<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dubes Azad Sebut Iran Tidak Ingin Berperang dengan AS</title><description>Azad juga mengajak semua pihak untuk menjaga keaamanan serta perdamaian.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/21/18/2156159/dubes-azad-sebut-iran-tidak-ingin-berperang-dengan-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/21/18/2156159/dubes-azad-sebut-iran-tidak-ingin-berperang-dengan-as"/><item><title>Dubes Azad Sebut Iran Tidak Ingin Berperang dengan AS</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/21/18/2156159/dubes-azad-sebut-iran-tidak-ingin-berperang-dengan-as</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/21/18/2156159/dubes-azad-sebut-iran-tidak-ingin-berperang-dengan-as</guid><pubDate>Selasa 21 Januari 2020 18:02 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/21/18/2156159/dubes-azad-sebut-iran-tidak-ingin-berperang-dengan-as-MR0cWMhSZ7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Duta Besar Iran Mohammad Azad di Kantor Kemenkopolhukam. (Foto/Okezone/Achmad Fardiansyah)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/21/18/2156159/dubes-azad-sebut-iran-tidak-ingin-berperang-dengan-as-MR0cWMhSZ7.jpg</image><title>Duta Besar Iran Mohammad Azad di Kantor Kemenkopolhukam. (Foto/Okezone/Achmad Fardiansyah)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Azad menyampaikan bahwa negaranya tidak ingin berperang dengan Amerika Serikat (AS).
Hal itu disampaikannya kepada wartawan usai bertemu dengan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud MD di kantor Kemenkopolhukam, Selasa (21/1/2020).
Konflik dan AS semakin meningkat setelah serangan pesawat tak berawak AS menewaskan Komanadan Pasukan Khusus Quds Garda Revolusi Iran, Qassem Soelimani.
Iran kemudian membalasnya dengan rentetan rudal yang menargetkan Pangkalan Militer AS, Ain Al Asad di Irak.
Baca juga:&amp;nbsp;Trump Peringatkan Pemimpin Tertinggi Iran Harus Berhati-hati dengan Ucapannya
Baca juga:&amp;nbsp;Pemimpin Tertinggi Iran Bela Pasukan Revolusi yang Menembak Pesawat Berpenumpang 176 Orang
Meski terjadi peningkatan di kawasan Timur Tengah akibat dampak tewasnya Qassem, Azad menekankan bahwa negaranya tidak ingin berperang.
&amp;ldquo;Tentu iran tidak akan ingin berperang, tidak akan memulai perang,&amp;rdquo; ujarnya.
Azad juga mengajak semua pihak untuk menjaga keaamanan serta perdamaian.
&amp;ldquo;Dalam keadaan seperti ini juga Iran mengadakan sebuah forum dialog, namanya Teheran Dialog, forum [ini] mengajak kerja sama seluruh negara negara kawasan untuk memelihara keamanan dan perdamaian,&amp;rdquo; tuturnya.
Azad menjelaskan, Iran telah ditekan secara ekonomi oleh AS dan Uni Eropa. &amp;ldquo;Ini yang kami namakan terorisme perekonomian.&amp;rdquo; kata dia.
Meski demikian, lanjut Azad, Iran akan tetap bertahan. &amp;ldquo;Dan Iran telah memberikan respons tegas kepada mereka dan tentu mereka sudah terima pesan dari Iran,&amp;rdquo; kata Azad.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Azad menyampaikan bahwa negaranya tidak ingin berperang dengan Amerika Serikat (AS).
Hal itu disampaikannya kepada wartawan usai bertemu dengan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud MD di kantor Kemenkopolhukam, Selasa (21/1/2020).
Konflik dan AS semakin meningkat setelah serangan pesawat tak berawak AS menewaskan Komanadan Pasukan Khusus Quds Garda Revolusi Iran, Qassem Soelimani.
Iran kemudian membalasnya dengan rentetan rudal yang menargetkan Pangkalan Militer AS, Ain Al Asad di Irak.
Baca juga:&amp;nbsp;Trump Peringatkan Pemimpin Tertinggi Iran Harus Berhati-hati dengan Ucapannya
Baca juga:&amp;nbsp;Pemimpin Tertinggi Iran Bela Pasukan Revolusi yang Menembak Pesawat Berpenumpang 176 Orang
Meski terjadi peningkatan di kawasan Timur Tengah akibat dampak tewasnya Qassem, Azad menekankan bahwa negaranya tidak ingin berperang.
&amp;ldquo;Tentu iran tidak akan ingin berperang, tidak akan memulai perang,&amp;rdquo; ujarnya.
Azad juga mengajak semua pihak untuk menjaga keaamanan serta perdamaian.
&amp;ldquo;Dalam keadaan seperti ini juga Iran mengadakan sebuah forum dialog, namanya Teheran Dialog, forum [ini] mengajak kerja sama seluruh negara negara kawasan untuk memelihara keamanan dan perdamaian,&amp;rdquo; tuturnya.
Azad menjelaskan, Iran telah ditekan secara ekonomi oleh AS dan Uni Eropa. &amp;ldquo;Ini yang kami namakan terorisme perekonomian.&amp;rdquo; kata dia.
Meski demikian, lanjut Azad, Iran akan tetap bertahan. &amp;ldquo;Dan Iran telah memberikan respons tegas kepada mereka dan tentu mereka sudah terima pesan dari Iran,&amp;rdquo; kata Azad.</content:encoded></item></channel></rss>
