<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Banjir di Kabupaten Barru Sulsel Butuh Air Bersih</title><description>Para korban banjir di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, sangat membutuhkan air bersih.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/17/609/2154133/korban-banjir-di-kabupaten-barru-sulsel-butuh-air-bersih</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/17/609/2154133/korban-banjir-di-kabupaten-barru-sulsel-butuh-air-bersih"/><item><title>Korban Banjir di Kabupaten Barru Sulsel Butuh Air Bersih</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/17/609/2154133/korban-banjir-di-kabupaten-barru-sulsel-butuh-air-bersih</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/17/609/2154133/korban-banjir-di-kabupaten-barru-sulsel-butuh-air-bersih</guid><pubDate>Jum'at 17 Januari 2020 10:34 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/17/609/2154133/korban-banjir-di-kabupaten-barru-sulsel-butuh-air-bersih-xi0Mpx8TU9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi air bersih. (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/17/609/2154133/korban-banjir-di-kabupaten-barru-sulsel-butuh-air-bersih-xi0Mpx8TU9.jpg</image><title>Ilustrasi air bersih. (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>BARRU &amp;ndash; Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Selatan mengerahkan bantuan mobil tangki air bersih dan empat unit alat pompa untuk masyarakat korban banjir di Kabupaten Barru. Warga di sana membutuhkan stok air bersih karena sumber air terkontaminasi banjir.
Wakil Ketua PMI Sulsel Musyafir yang memimpin rombongan relawan mengatakan pihaknya bersama relawan lain dan tim gabungan pemerintah daerah serta kepolisian membantu warga terdampak banjir di daerah tersebut.
&quot;Kami menurunkan mobil tangki air bersih dan empat unit alat pompa pada Kamis 16 Januari kemarin,&quot; kata Musyafir saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (17/1/2020), mengutip dari iNews.id.
Sementara Wakil Bupati Barru Nasruddin menyampaikan pemetaan lokasi yang terdampak banjir di tiga kawasan yaitu Balusu, Soppeng Riaja, dan malusetasi. Dia mengakui warga saat ini sangat memerlukan stok air bersih.
Kebutuhan air bersih masyarakat sangat tinggi karena banyaknya sumber air masyarakat terkontaminasi dengan air banjir. Nasruddin mengajak semua pihak melakukan kerja bakti bersama untuk menangani hal itu.
&quot;Banjir kemarin terjadi karena keseimbangan alam yang terjadi, area tangkap air kita sudah berkurang dengan rusaknya hutan-hutan kita ditambah intensitas curah hujan yang tinggi,&quot; kata dia.
Selain itu, pemda juga turut bekerja sama dengan relawan dan petugas gabungan dalam menangani banjir kali ini. Pihaknya juga berkolaborasi dengan pihak swasta, Kalla Car, untuk pembenahan pascabanjir.</description><content:encoded>BARRU &amp;ndash; Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Selatan mengerahkan bantuan mobil tangki air bersih dan empat unit alat pompa untuk masyarakat korban banjir di Kabupaten Barru. Warga di sana membutuhkan stok air bersih karena sumber air terkontaminasi banjir.
Wakil Ketua PMI Sulsel Musyafir yang memimpin rombongan relawan mengatakan pihaknya bersama relawan lain dan tim gabungan pemerintah daerah serta kepolisian membantu warga terdampak banjir di daerah tersebut.
&quot;Kami menurunkan mobil tangki air bersih dan empat unit alat pompa pada Kamis 16 Januari kemarin,&quot; kata Musyafir saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (17/1/2020), mengutip dari iNews.id.
Sementara Wakil Bupati Barru Nasruddin menyampaikan pemetaan lokasi yang terdampak banjir di tiga kawasan yaitu Balusu, Soppeng Riaja, dan malusetasi. Dia mengakui warga saat ini sangat memerlukan stok air bersih.
Kebutuhan air bersih masyarakat sangat tinggi karena banyaknya sumber air masyarakat terkontaminasi dengan air banjir. Nasruddin mengajak semua pihak melakukan kerja bakti bersama untuk menangani hal itu.
&quot;Banjir kemarin terjadi karena keseimbangan alam yang terjadi, area tangkap air kita sudah berkurang dengan rusaknya hutan-hutan kita ditambah intensitas curah hujan yang tinggi,&quot; kata dia.
Selain itu, pemda juga turut bekerja sama dengan relawan dan petugas gabungan dalam menangani banjir kali ini. Pihaknya juga berkolaborasi dengan pihak swasta, Kalla Car, untuk pembenahan pascabanjir.</content:encoded></item></channel></rss>
