<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Hal yang Bikin 'Raja' Toto Keraton Agung Sejagat Minta Maaf</title><description>Toto Santoso (42), Raja Keraton Agung Sejagat kembali muncul di hadapan awak media. Dia menyampaikan permintaan maaf.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/21/512/2156098/3-hal-yang-bikin-raja-toto-keraton-agung-sejagat-minta-maaf</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/21/512/2156098/3-hal-yang-bikin-raja-toto-keraton-agung-sejagat-minta-maaf"/><item><title>3 Hal yang Bikin 'Raja' Toto Keraton Agung Sejagat Minta Maaf</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/21/512/2156098/3-hal-yang-bikin-raja-toto-keraton-agung-sejagat-minta-maaf</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/21/512/2156098/3-hal-yang-bikin-raja-toto-keraton-agung-sejagat-minta-maaf</guid><pubDate>Selasa 21 Januari 2020 15:12 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Budi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/21/512/2156098/3-hal-yang-bikin-raja-toto-keraton-agung-sejagat-minta-maaf-Wx0FPs0U7a.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Keraton Agung Sejagat (foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/21/512/2156098/3-hal-yang-bikin-raja-toto-keraton-agung-sejagat-minta-maaf-Wx0FPs0U7a.jpg</image><title>Keraton Agung Sejagat (foto: Istimewa)</title></images><description>SEMARANG &amp;ndash; Toto Santoso (42), Raja Keraton Agung Sejagat kembali muncul di hadapan awak media. Dia menyampaikan permintaan maaf, sekaligus mengakui keraton yang didirikannya di Purworejo, Jawa Tengah hanyalah fiktif belaka.

&amp;ldquo;Saya mohon maaf,&amp;rdquo; kata Toto kepada awak media, di Markas Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Selasa (21/1/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;'Raja' Toto Santoso Akui Keraton Agung Sejagat Fiktif&amp;nbsp;

&amp;ldquo;Karena satu, Keraton Agung Sejagat yang saya didirikan itu fiktif, yang kedua pernah membuat janji pada pengikut saya itu juga fiktif,&amp;rdquo; tutur dia.

Toto juga mengakui keraton yang didirikannya itu mengundang polemik banyak pihak. Tak hanya ramai diperbincangan jagat maya, namun lokasi keraton di Desa Pogung Jurutengah Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo, juga banyak didatangi warga.

&amp;ldquo;Dan yang ketiga telah membuat resah masyarakat khususnya masyarakat Purworejo dan masyarakat pada umumnya,&amp;rdquo; jelasnya.

Sekadar diketahui, Toto dan Fanni Aminadia (41) ditetapkan menjadi tersangka setelah ditangkap polisi pada 14 Januari. Mereka dijerat Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan Pasal 14 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang Penyebaran Berita Bohong.
Baca Juga:&amp;nbsp;Geger Keraton Agung Sejagat, Ini Ciri-Ciri Keraton Asli dan Abal-Abal
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wMS8xNS8xLzEyMTE1Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>SEMARANG &amp;ndash; Toto Santoso (42), Raja Keraton Agung Sejagat kembali muncul di hadapan awak media. Dia menyampaikan permintaan maaf, sekaligus mengakui keraton yang didirikannya di Purworejo, Jawa Tengah hanyalah fiktif belaka.

&amp;ldquo;Saya mohon maaf,&amp;rdquo; kata Toto kepada awak media, di Markas Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Selasa (21/1/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;'Raja' Toto Santoso Akui Keraton Agung Sejagat Fiktif&amp;nbsp;

&amp;ldquo;Karena satu, Keraton Agung Sejagat yang saya didirikan itu fiktif, yang kedua pernah membuat janji pada pengikut saya itu juga fiktif,&amp;rdquo; tutur dia.

Toto juga mengakui keraton yang didirikannya itu mengundang polemik banyak pihak. Tak hanya ramai diperbincangan jagat maya, namun lokasi keraton di Desa Pogung Jurutengah Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo, juga banyak didatangi warga.

&amp;ldquo;Dan yang ketiga telah membuat resah masyarakat khususnya masyarakat Purworejo dan masyarakat pada umumnya,&amp;rdquo; jelasnya.

Sekadar diketahui, Toto dan Fanni Aminadia (41) ditetapkan menjadi tersangka setelah ditangkap polisi pada 14 Januari. Mereka dijerat Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan Pasal 14 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang Penyebaran Berita Bohong.
Baca Juga:&amp;nbsp;Geger Keraton Agung Sejagat, Ini Ciri-Ciri Keraton Asli dan Abal-Abal
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wMS8xNS8xLzEyMTE1Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
