: iNews/Taufik Budi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/16/512/2153587/ditangkap-polisi-toto-dan-fanni-ngotot-ngaku-raja-ratu-keraton-agung-sejagat-bkuXmmN1nW.jpg</image><title>Kapolda Jateng Irjen Rycko Amelza Dahniel saat Ekspose Kasus Keraton Agung Sejagat (foto: iNews/Taufik Budi)</title></images><description>SEMARANG - Toto Santoso (42) dan Fanni Aminadia (41) masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Jawa Tengah. Keduanya ngotot mengaku sebagai Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat di Purworejo.

&quot;Dia masih mengakui kerajaan itu benar ada, mereka berdua sebagai Raja dan Ratu dari Keraton Agung Sejagat,&quot; kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iskandar Fitriana Sutisna, Kamis (16/1/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Raja Toto Klaim Miliki Keraton Lain di Klaten&amp;nbsp;
Sebelum mendirikan keraton, Toto mengaku mendapatkan wangsit dari leluhur dan keturunan Raja-Raja Mataram. Dia mendapatkan tugas segera mendirikan kelanjutan Kerajaan Mataram di Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo.

&quot;Kalau menurut saya wajar-wajar saja, dia tetap bersikukuh dia tak bersalah,&quot; tambah Iskandar.
&amp;nbsp;
Toto yang mengaku mendapat wangsit, lantas meyakinkan orang-orang di sekitarnya. Dia pun melengkapi diri dengan beragam dokumen palsu agar orang lain percaya dengan perkataannya.

&quot;Atas dasar wangsit tersebut, kemudian yang bersangkutan melengkapi kelengkapan dirinya untuk meyakinkan orang-orang,&quot; kata Kapolda Jateng Irjen Rycko Amelza Dahniel.

Bahkan, dia pun mencatut lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam dokumen palsunya. Dengan bekal tersebut, Toto yang ditemani permaisuri Ratu Dyah Gitarja berhasil memperdaya ratusan orang untuk menjadi pengikut.
Baca Juga:&amp;nbsp;Polisi Sita Sejumlah Buku Rekening di Keraton Agung Sejagat&amp;nbsp;
&quot;Dengan melengkapi beberapa kartu-kartu yang berasal dari PBB (United Nations), bahwa yang bersangkutan memang memiliki kredibilitas untuk menjadi seorang raja,&quot; terangnya.

&quot;Nenyampaikan wangsit-wangsit sehingga ada beberapa warga menjadi terpengaruh, yakin bahwa yang bersangkutan memang seorang raja yang menerima wangsit dari para leluhur,&quot; tandasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wMS8xNS8xLzEyMTE1Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>SEMARANG - Toto Santoso (42) dan Fanni Aminadia (41) masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Jawa Tengah. Keduanya ngotot mengaku sebagai Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat di Purworejo.

&quot;Dia masih mengakui kerajaan itu benar ada, mereka berdua sebagai Raja dan Ratu dari Keraton Agung Sejagat,&quot; kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iskandar Fitriana Sutisna, Kamis (16/1/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Raja Toto Klaim Miliki Keraton Lain di Klaten&amp;nbsp;
Sebelum mendirikan keraton, Toto mengaku mendapatkan wangsit dari leluhur dan keturunan Raja-Raja Mataram. Dia mendapatkan tugas segera mendirikan kelanjutan Kerajaan Mataram di Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo.

&quot;Kalau menurut saya wajar-wajar saja, dia tetap bersikukuh dia tak bersalah,&quot; tambah Iskandar.
&amp;nbsp;
Toto yang mengaku mendapat wangsit, lantas meyakinkan orang-orang di sekitarnya. Dia pun melengkapi diri dengan beragam dokumen palsu agar orang lain percaya dengan perkataannya.

&quot;Atas dasar wangsit tersebut, kemudian yang bersangkutan melengkapi kelengkapan dirinya untuk meyakinkan orang-orang,&quot; kata Kapolda Jateng Irjen Rycko Amelza Dahniel.

Bahkan, dia pun mencatut lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam dokumen palsunya. Dengan bekal tersebut, Toto yang ditemani permaisuri Ratu Dyah Gitarja berhasil memperdaya ratusan orang untuk menjadi pengikut.
Baca Juga:&amp;nbsp;Polisi Sita Sejumlah Buku Rekening di Keraton Agung Sejagat&amp;nbsp;
&quot;Dengan melengkapi beberapa kartu-kartu yang berasal dari PBB (United Nations), bahwa yang bersangkutan memang memiliki kredibilitas untuk menjadi seorang raja,&quot; terangnya.

&quot;Nenyampaikan wangsit-wangsit sehingga ada beberapa warga menjadi terpengaruh, yakin bahwa yang bersangkutan memang seorang raja yang menerima wangsit dari para leluhur,&quot; tandasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wMS8xNS8xLzEyMTE1Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
