<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir dan Longsor di Sumbar Diakibatkan Struktur Tanah Labil</title><description>Banjir dan tanah longsor Sijunjung, Sumatera Barat, disebut akibat guyuran hujan deras dan struktur tanah labil.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/22/340/2156466/banjir-dan-longsor-di-sumbar-diakibatkan-struktur-tanah-labil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/22/340/2156466/banjir-dan-longsor-di-sumbar-diakibatkan-struktur-tanah-labil"/><item><title>Banjir dan Longsor di Sumbar Diakibatkan Struktur Tanah Labil</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/22/340/2156466/banjir-dan-longsor-di-sumbar-diakibatkan-struktur-tanah-labil</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/22/340/2156466/banjir-dan-longsor-di-sumbar-diakibatkan-struktur-tanah-labil</guid><pubDate>Rabu 22 Januari 2020 10:42 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/22/340/2156466/banjir-dan-longsor-di-sumbar-diakibatkan-struktur-tanah-labil-MDJyzmAGXm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penanganan banjir dan tanah longsor di Sijunjung, Sumatera Barat. (Foto: bnpb.go.id)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/22/340/2156466/banjir-dan-longsor-di-sumbar-diakibatkan-struktur-tanah-labil-MDJyzmAGXm.jpg</image><title>Penanganan banjir dan tanah longsor di Sijunjung, Sumatera Barat. (Foto: bnpb.go.id)</title></images><description>SIJUNJUNG &amp;ndash; Banjir dan tanah longsor melanda Nagari Muaro Takuang, Kecamatan Kemang Baru, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat. Musibah alam ini menyebabkan akses jalan tertutup.
Banjir dan longsor itu terjadi pada Selasa 21 Januari 2020, pukul 05.35 WIB, akibat hujan disertai struktur tanah yang labil.
Baca juga:   Banjir Terjang Dharmasraya, Jalan Lintas Sumatera Lumpuh&amp;nbsp;
 
&quot;BPBD Kabupaten Sijunjung melaporkan tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut. Kerugian materiil sebanyak 15 unit rumah terendam (data sementara) dengan TMA &amp;plusmn; 2 meter,&quot; jelas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Agus Wibowo, seperti dikutip dari situs resmi BNPB, Rabu (22/1/2020).
Selain itu, lanjut dia, banjir dan tanah longsor menyebabkan putusnya Jalan Nasional Lintas Sumatera (Sijunjung&amp;ndash;Dharmasraya) dan akses Jalan Nasional Sumbar&amp;ndash;Riau. Jalan-jalan tersebut tertutup material longsor.
Baca juga:   1.276 Warga Riau Terkena Penyakit Dampak Banjir&amp;nbsp;
 
&quot;Saat ini Satgas BPBD Kabupaten Sijunjung masih melakukan pendataan dan penanganan terhadap dampak bencana yang terjadi,&quot; ungkapnya.
Ia menerangkan, kondisi mutakhir yang dihimpun Pusdalops BNPB, saat ini banjir berangsur surut dan cuaca gerimis atau hujan sedang.</description><content:encoded>SIJUNJUNG &amp;ndash; Banjir dan tanah longsor melanda Nagari Muaro Takuang, Kecamatan Kemang Baru, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat. Musibah alam ini menyebabkan akses jalan tertutup.
Banjir dan longsor itu terjadi pada Selasa 21 Januari 2020, pukul 05.35 WIB, akibat hujan disertai struktur tanah yang labil.
Baca juga:   Banjir Terjang Dharmasraya, Jalan Lintas Sumatera Lumpuh&amp;nbsp;
 
&quot;BPBD Kabupaten Sijunjung melaporkan tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut. Kerugian materiil sebanyak 15 unit rumah terendam (data sementara) dengan TMA &amp;plusmn; 2 meter,&quot; jelas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Agus Wibowo, seperti dikutip dari situs resmi BNPB, Rabu (22/1/2020).
Selain itu, lanjut dia, banjir dan tanah longsor menyebabkan putusnya Jalan Nasional Lintas Sumatera (Sijunjung&amp;ndash;Dharmasraya) dan akses Jalan Nasional Sumbar&amp;ndash;Riau. Jalan-jalan tersebut tertutup material longsor.
Baca juga:   1.276 Warga Riau Terkena Penyakit Dampak Banjir&amp;nbsp;
 
&quot;Saat ini Satgas BPBD Kabupaten Sijunjung masih melakukan pendataan dan penanganan terhadap dampak bencana yang terjadi,&quot; ungkapnya.
Ia menerangkan, kondisi mutakhir yang dihimpun Pusdalops BNPB, saat ini banjir berangsur surut dan cuaca gerimis atau hujan sedang.</content:encoded></item></channel></rss>
