<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>7 Tradisi Unik Imlek di Indonesia</title><description>Sejumlah tradisi unik dilakukan masyarakat dalam menyambut Tahun Baru Imlek setiap tahunnnya</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/19/337/2154941/7-tradisi-unik-imlek-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/19/337/2154941/7-tradisi-unik-imlek-di-indonesia"/><item><title>7 Tradisi Unik Imlek di Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/19/337/2154941/7-tradisi-unik-imlek-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/19/337/2154941/7-tradisi-unik-imlek-di-indonesia</guid><pubDate>Minggu 19 Januari 2020 04:11 WIB</pubDate><dc:creator>Debrinata Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/19/337/2154941/7-tradisi-unik-imlek-di-indonesia-GdryB56ddh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Imlek (Foto: Okezone/Arif)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/19/337/2154941/7-tradisi-unik-imlek-di-indonesia-GdryB56ddh.jpg</image><title>Ilustrasi Imlek (Foto: Okezone/Arif)</title></images><description>JAKARTA - Perayaan Tahun Baru Imlek 2571 Kongzili tahun ini jatuh pada hari Sabtu, 25 Januari 2020 dan ditetapkan sebagai hari libur nasional. Di Indonesia sendiri, sejumlah tradisi unik dilakukan masyarakat dalam menyambut Tahun Baru Imlek setiap tahunnnya.
Untuk itu, Okezone merangkum sejumah tradisi unik yang dilakukan masyarakat Tionghoa dalam merayakan Tahun Baru Imlek dari berbagai sumber. Berikut rangkumannya;
1. Bersih-Bersih Rumah Sebelum Imlek

Tradisi bersih-bersih rumah dilakukan masyarakat tionghoa satu hari menjelang imlek. Hal tersebut dimaksudkan untuk membuang semua keburukan dan hal negatif yang akan menghambat keberuntungan. Selain itu, membersihkan rumah pada saat imlek dipercaya akan membuang keberuntungan pada tahun tersebut.
2. Berkumpul dan Makan Bersama Keluarga

Perayaan Tahun Baru Imlek menjadi momen berkumpul bersama keluarga. Tradisi ini menggambarkan rasa syukur kepada Tuhan dan berdoa agar rezeki bertambah di tahun baru. Di momen ini pula para keluarga bisa berkumpul dan berkomunikasi lebih dekat.
Dengan menyantap aneka hidangan khas Imlek yang ada di tengah meja. Beberapa makanan tradisional yang disuguhkan dan dipercaya akan membawa keberuntungan dalam menyambut hari istimewa itu. Beberapa makanan yang ada di perayaan Imlek anatara lain yu sheng, ikan, buah jeruk, mi goreng, kue keranjang dan kue lapis.
3. Tradisi Makan Yu Sheng

Yu Sheng merupakan salah satu menu khas Imlek yang tidak boleh terlewat. Indonesia mengadopsi makanan tersebut karena memiliki makna yang unik.
Yu Sheng merupakan makanan berbahan baku utama ikan dan sayuran yang diberi bumbu-bumbu seperti kayu manis, wijen, minyak ayam, lada putih dan saus plum. Setiap bahan makanan di Yu Sheng memiliki makna dan mewakili doa serta harapan dalam menjalani tahun berikutnya.
Sebelum menyantap Yu Sheng diharuskan menuang taburan bumbu dan saat proses pengadukan makanan juga harus diangkat setinggi mungkin. Proses itu menunjukkan doa dan rezeki yang akan diperoleh kedepannya, semakin berantakan hidangan Yu Sheng di atas meja maka kian sedikit keberuntungan yang di dapat di tahun berikutnya.4. Sembayang Imlek

Bagi orang Tionghoa yang memegang kepercayaan Konghucu, saat Imlek  melakukan sembayang leluhur sehari sebelum Imlek. Sembayang leluhur  dilakukan dengan memberikan persembahan makanan dan minuman seperti arak  dan teh.
Sementara itu, di pagi Imlek ada tradisi sembayang ke klenteng untuk memanjatkan syukur dan meminta perlindungan di tahun baru.
5. Membeli Barang Merah

Warna merah merupakan salah satu ciri khas dalam perayaan Imlek.  Warna merah sendiri melambangkan sesuatu yang kuat dan membawa hoki.  Selain itu warna merah juga dipercaya dapat mengusir nian yang keluar  saat musim semi atau tahun baru Imlek. Itulah mengapa masyarakat  tionghoa menghias rumah, aksesoris dan menggunakan pakaian berwarna  merah pada saat imlek.
6. Bagi-Bagi Angpao

Tradisi bagi-bagi angpao biasanya menjadi hal yang paling ditunggu  oleh anak-anak saat perayaan Imlek. Bagi-bagi angpao dipercaya akan  memperlancar rezeki di kemudian hari sekaligus transfer energi dan  kesejahteraan.
Pemberian angpao diberikan oleh orang yang telah  menika. Jadi selain anak-anak, orang yang belum menikah pun masih berhak  menerima angpao sebagai bentuk doa agar segera mendapat jodoh sekaligus  rezeki.
7. Petasan dan Pesta Kembang Api

