<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fenomena seperti Keraton Agung Sejagat Juga Melanda Jepang dan Amerika</title><description>Fenomena serupa juga menghinggapi beberapa negara modern seperti Jepang dan Amerika Serikat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/18/337/2154544/fenomena-seperti-keraton-agung-sejagat-juga-melanda-jepang-dan-amerika</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/18/337/2154544/fenomena-seperti-keraton-agung-sejagat-juga-melanda-jepang-dan-amerika"/><item><title>Fenomena seperti Keraton Agung Sejagat Juga Melanda Jepang dan Amerika</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/18/337/2154544/fenomena-seperti-keraton-agung-sejagat-juga-melanda-jepang-dan-amerika</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/18/337/2154544/fenomena-seperti-keraton-agung-sejagat-juga-melanda-jepang-dan-amerika</guid><pubDate>Sabtu 18 Januari 2020 00:03 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Budi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/17/337/2154544/fenomena-seperti-keraton-agung-sejagat-juga-melanda-jepang-dan-amerika-id2VUVeUod.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Seragam Keraton Agung Sejagat (Foto: Okezone/Taufik Budi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/17/337/2154544/fenomena-seperti-keraton-agung-sejagat-juga-melanda-jepang-dan-amerika-id2VUVeUod.jpg</image><title>Seragam Keraton Agung Sejagat (Foto: Okezone/Taufik Budi)</title></images><description>SEMARANG - Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah, dianggap sebagai fenomena kemunculan Ratu Adil yang membebaskan rakyat dari penderitaan.

Fenomena serupa juga menghinggapi beberapa negara modern seperti Jepang dan Amerika Serikat.

&quot;Sebenarnya itu (Ratu Adil) tidak hanya orang Jawa. Secara umum namanya Gerakan Mesianisme, dari kata Mesiah, Almasih, Yesus, Isa. Dia kan juru selamat, juru damai,&quot; kata Antropolog Universitas Negeri Semarang (Unnes), Dr. Nugroho Trisnu Brata, Jumat (17/1/2020).

Dia menyebutkan, fenomena itu terjadi pada masyarakat Melanesia, Papua, melalui Gerakan Kultus Kargo/ Cargo Cult Movement. Di Jepang terdapat sosok Soko Asahara yang sempat menggemparkan masyarakat.

Baca Juga: Galau, Bisa Jadi Penyebab Banyak Masyarakat Gabung Keraton Agung Sejagat

&quot;Dulu pernah membuat heboh, karena dia ditangkap. Kemudian anak buahnya menyebar gas Sarin (gas beracun) waktu itu ke tempat-tempat umum. Tapi sebenarnya itu sekte yang ada di negara modern seperti Jepang,&quot; katanya.

&quot;Orang-orangnya masyarakatnya, sebenarnya sudah tidak tradisional, tapi belum modern, dan tidak bisa menerima kemodernan, sehingga butuh Soko Asahara yang bisa membuat tenteram masyarakat,&quot; imbuhnya.

Gerakan serupa muncul di Amerika Serikat yakni Sekte Children of God  atau Anak-Anak Tuhan pada 1980-an. Setelah itu muncul sekte baru lagi  yaitu Gerakan Branch Davidian.

Waktu itu, jelas Nugroho, orang resah kemudian ada sosok yang bisa membawa mereka jadi tenteram tapi menyendiri hidupnya.

Ada juga setelah itu sekte bernama Branch Davidian atau Sekte David,  pengikutnya David Koresh, juga mengiming-iming masyarakat yang resah  dengan harapan atau halusinasi tentang surga dan kemakmuran.

&quot;Kadang untuk mempercepat jalan masuk surga secara bersama mereka  minum racun bersama atau bakar diri bersama dengan diiringi ritual,&quot;  tutur dia.

</description><content:encoded>SEMARANG - Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah, dianggap sebagai fenomena kemunculan Ratu Adil yang membebaskan rakyat dari penderitaan.

Fenomena serupa juga menghinggapi beberapa negara modern seperti Jepang dan Amerika Serikat.

&quot;Sebenarnya itu (Ratu Adil) tidak hanya orang Jawa. Secara umum namanya Gerakan Mesianisme, dari kata Mesiah, Almasih, Yesus, Isa. Dia kan juru selamat, juru damai,&quot; kata Antropolog Universitas Negeri Semarang (Unnes), Dr. Nugroho Trisnu Brata, Jumat (17/1/2020).

Dia menyebutkan, fenomena itu terjadi pada masyarakat Melanesia, Papua, melalui Gerakan Kultus Kargo/ Cargo Cult Movement. Di Jepang terdapat sosok Soko Asahara yang sempat menggemparkan masyarakat.

Baca Juga: Galau, Bisa Jadi Penyebab Banyak Masyarakat Gabung Keraton Agung Sejagat

&quot;Dulu pernah membuat heboh, karena dia ditangkap. Kemudian anak buahnya menyebar gas Sarin (gas beracun) waktu itu ke tempat-tempat umum. Tapi sebenarnya itu sekte yang ada di negara modern seperti Jepang,&quot; katanya.

&quot;Orang-orangnya masyarakatnya, sebenarnya sudah tidak tradisional, tapi belum modern, dan tidak bisa menerima kemodernan, sehingga butuh Soko Asahara yang bisa membuat tenteram masyarakat,&quot; imbuhnya.

Gerakan serupa muncul di Amerika Serikat yakni Sekte Children of God  atau Anak-Anak Tuhan pada 1980-an. Setelah itu muncul sekte baru lagi  yaitu Gerakan Branch Davidian.

Waktu itu, jelas Nugroho, orang resah kemudian ada sosok yang bisa membawa mereka jadi tenteram tapi menyendiri hidupnya.

Ada juga setelah itu sekte bernama Branch Davidian atau Sekte David,  pengikutnya David Koresh, juga mengiming-iming masyarakat yang resah  dengan harapan atau halusinasi tentang surga dan kemakmuran.

&quot;Kadang untuk mempercepat jalan masuk surga secara bersama mereka  minum racun bersama atau bakar diri bersama dengan diiringi ritual,&quot;  tutur dia.

</content:encoded></item></channel></rss>
