<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Brimob Letuskan Tembakan saat Cekcok dengan Warga di Polewali Mandar</title><description>Keributan antara warga dan sejumlah anggota Brimob Polda Sulbar mendadak viral di media sosial.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/21/340/2155999/brimob-letuskan-tembakan-saat-cekcok-dengan-warga-di-polewali-mandar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/21/340/2155999/brimob-letuskan-tembakan-saat-cekcok-dengan-warga-di-polewali-mandar"/><item><title>Brimob Letuskan Tembakan saat Cekcok dengan Warga di Polewali Mandar</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/21/340/2155999/brimob-letuskan-tembakan-saat-cekcok-dengan-warga-di-polewali-mandar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/21/340/2155999/brimob-letuskan-tembakan-saat-cekcok-dengan-warga-di-polewali-mandar</guid><pubDate>Selasa 21 Januari 2020 13:10 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/21/340/2155999/brimob-letuskan-tembakan-saat-cekcok-dengan-warga-di-polewali-mandar-a59l27XVk2.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Anggota Brimob dengan senjata laras panjang terlibat cekcok dengan warga di Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Foto: iNews.id/Huzair Zainal)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/21/340/2155999/brimob-letuskan-tembakan-saat-cekcok-dengan-warga-di-polewali-mandar-a59l27XVk2.JPG</image><title>Anggota Brimob dengan senjata laras panjang terlibat cekcok dengan warga di Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Foto: iNews.id/Huzair Zainal)</title></images><description>POLEWALI MANDAR - Sejumlah anggota Brimob Polda Sulawesi Barat (Sulbar) meletuskan tembakan peringatan saat terlibat cekcok dengan warga di lokasi wisata Salupanjang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Kapolres langsung meminta maaf atas sikap jajarannya tersebut.
Keributan antara warga dan sejumlah anggota Brimob Polda Sulbar mendadak viral di media sosial. Sebuah video beredar menunjukkan seorang warga dan anggota Brimob terlibat cekcok. Seorang anggota tersebut lalu berdiri memasang posisi sambil memegang senapan laras panjang.
Melansir dari iNews.id, mulanya beberapa polisi mencoba melerai warga. Namun suasana memanas saat rombongan anggota Brimob yang lain datang ke lokasi keributan. Seolah tak mau kalah, warga pun berbondong-bondong ikut meramaikan tempat tersebut dan berusaha melakukan perlawanan ke petugas. Anggota Brimob lalu melepaskan tembakan peringatan untuk membubarkan warga.
Sejumlah ibu-ibu yang berada di lokasi terlihat histeris saat mendengar suara tembakan tersebut. Tidak lama, anggota Brimob meninggalkan lokasi dan disoraki oleh warga di sana.
Kapolres Polewali Mandar, AKBP M Rifai, meminta maaf kepada warga atas terjadinya keributan tersebut. Menurut dia, insiden yang terjadi pada Senin 20 Januari 2020 sore itu sudah berujung damai antara pihak Brimob dan warga setempat.
&quot;Ini hanya masalah kesalahpahaman terkait adanya retribusi di tempat tersebut,&quot; ujar dia, Selasa (21/1/2020).
Selain itu, Rifai juga berencana mendatangi kantor desa untuk bertemu dengan warga dan memastikan kalau peristiwa keributan kemarin sepakat sudah terselesaikan.</description><content:encoded>POLEWALI MANDAR - Sejumlah anggota Brimob Polda Sulawesi Barat (Sulbar) meletuskan tembakan peringatan saat terlibat cekcok dengan warga di lokasi wisata Salupanjang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Kapolres langsung meminta maaf atas sikap jajarannya tersebut.
Keributan antara warga dan sejumlah anggota Brimob Polda Sulbar mendadak viral di media sosial. Sebuah video beredar menunjukkan seorang warga dan anggota Brimob terlibat cekcok. Seorang anggota tersebut lalu berdiri memasang posisi sambil memegang senapan laras panjang.
Melansir dari iNews.id, mulanya beberapa polisi mencoba melerai warga. Namun suasana memanas saat rombongan anggota Brimob yang lain datang ke lokasi keributan. Seolah tak mau kalah, warga pun berbondong-bondong ikut meramaikan tempat tersebut dan berusaha melakukan perlawanan ke petugas. Anggota Brimob lalu melepaskan tembakan peringatan untuk membubarkan warga.
Sejumlah ibu-ibu yang berada di lokasi terlihat histeris saat mendengar suara tembakan tersebut. Tidak lama, anggota Brimob meninggalkan lokasi dan disoraki oleh warga di sana.
Kapolres Polewali Mandar, AKBP M Rifai, meminta maaf kepada warga atas terjadinya keributan tersebut. Menurut dia, insiden yang terjadi pada Senin 20 Januari 2020 sore itu sudah berujung damai antara pihak Brimob dan warga setempat.
&quot;Ini hanya masalah kesalahpahaman terkait adanya retribusi di tempat tersebut,&quot; ujar dia, Selasa (21/1/2020).
Selain itu, Rifai juga berencana mendatangi kantor desa untuk bertemu dengan warga dan memastikan kalau peristiwa keributan kemarin sepakat sudah terselesaikan.</content:encoded></item></channel></rss>