Petasan dan kembang api identik dengan sebuah perayaan besar dan  mampu memeriahkan suasana. Namun dalam perayaan imlek, membakar petasan  di hari Imlek dapat mengusir nasib-nasib buruk ditahun sebelumnya dan  mengharapkan tahun baru lebih bahagia dan baik.
Selain itu, naga  dan barongsai dipercaya sebagai lambang kebahagiaan dan kesenangan.  Tarian tersebut dipercaya salah satu cara mengusir roh-roh jahat yang  akan mengganggu manusia.</description><content:encoded>JAKARTA - Perayaan Tahun Baru Imlek 2571 Kongzili tahun ini jatuh pada hari Sabtu, 25 Januari 2020 dan ditetapkan sebagai hari libur nasional. Di Indonesia sendiri, sejumlah tradisi unik dilakukan masyarakat dalam menyambut Tahun Baru Imlek setiap tahunnnya.
Untuk itu, Okezone merangkum sejumah tradisi unik yang dilakukan masyarakat Tionghoa dalam merayakan Tahun Baru Imlek dari berbagai sumber. Berikut rangkumannya;
1. Bersih-Bersih Rumah Sebelum Imlek

Tradisi bersih-bersih rumah dilakukan masyarakat tionghoa satu hari menjelang imlek. Hal tersebut dimaksudkan untuk membuang semua keburukan dan hal negatif yang akan menghambat keberuntungan. Selain itu, membersihkan rumah pada saat imlek dipercaya akan membuang keberuntungan pada tahun tersebut.
2. Berkumpul dan Makan Bersama Keluarga

Perayaan Tahun Baru Imlek menjadi momen berkumpul bersama keluarga. Tradisi ini menggambarkan rasa syukur kepada Tuhan dan berdoa agar rezeki bertambah di tahun baru. Di momen ini pula para keluarga bisa berkumpul dan berkomunikasi lebih dekat.
Dengan menyantap aneka hidangan khas Imlek yang ada di tengah meja. Beberapa makanan tradisional yang disuguhkan dan dipercaya akan membawa keberuntungan dalam menyambut hari istimewa itu. Beberapa makanan yang ada di perayaan Imlek anatara lain yu sheng, ikan, buah jeruk, mi goreng, kue keranjang dan kue lapis.
3. Tradisi Makan Yu Sheng

Yu Sheng merupakan salah satu menu khas Imlek yang tidak boleh terlewat. Indonesia mengadopsi makanan tersebut karena memiliki makna yang unik.
Yu Sheng merupakan makanan berbahan baku utama ikan dan sayuran yang diberi bumbu-bumbu seperti kayu manis, wijen, minyak ayam, lada putih dan saus plum. Setiap bahan makanan di Yu Sheng memiliki makna dan mewakili doa serta harapan dalam menjalani tahun berikutnya.
Sebelum menyantap Yu Sheng diharuskan menuang taburan bumbu dan saat proses pengadukan makanan juga harus diangkat setinggi mungkin. Proses itu menunjukkan doa dan rezeki yang akan diperoleh kedepannya, semakin berantakan hidangan Yu Sheng di atas meja maka kian sedikit keberuntungan yang di dapat di tahun berikutnya.4. Sembayang Imlek

Bagi orang Tionghoa yang memegang kepercayaan Konghucu, saat Imlek  melakukan sembayang leluhur sehari sebelum Imlek. Sembayang leluhur  dilakukan dengan memberikan persembahan makanan dan minuman seperti arak  dan teh.
Sementara itu, di pagi Imlek ada tradisi sembayang ke klenteng untuk memanjatkan syukur dan meminta perlindungan di tahun baru.
5. Membeli Barang Merah

Warna merah merupakan salah satu ciri khas dalam perayaan Imlek.  Warna merah sendiri melambangkan sesuatu yang kuat dan membawa hoki.  Selain itu warna merah juga dipercaya dapat mengusir nian yang keluar  saat musim semi atau tahun baru Imlek. Itulah mengapa masyarakat  tionghoa menghias rumah, aksesoris dan menggunakan pakaian berwarna  merah pada saat imlek.
6. Bagi-Bagi Angpao

Tradisi bagi-bagi angpao biasanya menjadi hal yang paling ditunggu  oleh anak-anak saat perayaan Imlek. Bagi-bagi angpao dipercaya akan  memperlancar rezeki di kemudian hari sekaligus transfer energi dan  kesejahteraan.
Pemberian angpao diberikan oleh orang yang telah  menika. Jadi selain anak-anak, orang yang belum menikah pun masih berhak  menerima angpao sebagai bentuk doa agar segera mendapat jodoh sekaligus  rezeki.
7. Petasan dan Pesta Kembang Api

Petasan dan kembang api identik dengan sebuah perayaan besar dan  mampu memeriahkan suasana. Namun dalam perayaan imlek, membakar petasan  di hari Imlek dapat mengusir nasib-nasib buruk ditahun sebelumnya dan  mengharapkan tahun baru lebih bahagia dan baik.
Selain itu, naga  dan barongsai dipercaya sebagai lambang kebahagiaan dan kesenangan.  Tarian tersebut dipercaya salah satu cara mengusir roh-roh jahat yang  akan mengganggu manusia.</content:encoded></item></channel></rss>
