<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Yakin Prabowo Mampu Kelola Anggaran Pertahanan Rp127 Triliun </title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, anggaran Kementerian Pertahanan (Kemhan) tahun 2020 sebesar Rp127 triliun.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/23/337/2157070/jokowi-yakin-prabowo-mampu-kelola-anggaran-pertahanan-rp127-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/01/23/337/2157070/jokowi-yakin-prabowo-mampu-kelola-anggaran-pertahanan-rp127-triliun"/><item><title>Jokowi Yakin Prabowo Mampu Kelola Anggaran Pertahanan Rp127 Triliun </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/01/23/337/2157070/jokowi-yakin-prabowo-mampu-kelola-anggaran-pertahanan-rp127-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/01/23/337/2157070/jokowi-yakin-prabowo-mampu-kelola-anggaran-pertahanan-rp127-triliun</guid><pubDate>Kamis 23 Januari 2020 11:47 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/23/337/2157070/jokowi-yakin-prabowo-mampu-kelola-anggaran-pertahanan-rp127-triliun-BDSSnAOxin.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo Subianto (Foto: Okezone.com/Fahreza Rizky)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/23/337/2157070/jokowi-yakin-prabowo-mampu-kelola-anggaran-pertahanan-rp127-triliun-BDSSnAOxin.JPG</image><title>Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo Subianto (Foto: Okezone.com/Fahreza Rizky)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, anggaran Kementerian Pertahanan (Kemhan) tahun 2020 sebesar Rp127 triliun. Oleh karena itu, Kepala Negara mengingatkan agar Kemhan berhati-hati menggunakannya.
&quot;Perlu saya informasikan Kementerian Pertahanan mendapatkan alokasi APBN terbesar sejak 2016 sampai sekarang. Tahun 2020 sekitar Rp127 triliun. Hati-hati penggunaan ini,&quot; kata Jokowi dalam acara Rapim Kemhan, TNI-Polri 2020 di Gedung Kemhan, Jakarta, Kamis (23/1/2020).
Kendati demikian, Jokowi yakin Prabowo memiliki keahlian dalam mengelola anggaran. Ia menyebut Prabowo sangat detail jika dihadapkan pada persoalan anggaran pertahanan.
&quot;Tapi saya yakin Pak Menhan ini kalau urusan anggaran detail, berkali-kali dengan saya hampir hafal di luar kepala. Ini pak di sini pak, aman urusan Rp127 triliun ini,&quot; imbuhnya.
Jokowi mengingatkan Prabowo beserta jajarannya di Kemhan untuk berhati-hati menggunakan anggaran. Jangan sampai anggaran digunakan secara tidak efisien dan tidak boleh ada mark up.
&quot;Harus efisien, bersih, tak boleh ada mark up-mark up lagi dan yang paling penting mendukung industri dalam negeri kita,&quot; pungkas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, anggaran Kementerian Pertahanan (Kemhan) tahun 2020 sebesar Rp127 triliun. Oleh karena itu, Kepala Negara mengingatkan agar Kemhan berhati-hati menggunakannya.
&quot;Perlu saya informasikan Kementerian Pertahanan mendapatkan alokasi APBN terbesar sejak 2016 sampai sekarang. Tahun 2020 sekitar Rp127 triliun. Hati-hati penggunaan ini,&quot; kata Jokowi dalam acara Rapim Kemhan, TNI-Polri 2020 di Gedung Kemhan, Jakarta, Kamis (23/1/2020).
Kendati demikian, Jokowi yakin Prabowo memiliki keahlian dalam mengelola anggaran. Ia menyebut Prabowo sangat detail jika dihadapkan pada persoalan anggaran pertahanan.
&quot;Tapi saya yakin Pak Menhan ini kalau urusan anggaran detail, berkali-kali dengan saya hampir hafal di luar kepala. Ini pak di sini pak, aman urusan Rp127 triliun ini,&quot; imbuhnya.
Jokowi mengingatkan Prabowo beserta jajarannya di Kemhan untuk berhati-hati menggunakan anggaran. Jangan sampai anggaran digunakan secara tidak efisien dan tidak boleh ada mark up.
&quot;Harus efisien, bersih, tak boleh ada mark up-mark up lagi dan yang paling penting mendukung industri dalam negeri kita,&quot; pungkas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
